Menu

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan KAI Siapkan Stasiun Gambir Jadi Hub Transportasi Terintegrasi KAJJ, KRL hingga Monas Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik Aset KAI Group Meningkat Jadi Rp105,43 Triliun pada 2025, Perkuat Layanan Berbasis Rel TDA Takengon Gelar Sharing dan Diskusi Kunci Mengelola Bisnis di Premium Coffee

RAGAM

Langkahan Krisis Air Bersih, Warga Bertahan di Pengungsian

badge-check


 Langkahan Krisis Air Bersih, Warga Bertahan di Pengungsian Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA —Sejumlah desa di Kecamatan Langkahan, seperti Desa Geudumbak, Desa Matang Ketapang, dan beberapa desa lainnya, hingga kini masih merasakan dampak berat banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.

Bencana tersebut mengakibatkan rumah warga rusak parah, infrastruktur terputus, serta terganggunya kebutuhan dasar masyarakat, terutama akses air bersih.

Kerusakan yang masif membuat beberapa desa terisolasi dari bantuan darat selama beberapa waktu. Banyak warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan fasilitas umum seperti menasah maupun lokasi pengungsian sementara karena rumah mereka dinilai tidak aman untuk ditempati.

Di Desa Geudumbak, dampak banjir tercatat sangat berat. Sekitar 359 rumah hampir hilang tersapu arus banjir, menyisakan hanya sedikit bangunan yang masih berdiri. Kondisi ini membuat sebagian besar warga kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, di Desa Matang Ketapang, relawan bersama warga mulai melakukan pembersihan sumur-sumur yang tercemar lumpur dan material banjir. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kembali akses air bersih yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.

Pemerintah bersama TNI telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material kayu gelondongan dan lumpur yang menutup jalan serta permukiman warga di beberapa desa di Langkahan.

Seiring akses yang mulai terbuka, sebagian warga perlahan meninggalkan pengungsian dan menempati hunian sementara (huntara). Di Desa Geudumbak, warga bahkan membangun huntara dari kayu gelondongan sisa banjir, meskipun hingga kini fasilitas dasar seperti listrik dan kamar mandi masih sangat terbatas.

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi memperpanjang status tanggap darurat hingga akhir Januari 2026, mengingat proses pemulihan wilayah terdampak belum sepenuhnya selesai.

Selain penanganan darurat, pemerintah juga menyiapkan langkah jangka panjang, salah satunya rencana pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru di Kecamatan Langkahan. Program ini diharapkan dapat memperkuat layanan air bersih dan mencegah krisis serupa terulang di masa mendatang.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Trending di RAGAM