Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

BANDARA

Libur Nataru, InJourney Optimalkan Layanan di Seluruh Destinasi dan Bandara

badge-check


 Suasana di Bandara Soetta Perbesar

Suasana di Bandara Soetta

Wartatrans.com, JAKARTA – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney mengoptimalkan pelayanan di seluruh bandara dan destinasi pariwisata di bawah pengelolannya.

InJourney menurut Direktur Utama Maya Watono berkomitmen memastikan seluruh perjalanan wisata masyarakat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkesan di seluruh aset yang dikelola selama libur Nataru.

“Seperti Sarinah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Kawasan Nusa Dua, Mandalika, Golomori, serta hotel dibawah kelolaan InJourney,” tutur Maya, Sabtu (26/12/2025).

Upaya optimalisasi layanan ini sangat penting mengingat liburan Nataru merupakan periode krusial bagi sektor aviasi dan pariwisata, sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang hendak memanfaatkan momen libur panjang untuk melakukan aktivitas perjalanan wisata.

Selain itu, optimalisasi dilakukan untuk memitigasi akibat-akibat dari cuaca buruk seiring kondisi musim penghujan di pengujung tahun.

“Libur Nataru merupakan momen penting bagi masyarakat untuk bepergian dan berkumpul bersama keluarga. InJourney berkomitmen untuk mengoptimalkan layanan di bandara dan juga seluruh destinasi pariwisata, dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan, sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan dan liburan yang menyenangkan serta bermakna bagi masyarakat,” urainya.

Untuk memastikan kelancaran operasional, InJourney mengoperasikan Posko Terpadu Nataru di seluruh bandara dan destinasi wisata utama, yang berkolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta pemerintah daerah setempat.

Seluruh bandara dan destinasi disiagakan selama 24 jam dengan penambahan personel operasional, layanan pelanggan, serta petugas keamanan.

Manajemen lalu lintas penumpang dan wisatawan juga dilakukan secara terukur melalui koordinasi intensif dengan aparat keamanan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama sepanjang periode libur.

“Persiapan secara optimal dilakukan untuk menyambut lonjakan pengunjung baik di bandara maupun di destinasi pariwisata,” kata dia.

InJourney Airports memperkirakan sepanjang periode Nataru yakni 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 jumlah penumpang pesawat melalui bandara-bandara InJourney Airports diperkirakan meningkat 4,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu menjadi 10,5 juta penumpang.

Untuk tingkat hunian, InJourney Hospitality memperkirakan selama peak season pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, tingkat hunian rata-rata diperkirakan mencapai 74%, meningkat 3,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kunjungan ke destinasi pariwisata, InJourney Destination Management (IDM) IDM memperkirakan total kunjungan di Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan Teater & Pentas Ramayana Prambanan sebanyak 340.875 pengunjung.

Sedangkan ITDC memperkirakan jumlah kunjungan wisatawan di The Mandalika selama periode Nataru 2025 mencapai 118.733 kedatangan.

Sementara Sarinah menargetkan 300.000 pengunjung sepanjang 24 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam menyambut malam pergantian tahun, anak-anak perusahaan InJourney menghadirkan berbagai program di berbagai destinasi unggulan.

Di The Golo Mori, perayaan Tahun Baru dikemas melalui Journey of Heartfelt Harmony dengan pengalaman berlapis dari suasana senja hingga malam puncak yang intim dan berkesan.

Candi Prambanan menghadirkan Swara Prambanan, konser sunset berlatar warisan budaya dunia yang memadukan musisi papan atas dengan kemegahan historis.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar Sorak Sorai Festival 2.0 dengan festival musik nasional, kuliner Nusantara, instalasi seni, dan aktivitas keluarga yang penuh energi.

Sementara Sarinah merayakan pergantian tahun melalui Festiloka Panggung Nusantara 2026 yang memadukan musik populer dan seni etnik di ruang publik pusat kota.

Perayaan juga hadir di Bali melalui Seaside Festive Symphony di The Meru Sanur dan Bali Beach Hotel The Heritage Collection, menampilkan kolaborasi eksklusif Erwin Gutawa Orchestra dan Indra Lesmana Jazz Experience sebagai puncak perayaan Tahun Baru 2026.

Seluruh rangkaian acara dikemas untuk menghadirkan suasana perayaan yang berkesan, aman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Seiring dengan komitmen menghadirkan layanan pariwisata yang optimal selama periode libur Natal dan Tahun Baru, InJourney juga menegaskan kepedulian sosialnya terhadap masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

“Sebagai bentuk empati dan solidaritas, seluruh destinasi yang dikelola InJourney gelar perayaan malam Tahun Baru tanpa pertunjukan kembang api, serta menginisiasi kegiatan doa bersama dan penggalangan dana terbuka bagi pengunjung,” ungkap Maya.

Melalui InJourney Destination Management (IDM), InJourney menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui kampanye #IDMUntukSumatra bekerjasama dengan Kitabisa.

Sementara itu, Sarinah turut mengawali rangkaian Festiloka Panggung Nusantara 2026 dengan doa bersama dan penggalangan dana bagi korban bencana.

Inisiatif ini mencerminkan upaya InJourney menjadikan momentum libur akhir tahun tidak hanya sebagai ruang untuk menjaga solidaritas dan kepedulian sosial.

“Bagi InJourney, libur akhir tahun bukan sekadar tentang tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga tentang menghadirkan ruang kebersamaan dan kepedulian. Melalui inisiatif ini, kami ingin memastikan bahwa setiap perjalanan membawa rasa aman, kenyamanan, serta semangat berbagi yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tutupnya. (omy)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Garuda Indonesia Sebut Kinerja Positif GMFI jadi Sinyal Kuat Pemulihan Grup

2 April 2026 - 15:59 WIB

Wamenpar: Libur Lebaran 2026 Dongkrak Pariwisata, Naik 6,3%

2 April 2026 - 05:26 WIB

UMKM Naik Kelas, Koperasi Desa-Kelurahan Jadi Kunci Tuntaskan Kemiskinan

2 April 2026 - 05:06 WIB

InJourney Sukses Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:49 WIB

Perhatian! Naik Garuda Indonesia, Tiket ke Jeddah dan Madinah Cuma Mulai Rp4 Jutaan

1 April 2026 - 16:29 WIB

Kemenpar Siapkan Strategi Jaga Target Pariwisata 2026

1 April 2026 - 16:15 WIB

Jamaah Umrah Lhokseumawe Berangkat ke Madinah, Skema Kemudahan Biaya Jadi Sorotan

1 April 2026 - 15:14 WIB

INACA Minta Pemerintah Segera Realisasikan Kenaikan Fuel Surcharge dan TBA Penerbangan

1 April 2026 - 13:47 WIB

Garuda Indonesia Siapkan Antisipasi Hadapi Rencana Kenaikan Avtur

1 April 2026 - 05:51 WIB

Trending di EKOBIS