Menu

Mode Gelap
Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim

RAGAM

Masyarakat Nglobo Sambut Tahun Baru 2026 dengan Apresiasi Seni di Sanggar Pule

badge-check


 Masyarakat Nglobo Sambut Tahun Baru 2026 dengan Apresiasi Seni di Sanggar Pule Perbesar

Wartatrans.com, BLORA — Pergantian tahun selalu menjadi momen refleksi sekaligus awal baru bagi banyak orang. Menjelang 2026, ucapan selamat tahun baru tidak lagi sekadar formalitas, tetapi menjadi cerminan harapan akan kehidupan yang lebih tenang, sehat, dan seimbang di tengah dinamika global yang bergerak semakin cepat.

Dengan semangat optimisme tersebut, masyarakat Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, menyambut malam pergantian tahun 2025 ke 2026 melalui momen apresiasi seni yang lebih membumi dan memasyarakat.

Perayaan tahun baru digelar di Sanggar Pule, sebuah taman yang memiliki ikon tanaman pule sebagai peneduh sekaligus elemen penghijauan. Tanaman pule juga memiliki nilai ekonomi produktif karena dapat diolah menjadi berbagai varian minuman, seperti teh pule dan kopi pule, yang mulai dikembangkan sebagai potensi lokal desa.

Lurah Nglobo yang juga merupakan Owner Sanggar Pule menjelaskan bahwa Taman Pule dikonsep sebagai ruang multifungsi, tidak hanya sebagai wahana konservasi dan edukasi lingkungan, tetapi juga sebagai sarana apresiasi seni dan pentas budaya bagi masyarakat.

“Tujuan kegiatan apresiasi seni ini adalah memberikan hiburan kepada masyarakat di masa liburan, sekaligus menyambut pergantian tahun. Yang tak kalah penting, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya melestarikan kearifan budaya lokal Desa Nglobo,” ujarnya.

Desa Nglobo sendiri memiliki inventaris kesenian tradisional yang beragam. Dalam perayaan tersebut, masyarakat disuguhkan berbagai pertunjukan, di antaranya Bujang Ganong, pagelaran seni Barong Singo Seto Joyo, aneka tarian tradisional, hingga hiburan musik dangdut.

Antusiasme masyarakat tampak sejak awal acara. Warga dari berbagai usia—tua dan muda—berbaur meriah, menikmati rangkaian kegiatan mulai dari pembukaan acara, sambutan Kepala Desa, pertunjukan seni, hingga penampilan artis dangdut lokal Blora yang populer dengan nama panggung Bela.

Acara ditutup dengan pesta kembang api di udara sebagai penanda resmi pergantian tahun. Momen tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Nglobo akan kehidupan yang lebih dinamis, sejahtera, serta iklim pemerintahan yang mampu mendorong perubahan ekonomi ke arah yang lebih baik.

Perayaan tahun baru di Taman Pule menjadi bukti bahwa ruang budaya desa, ketika dikelola dengan visi dan partisipasi masyarakat, mampu menjadi pusat kebahagiaan, identitas, dan optimisme bersama.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Aceh 2025 Disebut Ekosida, Desakan Bentuk Badan Khusus Menguat

16 Februari 2026 - 20:00 WIB

Rumah Budaya HMA, Diplomasi Sastra dan Budaya, Merawat Harmoni Indonesia–Mesir

16 Februari 2026 - 19:18 WIB

Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ

16 Februari 2026 - 14:38 WIB

Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

MADEENA & Jagawana Band Ramaikan Blantika Musik Tanah Air Lewat Single “CANDU”

16 Februari 2026 - 10:44 WIB

Trending di RAGAM