Menu

Mode Gelap
Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026 KKP dan TNI AL Lakukan Survei Hidro-Oseanografi Dukung Pembangunan Tanggul Laut KAI Daop 7 Madiun Dorong Pariwisata Daerah Lewat Program Rail Tour Jawa Timur Jelang Libur Panjang Isra Miraj, Arus Kedatangan Penumpang di Daop 6 Yogyakarta Naik 41 Persen Libur Panjang Isra Mikraj, KAI Catat Lonjakan Perjalanan Penumpang Kereta Api

Uncategorized

Menjaga Daya Hidup Redaksi Lewat Program “Tamu Redaksi”

badge-check


					Menjaga Daya Hidup Redaksi Lewat Program “Tamu Redaksi” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Di tengah lanskap jurnalisme yang kian cair—bergerak ke mana-mana, lintas medium, lintas kepentingan—redaksi media dituntut bukan hanya bertahan, tetapi juga terus menemukan bentuk baru. Inovasi menjadi kata kunci agar media tetap relevan di hadapan pembaca yang semakin kritis dan beragam.

Kesadaran itulah yang melatari lahirnya gagasan program “Tamu Redaksi”, sebuah inisiatif baru dari Wartatrans.com. Ide ini muncul dari pertemuan yang nyaris tanpa skenario, namun kaya percakapan, Kamis (08/01/2026). Saat itu, redaksi menerima kunjungan Syahrial Mayus, pengamat politik sekaligus analis dan survei-is, yang pada Pilkada tahun lalu berhasil mengantarkan salah satu calon bupati di Aceh menumbangkan petahana.

Percakapan berkembang dengan kehadiran Boyiskand Ar, jurnalis yang kini juga dikenal sebagai pengusaha di Ibu Kota. Lingkar obrolan semakin lengkap ketika Egi Murad, kawan lama Putra Gara ikut bergabung—sosok yang kini dipercaya sejumlah politisi di wilayah Jakarta Selatan dalam bidang pengawalan dan pendampingan strategis.

Dari diskusi santai namun padat gagasan itulah lahir refleksi bersama: redaksi tidak cukup hanya menjadi ruang produksi berita. Ia harus menjadi ruang perjumpaan, tempat gagasan bertemu, diuji, dan dibagikan kepada publik dengan konteks yang lebih utuh.

“Program Tamu Redaksi dirancang sebagai ruang dialog tematik. Wartatrans.com akan menghadirkan tokoh-tokoh lintas bidang—mulai dari seniman, budayawan, pengusaha, politisi, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat—yang berkunjung langsung ke redaksi. Percakapan berlangsung tanpa jarak seremonial, membahas isu sesuai bidang dan pengalaman masing-masing narasumber,” ungkap Gara.

Lebih jauh Gara menambahkan, hasil perbincangan itu kemudian diolah menjadi konten jurnalistik yang dipublikasikan melalui platform media online Wartatrans.com, serta disebarluaskan lewat media sosial. Bukan sekadar wawancara formal, melainkan potret pemikiran, keresahan, dan gagasan para tamu dalam suasana yang lebih cair dan reflektif.

Bagi redaksi Wartatrans.com, Tamu Redaksi merupakan bagian dari agenda inovasi 2026. Program ini diharapkan menjadi jembatan antara ruang redaksi dan denyut kehidupan publik—menghidupkan kembali tradisi dialog, sekaligus menegaskan posisi media sebagai ruang temu gagasan, bukan sekadar etalase informasi.

Di tengah arus jurnalisme yang terus berubah arah, redaksi memilih satu sikap: tetap bergerak, tetap mendengar, dan terus membuka pintu bagi percakapan yang bermakna.*** (Fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menahun Bertahan Dengan Jalan Rusak, Warga Pakansari Desak Pemkab Bogor Segera Lakukan Perbaikan

15 Januari 2026 - 22:09 WIB

DAMRI dan BPTD Kelas II Makassar Teken Kontrak Angkutan Perintis Tahun 2026

15 Januari 2026 - 22:03 WIB

Warga Desa Atu Payung Diusulkan Direlokasi, Ancaman Longsor dari Gunung Kera Kian Mengkhawatirkan

15 Januari 2026 - 19:39 WIB

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

15 Januari 2026 - 19:32 WIB

Keren! 4 Alumni API Banyuwangi Tembus Kerja di Bandara Haneda Jepang

15 Januari 2026 - 19:16 WIB

Trending di BANDARA