Menu

Mode Gelap
AHY: Jadilah Versi Terbaik Diri Sendiri, Generasi Muda Penentu Masa Depan Indonesia Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8 Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD

ANJUNGAN

Perayaan Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Penyeberangan di Lintas Jawa-Bali-Lombok 18-19 Maret

badge-check


 Lintas penyeberangan, Ketapang, Gilimanuk, Lombok Perbesar

Lintas penyeberangan, Ketapang, Gilimanuk, Lombok

Wartatrans.com, KETAPANG – Transportasi nasional tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga berjalan selaras dengan nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat.

Menyambut Hari Raya Nyepi di Pulau Bali, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan menghentikan sementara layanan penyeberangan di lintasan Jawa–Bali dan Lombok sebagai bentuk penghormatan terhadap hari suci umat Hindu.

Penyesuaian operasional tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengaturan transportasi nasional guna menjaga ketertiban serta menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian di Pulau Bali.

Penghentian sementara operasional ini dilaksanakan berdasarkan surat pengaturan operasional penyeberangan dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang mengatur penyesuaian layanan transportasi penyeberangan pada saat Hari Raya Nyepi.

Operasional penyeberangan dihentikan sementara di Pelabuhan Ketapang mulai 18 Maret pukul 17.00 WIB hingga 20 Maret pukul 06.00 WIB, di Pelabuhan Gilimanuk pada 19 Maret pukul 05.00 WITA hingga 20 Maret pukul 06.00 WITA, di Pelabuhan Lembar pada 18 Maret pukul 21.00 WITA hingga 20 Maret pukul 01.30 WITA, serta di Pelabuhan Padangbai pada 19 Maret pukul 04.00 WITA hingga 20 Maret pukul 11.30 WITA.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan menyampaikan, kebijakan penyesuaian operasional ini juga dilakukan karena momentum Nyepi berdekatan dengan periode Angkutan Lebaran 2026 yang diperkirakan mengalami lonjakan mobilitas masyarakat.

“Pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi pergerakan pada periode 13 hingga 29 Maret,” jelas Aan.

Pengaturan tersebut meliputi optimalisasi Dermaga MB dan LCM di lintasan Ketapang–Gilimanuk, serta pengoperasian rute alternatif Pelabuhan Tanjung Wangi–Pelabuhan Gilimas dan Pelabuhan Jangkar–Pelabuhan Lembar.

“Langkah ini bertujuan untuk mendistribusikan arus kendaraan agar tetap lancar, aman, dan terkendali selama periode puncak mudik,” ujarnya.

Selain pengalihan kendaraan, pemerintah juga menetapkan kebijakan delaying system melalui titik buffer zone di jalur tol maupun non-tol serta pengaturan geofencing dengan radius 2,65 kilometer dari Pelabuhan Ketapang dan 2 kilometer dari Pelabuhan Gilimanuk.

Optimalkan Layanan

Sejalan dengan kebijakan tersebut, ASDP memastikan kesiapan layanan penyeberangan tetap optimal untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo menegaskan, perusahaan terus memperkuat kesiapan operasional guna menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

“Kami berkomitmen selalu menempatkan keselamatan pengguna jasa sebagai prioritas utama. Berbagai langkah antisipatif terus kami lakukan agar layanan penyeberangan tetap andal dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat,” tutur Heru.

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi pada periode mudik, ASDP kata dia, juga terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan prediksi BMKG, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih perlu diwaspadai di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Papua Pegunungan.

Selain itu, pada periode Maret hingga April diperkirakan terjadi gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian sekitar 1,25 hingga 2,5 meter di perairan selatan Jawa sampai Nusa Tenggara Timur.

Sebagai langkah mitigasi, ASDP menyiagakan kapal tugboat untuk membantu manuver kapal saat menghadapi angin kencang dan arus kuat.

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk, jumlah kapal yang beroperasi juga ditingkatkan dari 28 hingga 32 unit guna memperkuat kapasitas layanan serta menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang selama periode trafik tinggi.

Pada Angkutan Lebaran 2026, mobilitas masyarakat diproyeksikan meningkat signifikan.

Secara nasional, ASDP memperkirakan total pergerakan mencapai sekitar 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan. Khusus lintasan Jawa menuju Bali, jumlah penumpang diprediksi tumbuh sekitar 10 persen dan kendaraan meningkat 9,3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara arus sebaliknya dari Bali menuju Jawa juga diproyeksikan meningkat dengan pertumbuhan sekitar 9,5 persen pada penumpang dan 8,7 persen pada kendaraan.

Corporate Secretary ASDP Windy Andale menambahkan, untuk mendukung kelancaran operasional tersebut, ASDP bersama pemangku kepentingan menyiapkan 350 personel di Pelabuhan Ketapang dan 250 personel di Pelabuhan Gilimanuk yang akan disiagakan di pelabuhan, buffer zone, serta titik krusial lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan membeli tiket melalui platform resmi Ferizy yang sudah dapat dipesan sejak H-60 sebelum keberangkatan,” katanya.

“Hindari pembelian tiket melalui calo dan pastikan data diri diisi sesuai identitas agar proses perjalanan berjalan lancar.”

Melalui Ferizy, pengguna jasa juga mendapatkan fleksibilitas perjalanan, termasuk fasilitas refund dengan potongan 25 persen serta reschedule dengan potongan 10 persen dari harga tiket, sehingga masyarakat dapat menyesuaikan rencana perjalanan sesuai kondisi cuaca.

Dengan kesiapan operasional yang diperkuat serta dukungan digitalisasi layanan, ASDP berkomitmen menghadirkan perjalanan penyeberangan yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenhub Dukung Proses Evakuasi dan Persiapan Salvage KMP Virgo Transport 8

22 September 2026 - 20:08 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat

22 September 2026 - 13:50 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Trending di ANJUNGAN