Menu ✖

Mode Gelap
Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara Maulid Nabi di YPL Al-Hidayah, Siswa Diajak Meneladani Empat Sifat Rasulullah Menara Astra Terapkan AI, Konsumsi Energi HVAC Ditargetkan Turun 10%-20% Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika, InJourney: Tegaskan Peran Sport Tourism sebagai Penggerak Ekonomi Pangkas Rugi 23,2%, Garuda Lulus Uji di Tengah Beban Avtur Global KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

ANJUNGAN

Menko AHY Tinjau dan Apresiasi Kesiapan Layanan ASDP di Pelabuhan Merak

badge-check


 Menko AHY di Pelabuhan Merak Perbesar

Menko AHY di Pelabuhan Merak

Wartatrans.com, MERAK – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT ASDP Indonesia Ferry terus memperkuat kesiapan layanan penyeberangan di simpul strategis nasional.

Komitmen tersebut ditinjau langsung Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat kunjungan kerja ke Pelabuhan Merak, Sabtu (20/12/2025).

Dalam kunjungan itu, Menko AHY meninjau kesiapan fasilitas pelabuhan, pengaturan arus kendaraan, serta sistem pengendalian kepadatan yang diterapkan ASDP untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan selama Nataru.

Turut hadir mendampingi jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan terkait, antara lain Direktur SDM dan Layanan Korporasi ASDP Capt. Rudi Sunarko, Direktur Teknik ASDP Nana Sutisna, Deputi Bidang Koordinasi Konektivitas Odo RM Manuhutu, Direktur Sarana dan Prasarana TSDP Kemenhub Sigit Widodo, KSOP Banten Capt. Bharto Ari Rahardjo, Kepala BPTD Wilayah VIII Banten Eko Indra Yanto.

Menko AHY mengapresiasi atas perencanaan operasional ASDP yang dinilai matang dan terintegrasi, khususnya dalam penerapan manajemen arus dan delaying system guna menjaga kelancaran lalu lintas penyeberangan.

“Saya mengapresiasi penerapan manajemen arus dan sistem delaying yang dipersiapkan secara matang. Langkah ini menjadi elemen krusial untuk menjaga kelancaran, keteraturan, dan keselamatan layanan penyeberangan, terutama pada periode puncak seperti Nataru,” tutur Menko AHY.

Sebagai bagian dari strategi pengendalian arus, ASDP telah menyiapkan buffer zone di wilayah Merak, antara lain di Rest Area KM 43 dan KM 68. Area tersebut difungsikan sebagai titik penampungan sementara sekaligus pengendali pergerakan kendaraan, sehingga kepadatan tidak terkonsentrasi di dalam kawasan pelabuhan.

Capt. Rudi menjelaskan, seluruh kesiapan tersebut merupakan hasil penguatan koordinasi lintas pemangku kepentingan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui Port Operation Control Center (POCC).

“Kami memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal, mulai dari pengaturan jadwal dan kapasitas kapal, peningkatan fasilitas layanan pelabuhan, kesiapan sumber daya manusia, hingga penyediaan tugboat sebagai bagian dari contingency plan,” paparnya.

Selain itu, pemantauan kesesuaian data tiket dan manifest terus dilakukan untuk menjamin kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa.

Upaya tersebut sejalan dengan arahan Menko AHY agar ASDP terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan layanan secara berkelanjutan.

Dengan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, ASDP berkomitmen menghadirkan layanan penyeberangan yang tertib, andal, dan berorientasi pada kepentingan publik selama periode Nataru.

Pergerakan Penumpang dan Kendaraan Meningkat

Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara) pada periode Jumat (19/6) atau H-6 tercatat 47 kapal beroperasi.

Total penumpang dari Jawa ke Sumatera mencapai 37.715 orang, meningkat 16,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kendaraan roda dua tercatat 928 unit atau naik 59,5%, kendaraan roda empat 3.883 unit atau naik 11,6%, truk 4.625 unit atau naik 24,5%, dan bus 422 unit atau naik 17,2%.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 9.858 unit atau meningkat 21,1%.

Akumulasi arus penyeberangan dari Senin (15/12) atau H-10 hingga H-6 menunjukkan total penumpang 143.851 orang dan total kendaraan 37.714 unit, masing-masing naik 0,4% dan 5,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, dari arah Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, pada H-6 tercatat 37 kapal beroperasi.

Jumlah penumpang mencapai 31.199 orang atau naik 2,2%, dengan total kendaraan mencapai 8.131 unit atau meningkat 9,4%.

Dengan kesiapan operasional yang terukur dan kolaborasi lintas sektor, ASDP optimistis mampu menjaga kelancaran arus penyeberangan selama Nataru 2025/2026.

Di tengah meningkatnya pergerakan masyarakat, ASDP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan penyeberangan yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dari Control Room ke Lapangan, Peserta Magenta Intip Langsung Operasional IPC TPK

30 September 2026 - 11:13 WIB

Wow, 6.082 Truk Menyeberang dalam 3 Hari di Lintasan Ketapang-Gilimanuk

30 September 2026 - 10:34 WIB

53 PPNS Ditjen Perhubungan Laut Dilantik

30 September 2026 - 07:41 WIB

KRI Sriwijaya-100 Akan Dimodernisasi

30 September 2026 - 05:11 WIB

Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim

29 September 2026 - 23:07 WIB

Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

29 September 2026 - 23:00 WIB

Pelindo Group Wilayah Makassar Sambut Hari Pelindo Lewat Turnamen Padel

28 September 2026 - 21:48 WIB

ASDP Optimalkan 26 Kapal, Percepat Pemulihan Layanan Ketapang–Gilimanuk

28 September 2026 - 21:05 WIB

ASDP Perkuat Konektivitas di Kepulauan Nias Selatan dengan Operasikan KMP Hafamati HF

27 September 2026 - 21:41 WIB

Dukung Ekosistem Logistik Nasional, IPC TPK Tunjukkan Kesiapan Teknologi Operasional kepada Mahasiswa India

27 September 2026 - 21:14 WIB

Trending di ANJUNGAN