Menu

Mode Gelap
Arus Balik Nataru Menguat, Okupansi Layanan AKAP DAMRI Tembus 81 Persen Minat Kereta Panoramic Meningkat, KAI Catat 150.176 Pelanggan Sepanjang 2025 Libur Tahun Baru, Penumpang Commuter Line Tembus 15 Juta Orang Selama Nataru Fort Canning Tree Tunnel Jadi Spot Favorit Wisatawan di Singapura Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem KAI Daop 6 Yogyakarta Layani 1,004 Juta Penumpang hingga Hari ke-16 Angkutan Nataru

PERON

Minat Kereta Panoramic Meningkat, KAI Catat 150.176 Pelanggan Sepanjang 2025

badge-check


					Minat Kereta Panoramic Meningkat, KAI Catat 150.176 Pelanggan Sepanjang 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Perjalanan kereta api kian dimaknai sebagai bagian dari pengalaman wisata masyarakat. Tren tersebut tercermin dari meningkatnya minat pelanggan terhadap layanan Kereta Panoramic yang dikelola PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Wisata.

Sepanjang tahun 2025, KAI mencatat jumlah pelanggan Kereta Panoramic mencapai 150.176 orang. Angka tersebut tumbuh 38,6 persen dibandingkan tahun 2024 yang melayani 108.337 pelanggan. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa perjalanan kereta api tidak lagi sekadar menjadi sarana transportasi, melainkan bagian dari agenda wisata yang mengutamakan kenyamanan dan pengalaman selama perjalanan.

Kinerja positif Kereta Panoramic juga terlihat pada Desember 2025. Pada periode tersebut, sebanyak 16.632 pelanggan menggunakan layanan ini, sekaligus menjadi capaian bulanan tertinggi sepanjang tahun. Tingginya minat tersebut sejalan dengan momentum libur akhir tahun, ketika perjalanan kereta api dimanfaatkan sebagai bagian dari aktivitas wisata keluarga dan rekreasi.

Selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada periode 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, KAI Wisata mencatat sebanyak 20.433 pelanggan menikmati berbagai layanan wisata kereta api, termasuk Kereta Panoramic, Priority, dan Imperial.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut menandai perubahan cara pandang masyarakat dalam bepergian.

“Kereta Panoramic dirancang untuk menghadirkan sensasi perjalanan yang berbeda, di mana pelanggan dapat menikmati pemandangan alam secara lebih luas dan nyaman. Perjalanan kereta api kini tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga bagian dari pengalaman wisata,” ujar Anne.

Saat ini, layanan Kereta Panoramic tersedia pada sejumlah perjalanan unggulan, antara lain KA Argo Wilis Panoramic relasi Surabaya Gubeng–Gambir PP, KA Turangga Panoramic relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP, KA Parahyangan Panoramic relasi Gambir–Bandung PP, KA Pangandaran Panoramic relasi Gambir–Banjar PP, KA Papandayan Panoramic relasi Gambir–Garut PP, serta KA Mutiara Timur Panoramic relasi Surabaya Pasar Turi–Ketapang PP.

Kereta Panoramic yang dikelola KAI Wisata merupakan kereta panoramic pertama di Indonesia. Sarana ini dikembangkan melalui modifikasi kereta kelas eksekutif dengan keunggulan sunroof otomatis dan kaca panoramic berukuran lebih besar, sehingga pelanggan dapat menikmati keindahan alam sepanjang perjalanan.

Dari sisi fasilitas, Kereta Panoramic memiliki kapasitas 38 tempat duduk dan dilengkapi Dedicated Train Attendant, sajian makan dan minuman, hiburan film, serta layanan WiFi gratis. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan.

Keindahan jalur selatan Pulau Jawa menjadi daya tarik utama layanan ini. Panorama perbukitan, hamparan sawah, hingga lanskap alam khas daerah yang dilalui menghadirkan pengalaman visual yang membedakan perjalanan kereta api dari moda transportasi lainnya.

Peningkatan jumlah pelanggan Kereta Panoramic juga berdampak pada pergerakan ekonomi lokal dan pelaku UMKM di berbagai daerah tujuan. Arus wisatawan yang meningkat mendorong pertumbuhan sektor kuliner, cenderamata, serta jasa pariwisata di sekitar stasiun dan kawasan yang dilalui kereta api.

“KAI berkomitmen terus mengembangkan layanan perjalanan yang berorientasi pada customer experience, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat serta penguatan pariwisata nasional melalui moda transportasi kereta api,” tutup Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Libur Tahun Baru, Penumpang Commuter Line Tembus 15 Juta Orang Selama Nataru

2 Januari 2026 - 19:30 WIB

KAI Daop 6 Yogyakarta Layani 1,004 Juta Penumpang hingga Hari ke-16 Angkutan Nataru

2 Januari 2026 - 18:28 WIB

KA Makassar-Parepare Layani 318.311 Penumpang Sepanjang 2025

2 Januari 2026 - 17:15 WIB

Ekonomi Bergerak Bersama Wisata Berbasis Pengalaman, Penumpang Kereta Suite Class Compartment Tumbuh 47,8 Persen

2 Januari 2026 - 16:57 WIB

KA Tertemper Mobil di Lintas Kemayoran-Kampung Bandan, KAI Daop 1 Jakarta Tegaskan Disiplin Berlalu Lintas

2 Januari 2026 - 16:49 WIB

Trending di PERON