
Wartatrans.com, Padang Lawas – Dalihan Natolu Padang Lawas menghadiri kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang dirangkaikan dengan momentum memasuki Kantor Bupati Padang Lawas yang baru, pada Senin (30/3/2026), bertempat di Aula Gedung Kantor Bupati Padang Lawas.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Hasibuan, S.E., didampingi oleh Wakil Bupati, H. Ahmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., serta dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur strategis daerah.
Dalihan Natolu Padang Lawas Pahae, Barumun, Pahulu Sosa di Kabupaten Padang Lawas, dengan falsafah “Tano Adat Digomgom Ibadat”, turut hadir sebagai representasi kekuatan adat yang berperan aktif dalam menjaga harmoni sosial dan nilai-nilai budaya di tengah masyarakat.

Kehadiran Dalihan Natolu Padang Lawas dipimpin oleh Ketua Umum, Sahrun Hasibuan sutan dilangit, bersama Wakil Ketua Harian Putra Halomoan Hasibuan, Sekretaris Umum Mahluddin Nasution, Ketua Bidang Usaha, Ekonomi, dan Koperasi Munawar Hasibuan, Ketua Bidang Humas Al-Hamidi Hasibuan, serta jajaran pengurus lainnya.
Partisipasi ini menjadi bentuk nyata komitmen Dalihan Natolu dalam menjaga nilai-nilai adat serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam momentum strategis memasuki Kantor Bupati yang baru sebagai simbol semangat baru dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Padang Lawas.
Ketua Umum Dalihan Natolu Padang Lawas, Sahrun Hasibuan, menegaskan bahwa momentum Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan memasuki kantor baru Bupati memiliki makna yang sangat penting dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat berbasis nilai-nilai kearifan lokal.
“Halal Bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta membangun sinergi antara adat dan pemerintah. Terlebih lagi, memasuki kantor Bupati yang baru menjadi simbol awal yang baik untuk mewujudkan Padang Lawas yang maju, harmonis, dan bermartabat,” ujar Sahrun Hasibuan.
Lebih lanjut, Dalihan Natolu Padang Lawas menegaskan bahwa kolaborasi antara unsur adat, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan stabilitas sosial serta mempercepat pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta nilai-nilai Dalihan Natolu tetap terjaga dan menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.(ahmad)

























