Menu ✖

Mode Gelap
Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

PERON

Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e

badge-check


 Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat perjalanan pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 memberikan dampak positif bagi lingkungan, dengan total emisi KA Jarak Jauh sebesar 8,9 juta kg CO₂e—jauh lebih rendah dibandingkan jika perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi yang bisa mencapai lebih dari 41 juta kg CO₂e.

Berdasarkan estimasi selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, total emisi dari layanan Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebesar 8.928.821 kg CO₂e.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa angka tersebut mencerminkan kontribusi kolektif pelanggan dalam memilih moda transportasi dengan intensitas emisi yang lebih rendah.

“Setiap pelanggan yang memilih kereta api turut mengambil peran dalam menekan emisi karbon. Dalam skala jutaan perjalanan, pilihan ini memberikan dampak yang signifikan bagi lingkungan,” ujar Anne, Selasa (7/4/2026).

Sebagai perbandingan, jika perjalanan pelanggan tersebut dilakukan menggunakan kendaraan pribadi, estimasi emisi yang dihasilkan jauh lebih tinggi. Untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 1000 cc, total emisi mencapai 20.590.136 kg CO₂e, sementara kendaraan 2000 cc menghasilkan 32.575.210 kg CO₂e, dan kendaraan 3000 cc mencapai 41.588.851 kg CO₂e.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa perjalanan pelanggan menggunakan kereta api menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, sekaligus memperkuat peran transportasi massal dalam pengendalian dampak lingkungan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI melayani 4.246.274 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dengan tingkat okupansi mencapai 118,9% dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kereta api sebagai pilihan perjalanan yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan.

Anne menambahkan bahwa dampak lingkungan dari perjalanan pelanggan kini dapat dilihat secara lebih transparan melalui fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI.

“Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi dari perjalanan yang dilakukan. Ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa setiap perjalanan memiliki dampak, dan kereta api memberikan pilihan dengan emisi yang lebih rendah,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, perjalanan menggunakan kereta api pada rute Surabaya Gubeng–Ketapang menghasilkan emisi sekitar 2,94 kg CO₂e, sementara perjalanan dengan mobil pribadi pada rute yang sama mencapai sekitar 8,79 kg CO₂e.

Selain menghadirkan transparansi data emisi, KAI juga mengembangkan berbagai inisiatif operasional yang mendukung gaya hidup berkelanjutan pelanggan, seperti penyediaan water station di stasiun untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, penggunaan face recognition untuk boarding sehingga mengurangi tiket kertas, serta penggunaan peralatan makan ramah lingkungan di layanan kereta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. Setiap perjalanan yang dilakukan menjadi kontribusi bersama dalam menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan tetap berkelanjutan,” tutup Anne.(fhm)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA