Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e

badge-check


 Naik Kereta Saat Lebaran 2026, Pelanggan KAI Bantu Tekan Emisi hingga Puluhan Juta Kg CO₂e Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat perjalanan pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 memberikan dampak positif bagi lingkungan, dengan total emisi KA Jarak Jauh sebesar 8,9 juta kg CO₂e—jauh lebih rendah dibandingkan jika perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi yang bisa mencapai lebih dari 41 juta kg CO₂e.

Berdasarkan estimasi selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, total emisi dari layanan Kereta Api Jarak Jauh tercatat sebesar 8.928.821 kg CO₂e.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa angka tersebut mencerminkan kontribusi kolektif pelanggan dalam memilih moda transportasi dengan intensitas emisi yang lebih rendah.

“Setiap pelanggan yang memilih kereta api turut mengambil peran dalam menekan emisi karbon. Dalam skala jutaan perjalanan, pilihan ini memberikan dampak yang signifikan bagi lingkungan,” ujar Anne, Selasa (7/4/2026).

Sebagai perbandingan, jika perjalanan pelanggan tersebut dilakukan menggunakan kendaraan pribadi, estimasi emisi yang dihasilkan jauh lebih tinggi. Untuk kendaraan dengan kapasitas mesin 1000 cc, total emisi mencapai 20.590.136 kg CO₂e, sementara kendaraan 2000 cc menghasilkan 32.575.210 kg CO₂e, dan kendaraan 3000 cc mencapai 41.588.851 kg CO₂e.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa perjalanan pelanggan menggunakan kereta api menghasilkan emisi yang jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi, sekaligus memperkuat peran transportasi massal dalam pengendalian dampak lingkungan.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI melayani 4.246.274 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dengan tingkat okupansi mencapai 118,9% dari total kapasitas 3.571.760 tempat duduk. Tingginya mobilitas ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kereta api sebagai pilihan perjalanan yang efisien sekaligus lebih ramah lingkungan.

Anne menambahkan bahwa dampak lingkungan dari perjalanan pelanggan kini dapat dilihat secara lebih transparan melalui fitur Carbon Footprint pada aplikasi Access by KAI.

“Melalui fitur ini, pelanggan dapat mengetahui estimasi emisi dari perjalanan yang dilakukan. Ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa setiap perjalanan memiliki dampak, dan kereta api memberikan pilihan dengan emisi yang lebih rendah,” jelasnya.

Sebagai ilustrasi, perjalanan menggunakan kereta api pada rute Surabaya Gubeng–Ketapang menghasilkan emisi sekitar 2,94 kg CO₂e, sementara perjalanan dengan mobil pribadi pada rute yang sama mencapai sekitar 8,79 kg CO₂e.

Selain menghadirkan transparansi data emisi, KAI juga mengembangkan berbagai inisiatif operasional yang mendukung gaya hidup berkelanjutan pelanggan, seperti penyediaan water station di stasiun untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai, penggunaan face recognition untuk boarding sehingga mengurangi tiket kertas, serta penggunaan peralatan makan ramah lingkungan di layanan kereta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pelanggan yang telah memilih kereta api selama Angkutan Lebaran 2026. Setiap perjalanan yang dilakukan menjadi kontribusi bersama dalam menekan emisi karbon dan menjaga lingkungan tetap berkelanjutan,” tutup Anne.(fhm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON