Menu

Mode Gelap
KRL Rangkasbitung Kembali Normal, 10 Perjalanan Sempat Terlambat hingga 52 Menit Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat Masyarakat Bepergian Melonjak, DAMRI Layani Puluhan Ribu Pelanggan pada Libur Panjang Bulan Agustus 2026 ⁠Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara Citilink Salurkan 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT melalui Delapan Penerbangan

RAGAM

Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng

badge-check


 Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B, menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang tenaga kesehatan (nakes) melakukan aksi joget saat tim dokter sedang melakukan operasi di ruang tindakan.

Video tersebut diketahui diunggah melalui akun TikTok @ibs.datu.beru dan langsung menuai kecaman dari masyarakat.

Menurut dr. Gusnarwin, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai merusak citra tenaga kesehatan dan rumah sakit.

“Sangat merusak citra tenaga kesehatan,” tegas Gusnarwin, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak manajemen rumah sakit telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan daerah. Pihaknya juga memastikan tenaga kesehatan yang bersangkutan akan dikembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut.

“hari ini tgl.( 2)/4/2026) yang bersangkutan akan kita kembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut. Kita tidak mentolerir kelakuan seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, masyarakat mengaku gerah dan kecewa atas kejadian tersebut. Mereka menilai rumah sakit adalah tempat orang berjuang untuk sembuh, bukan tempat hiburan atau main-main.

“Kami membawa keluarga dan orang tua kami untuk dirawat. Mereka digaji untuk bertugas, bukan untuk bermain-main,” ungkap salah seorang warga yang sedang menjaga orang tuanya di rumah sakit.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh tenaga kesehatan agar lebih profesional dan menjaga etika saat bertugas, terutama di ruang operasi yang menyangkut nyawa manusia.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat

27 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Masyarakat Bepergian Melonjak, DAMRI Layani Puluhan Ribu Pelanggan pada Libur Panjang Bulan Agustus 2026

27 Agustus 2026 - 22:28 WIB

⁠Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba

27 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT

27 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok

27 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok

27 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Cegah Penyalahgunaan Disduk Capil Garut Musnahkan Blanko KTP-el Yang Rusak 

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Trending di ANJUNGAN