Menu

Mode Gelap
LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi Kamaruzzaman Latih Kelompok Perempuan Beutong Bersatu Mengolah Kopi, Dorong Lahirnya Usaha Berbasis Komunitas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi 20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial Lewat Car Free Day, FIFGROUP Gaungkan Kampanye “Perempuan Berperan” untuk Mendorong Kesetaraan Gender

RAGAM

Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng

badge-check


 Nakes Joget Saat Operasi, Citra RSUD Datu Beru Tercoreng Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON – Direktur RSUD Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B, menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang tenaga kesehatan (nakes) melakukan aksi joget saat tim dokter sedang melakukan operasi di ruang tindakan.

Video tersebut diketahui diunggah melalui akun TikTok @ibs.datu.beru dan langsung menuai kecaman dari masyarakat.

Menurut dr. Gusnarwin, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena dinilai merusak citra tenaga kesehatan dan rumah sakit.

“Sangat merusak citra tenaga kesehatan,” tegas Gusnarwin, Rabu (1/4/2026).

Ia menegaskan bahwa pihak manajemen rumah sakit telah melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan daerah. Pihaknya juga memastikan tenaga kesehatan yang bersangkutan akan dikembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut.

“hari ini tgl.( 2)/4/2026) yang bersangkutan akan kita kembalikan ke BKPSDM untuk penanganan lebih lanjut. Kita tidak mentolerir kelakuan seperti itu,” ungkapnya.

Sementara itu, masyarakat mengaku gerah dan kecewa atas kejadian tersebut. Mereka menilai rumah sakit adalah tempat orang berjuang untuk sembuh, bukan tempat hiburan atau main-main.

“Kami membawa keluarga dan orang tua kami untuk dirawat. Mereka digaji untuk bertugas, bukan untuk bermain-main,” ungkap salah seorang warga yang sedang menjaga orang tuanya di rumah sakit.

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan diharapkan menjadi evaluasi bagi seluruh tenaga kesehatan agar lebih profesional dan menjaga etika saat bertugas, terutama di ruang operasi yang menyangkut nyawa manusia.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Bagian dari Ekosistem Astra, FIFGROUP Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Sejahtera Astra

3 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Berikan Wajah Baru Sarana Publik Masyarakat Ring 1 Terminal Teluk Lamong

3 Juli 2026 - 14:24 WIB

Trending di ANJUNGAN