Menu

Mode Gelap
Dirut KAI Dampingi Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel, Percepatan Inventarisasi dan Penataan Dijalankan Lebih 32 Juta Pelanggan, Rekor Tertinggi KAI Group dalam 5 Tahun Terakhir Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok Kembalikan Motor Hasil Pencurian Pada Pemilik ASDP Jaga Layanan Lintas Sumatera-Jawa-Bali di Libur Long Weekend Paskah Kemenhub Apresiasi Operator Kendaraan Angkutan Barang yang Tertib Aturan Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

SENI BUDAYA

Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025

badge-check


 Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Neno Warisman bersama Director Festival Santri Film Festival (SANFFEST) 2025, Fadhli Sapawie, menggelar bincang NgoFi (Ngobrol Film) di Darmin Kopi, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

Kegiatan konferensi media bertajuk “Untuk Negeri, Film Santri Mengedukasi” ini dimoderatori oleh Putra Gara, penulis novel best seller sekaligus pelukis dan seniman visual.

Ketua Komite Santri Film Festival (Sanffest) 2025, Neno Warisman, yang akrab disapa Bunda Neno, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama pendaftaran dibuka, antusiasme peserta sangat tinggi.

“Hingga hari pertama dibuka, kami sudah menerima sekitar 500 pendaftar dari seluruh Indonesia,” ujar Bunda Neno.

Ia menargetkan jumlah peserta mencapai 999 orang agar semakin banyak santri dapat menyalurkan bakat dan kemampuan dalam berkarya sambil berdakwah.

Festival ini dibuka dengan Ta’aruf Film, sebuah forum perjumpaan antara santri dan tokoh nasional di dunia film serta literasi. Melalui sesi inspiratif tersebut, para santri diajak memandang sinema bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, pendidikan, dan transformasi budaya.

Rangkaian workshop berlangsung selama enam hari secara daring, diikuti ratusan santri dari berbagai daerah. Peserta yang berasal dari berbagai pesantren memperoleh materi pembuatan film mulai dari penulisan naskah, proses syuting, hingga tahap akhir atau editing. Seluruh peserta dibimbing langsung oleh sineas profesional agar mendapatkan wawasan yang relevan dengan kebutuhan industri perfilman kontemporer.

Bunda Neno menambahkan, festival ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk banyak pesantren yang menyambut baik kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapat banyak dukungan. Bahkan beberapa pesantren mengundang kami untuk datang langsung melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Tahun ini, SANFFEST menghadirkan 11 kategori nominasi yang akan dinilai oleh dewan juri nasional. Total dana apresiasi sebesar Rp308 juta disiapkan untuk 33 film terbaik dari 11 kategori tersebut.

Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 resmi dimulai sejak 21 Oktober 2025. Produksi dan pengumpulan karya berlangsung pada 10–29 November 2025, sementara proses kurasi dan penjurian akan dilakukan pada 30 November–5 Desember 2025. Acara puncak SANFFEST dijadwalkan pada 14 Desember 2025 dengan total apresiasi Rp308 juta.

SANFFEST 2025 merupakan program Kementerian Kebudayaan yang didukung Kementerian Agama Republik Indonesia. Festival ini bertujuan menghadirkan ruang kreatif bagi santri untuk berkarya, berdakwah, dan berperan aktif dalam ekosistem perfilman nasional.

Menurut Neno, kolaborasi kedua kementerian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang kreatif berbasis nilai-nilai Islam, budaya, dan karakter bangsa. Dengan sinergi tersebut, SANFFEST diharapkan menjadi jalan lahirnya generasi santri kreatif, berdaya saing, dan berpengaruh di dunia sinema nasional maupun global.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Neno Warisman Buka Pameran “Betawie Punye Yahye” Karya Yahya TS

5 April 2026 - 17:49 WIB

Teater Puisi “Sengkewe Sepanjang Musim” Hidupkan Ruang Publik Takengon

5 April 2026 - 08:15 WIB

Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional

3 April 2026 - 12:27 WIB

Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas

3 April 2026 - 05:36 WIB

INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia

3 April 2026 - 05:26 WIB

Di Galery Ruang Darmin, Yahya TS Tegaskan Identitas Betawi Lewat Pameran “Betawie Punye Yahye”

2 April 2026 - 09:20 WIB

Dukun Visual di Grup Komik

1 April 2026 - 15:24 WIB

Penyair Taufiq Ismail Terima Buku “Sultanah Safiatudin” dari L K Ara

31 Maret 2026 - 10:44 WIB

Jalin Keakraban, Obor Sastra Gelar Halal Bihalal Penyair dan Sastrawan

30 Maret 2026 - 19:38 WIB

Ahmadun: Buku Mesir Love Story di Bawah Langit Para Nabi Karya Halimah Munawir Menginspirasi

30 Maret 2026 - 18:58 WIB

Trending di PERISTIWA