Menu

Mode Gelap
Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2 Pasar Mobil 2026 Melonjak 15,9%: Toyota Bertahan, BYD Tekuk Honda TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan TMI Aceh dan PT Bio Energy Rimba Tinjau Pembibitan Kopi CV A Tiga Nursery, Perkuat Program Penghijauan dan Pemberdayaan Petani Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

RAGAM

Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem

badge-check


 Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pasca bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah Takengon, Aceh Tengah, kepedulian terhadap pemulihan psikososial anak-anak terus dilakukan. Suhaili Beke menjadi penggerak utama kegiatan belajar dan bermain bagi anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem, Kecamatan Kebayakan.

Sejak hari ke-10 pasca longsor, Suhaili Beke bertemu dengan relawan SahabatSafar yang sebelumnya melakukan kegiatan pengajaran bagi anak-anak di lokasi pengungsian Blang Mersah, Kecamatan Kebayakan. Dari pertemuan tersebut, Suhaili mengajak relawan SahabatSafar untuk hadir dan melakukan kegiatan serupa di desanya agar anak-anak kembali bersemangat belajar.

 

Undangan tersebut disambut positif oleh SahabatSafar Takengon. Saat relawan tiba di Desa Jongok Meluem, mereka disambut antusias oleh Suhaili bersama sejumlah relawan pengajar yang merupakan istri dan anggota keluarganya, serta puluhan anak-anak di sebuah masjid desa setempat.

Anak-anak korban longsor diajak berkumpul di masjid untuk mengikuti kegiatan belajar dan bermain bersama. Kegiatan ini dilakukan setelah hampir sepekan pasca bencana, di tengah kondisi anak-anak yang masih terlihat murung dan mengalami trauma akibat rumah mereka terdampak longsor.

Melihat kondisi tersebut, Suhaili Beke—yang juga dikenal dengan nama panggilan Beke—berinisiatif mengajak anak-anak untuk kembali beraktivitas positif melalui kegiatan edukatif dan permainan. Ia turut melibatkan istrinya, Lisa Yuhana, kakak iparnya Simahrejeki, serta adik iparnya Wahdana sebagai relawan pengajar.

Tempat belajar yang diberi nama sekolah Rakyat sukses mengajak anak-anak untuk bergabung.

Suhaili beke mengatakan sekolah Rakyat yang digagasnya adalah sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk memberikan pendidikan dan pemulihan trauma kepada anak-anak

Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat dan kondisi psikologis anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Tindak Lanjut MoU, Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah dan PT Bio Energy Rimba Perkuat Pendampingan Petani

10 Juli 2026 - 03:44 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

9 Juli 2026 - 20:30 WIB

KKP Lepasliarkan 21 Penyu Hijau Hasil Gagalkan Penyelundupan ke Perairan Bali

9 Juli 2026 - 16:27 WIB

Megaproyek PSEL Bali Rp3 Triliun Resmi Dimulai, Pemerintah Klaim Mampu Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

9 Juli 2026 - 14:16 WIB

Serap Aspirasi Peserta DPM, Poltekpel Surabaya Gelar Forum Konsultasi Publik

9 Juli 2026 - 13:08 WIB

Wujudkan Green Port, IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Gratis

9 Juli 2026 - 11:12 WIB

Terminal Teluk Lamong dan BPD GINSI Jawa Timur Satukan Langkah Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan

9 Juli 2026 - 06:56 WIB

Trending di ANJUNGAN