Menu

Mode Gelap
ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026 Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit Indonesia Luncurkan Logo Pencalonan Kembali sebagai Anggota Dewan ICAO

RAGAM

Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem

badge-check


 Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pasca bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah Takengon, Aceh Tengah, kepedulian terhadap pemulihan psikososial anak-anak terus dilakukan. Suhaili Beke menjadi penggerak utama kegiatan belajar dan bermain bagi anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem, Kecamatan Kebayakan.

Sejak hari ke-10 pasca longsor, Suhaili Beke bertemu dengan relawan SahabatSafar yang sebelumnya melakukan kegiatan pengajaran bagi anak-anak di lokasi pengungsian Blang Mersah, Kecamatan Kebayakan. Dari pertemuan tersebut, Suhaili mengajak relawan SahabatSafar untuk hadir dan melakukan kegiatan serupa di desanya agar anak-anak kembali bersemangat belajar.

 

Undangan tersebut disambut positif oleh SahabatSafar Takengon. Saat relawan tiba di Desa Jongok Meluem, mereka disambut antusias oleh Suhaili bersama sejumlah relawan pengajar yang merupakan istri dan anggota keluarganya, serta puluhan anak-anak di sebuah masjid desa setempat.

Anak-anak korban longsor diajak berkumpul di masjid untuk mengikuti kegiatan belajar dan bermain bersama. Kegiatan ini dilakukan setelah hampir sepekan pasca bencana, di tengah kondisi anak-anak yang masih terlihat murung dan mengalami trauma akibat rumah mereka terdampak longsor.

Melihat kondisi tersebut, Suhaili Beke—yang juga dikenal dengan nama panggilan Beke—berinisiatif mengajak anak-anak untuk kembali beraktivitas positif melalui kegiatan edukatif dan permainan. Ia turut melibatkan istrinya, Lisa Yuhana, kakak iparnya Simahrejeki, serta adik iparnya Wahdana sebagai relawan pengajar.

Tempat belajar yang diberi nama sekolah Rakyat sukses mengajak anak-anak untuk bergabung.

Suhaili beke mengatakan sekolah Rakyat yang digagasnya adalah sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk memberikan pendidikan dan pemulihan trauma kepada anak-anak

Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat dan kondisi psikologis anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Program IPCC GEMBIRA Beri Dampak Nyata, IPCC Raih InvestorTrust CSR Awards 2026

31 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Meriahkan HUT RI, Pelindo Jasa Maritim Beri Penghargaan kepada Kelurahan Tabaringan

31 Agustus 2026 - 10:17 WIB

PNJ Bekali Pelaku Usaha Kota Depok dengan Pelatihan Basic Warehouse Operation

31 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Ada Apa Gerangan? Pemikir Revolusioner Tentang Aceh Berdiskusi dan Berekspresi di Halaman Jeda

31 Agustus 2026 - 08:08 WIB

AHY Inginkan Pimpinan Demokrat Yang Efektif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat 

30 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Trending di RAGAM