Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

RAGAM

Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem

badge-check


 Relawan Sahabat Safar Dampingi Anak Korban Longsor di Desa Jongok Meluem Perbesar

Wartatrans.com, TAKENGON — Pasca bencana longsor dan banjir yang melanda wilayah Takengon, Aceh Tengah, kepedulian terhadap pemulihan psikososial anak-anak terus dilakukan. Suhaili Beke menjadi penggerak utama kegiatan belajar dan bermain bagi anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem, Kecamatan Kebayakan.

Sejak hari ke-10 pasca longsor, Suhaili Beke bertemu dengan relawan SahabatSafar yang sebelumnya melakukan kegiatan pengajaran bagi anak-anak di lokasi pengungsian Blang Mersah, Kecamatan Kebayakan. Dari pertemuan tersebut, Suhaili mengajak relawan SahabatSafar untuk hadir dan melakukan kegiatan serupa di desanya agar anak-anak kembali bersemangat belajar.

 

Undangan tersebut disambut positif oleh SahabatSafar Takengon. Saat relawan tiba di Desa Jongok Meluem, mereka disambut antusias oleh Suhaili bersama sejumlah relawan pengajar yang merupakan istri dan anggota keluarganya, serta puluhan anak-anak di sebuah masjid desa setempat.

Anak-anak korban longsor diajak berkumpul di masjid untuk mengikuti kegiatan belajar dan bermain bersama. Kegiatan ini dilakukan setelah hampir sepekan pasca bencana, di tengah kondisi anak-anak yang masih terlihat murung dan mengalami trauma akibat rumah mereka terdampak longsor.

Melihat kondisi tersebut, Suhaili Beke—yang juga dikenal dengan nama panggilan Beke—berinisiatif mengajak anak-anak untuk kembali beraktivitas positif melalui kegiatan edukatif dan permainan. Ia turut melibatkan istrinya, Lisa Yuhana, kakak iparnya Simahrejeki, serta adik iparnya Wahdana sebagai relawan pengajar.

Tempat belajar yang diberi nama sekolah Rakyat sukses mengajak anak-anak untuk bergabung.

Suhaili beke mengatakan sekolah Rakyat yang digagasnya adalah sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk memberikan pendidikan dan pemulihan trauma kepada anak-anak

Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat dan kondisi psikologis anak-anak korban longsor di Desa Jongok Meluem.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FIFASTRA Raih Silver WOW Brand 2026 Kategori Motorcycle Leasing

17 April 2026 - 14:49 WIB

Maret 2026, IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen

17 April 2026 - 14:10 WIB

360 PPIH Daker Madinah Siap Sukseskan Haji 2026

17 April 2026 - 12:15 WIB

Panen Melimpah Pasca Bencana, Petani Kopi Gayo Kekurangan Buruh Petik

17 April 2026 - 11:31 WIB

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh Didorong Terintegrasi, Dana Rp 824,8 Miliar Disiapkan

16 April 2026 - 20:01 WIB

Tokoh Pemuda Aceh di Jakarta Soroti Lambannya Penanganan Bencana

16 April 2026 - 18:39 WIB

Kajati Sulteng Kunker ke Tolitoli, Resmikan Mess Kejari Hasil Hibah Pemda

16 April 2026 - 16:40 WIB

HBH Seusama Jadi Momentum Penggalangan Dana Balai Pengajian, Kegiatan Digelar di Jakarta dan Aceh

16 April 2026 - 14:09 WIB

SEUSAMA Gelar Halal Bihalal dan Mulai Pembangunan Balai Pengajian di Aceh Utara

16 April 2026 - 11:35 WIB

Trending di RAGAM