Menu ✖

Mode Gelap
Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

SENI BUDAYA

Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025

badge-check


 Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Neno Warisman bersama Director Festival Santri Film Festival (SANFFEST) 2025, Fadhli Sapawie, menggelar bincang NgoFi (Ngobrol Film) di Darmin Kopi, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

Kegiatan konferensi media bertajuk “Untuk Negeri, Film Santri Mengedukasi” ini dimoderatori oleh Putra Gara, penulis novel best seller sekaligus pelukis dan seniman visual.

Ketua Komite Santri Film Festival (Sanffest) 2025, Neno Warisman, yang akrab disapa Bunda Neno, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama pendaftaran dibuka, antusiasme peserta sangat tinggi.

“Hingga hari pertama dibuka, kami sudah menerima sekitar 500 pendaftar dari seluruh Indonesia,” ujar Bunda Neno.

Ia menargetkan jumlah peserta mencapai 999 orang agar semakin banyak santri dapat menyalurkan bakat dan kemampuan dalam berkarya sambil berdakwah.

Festival ini dibuka dengan Ta’aruf Film, sebuah forum perjumpaan antara santri dan tokoh nasional di dunia film serta literasi. Melalui sesi inspiratif tersebut, para santri diajak memandang sinema bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, pendidikan, dan transformasi budaya.

Rangkaian workshop berlangsung selama enam hari secara daring, diikuti ratusan santri dari berbagai daerah. Peserta yang berasal dari berbagai pesantren memperoleh materi pembuatan film mulai dari penulisan naskah, proses syuting, hingga tahap akhir atau editing. Seluruh peserta dibimbing langsung oleh sineas profesional agar mendapatkan wawasan yang relevan dengan kebutuhan industri perfilman kontemporer.

Bunda Neno menambahkan, festival ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk banyak pesantren yang menyambut baik kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapat banyak dukungan. Bahkan beberapa pesantren mengundang kami untuk datang langsung melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Tahun ini, SANFFEST menghadirkan 11 kategori nominasi yang akan dinilai oleh dewan juri nasional. Total dana apresiasi sebesar Rp308 juta disiapkan untuk 33 film terbaik dari 11 kategori tersebut.

Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 resmi dimulai sejak 21 Oktober 2025. Produksi dan pengumpulan karya berlangsung pada 10–29 November 2025, sementara proses kurasi dan penjurian akan dilakukan pada 30 November–5 Desember 2025. Acara puncak SANFFEST dijadwalkan pada 14 Desember 2025 dengan total apresiasi Rp308 juta.

SANFFEST 2025 merupakan program Kementerian Kebudayaan yang didukung Kementerian Agama Republik Indonesia. Festival ini bertujuan menghadirkan ruang kreatif bagi santri untuk berkarya, berdakwah, dan berperan aktif dalam ekosistem perfilman nasional.

Menurut Neno, kolaborasi kedua kementerian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang kreatif berbasis nilai-nilai Islam, budaya, dan karakter bangsa. Dengan sinergi tersebut, SANFFEST diharapkan menjadi jalan lahirnya generasi santri kreatif, berdaya saing, dan berpengaruh di dunia sinema nasional maupun global.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ode Untuk Namamu, Ketika Puisi dan Lukisan Merayakan Cinta serta Perjuangan

11 Oktober 2026 - 12:09 WIB

​46 Tahun Sanggar Matahari: Merawat Seni, Sastra, dan Kemanusiaan Bersama Lintas Generasi

11 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Hisam Al Gibran dan Rekki Zakkia Hadirkan Dialog Seni tentang Cinta, Perjuangan, dan Tanah Air

10 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Zulfikar Kirbi, Seni Harus Terus Mengalir, Jangan Sampai Berhenti

7 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Aceh International Collaborative Art Exhibition 2026 Hadirkan Semangat Persahabatan Lintas Negara di USK

7 Oktober 2026 - 12:38 WIB

Sembilan Tahun Ruang Baca, Doa untuk Negeri Mengiringi Perayaan

5 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Komunitas Ruang Baca Rayakan HUT ke-9 Lewat Galeri Esai di Warung Kopi

5 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Trending di RAGAM