Menu

Mode Gelap
InJourney Airports Kebut Transformasi Bandara Soekarno-Hatta Menuju 10 Besar Dunia 2029 Pelabuhan Patimban Mulai Layani Rute Peti Kemas Internasional ke Malaysia Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

SENI BUDAYA

Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025

badge-check


 Neno Warisman Ajak Santri Berkarya Lewat Film di SANFFEST 2025 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Neno Warisman bersama Director Festival Santri Film Festival (SANFFEST) 2025, Fadhli Sapawie, menggelar bincang NgoFi (Ngobrol Film) di Darmin Kopi, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

Kegiatan konferensi media bertajuk “Untuk Negeri, Film Santri Mengedukasi” ini dimoderatori oleh Putra Gara, penulis novel best seller sekaligus pelukis dan seniman visual.

Ketua Komite Santri Film Festival (Sanffest) 2025, Neno Warisman, yang akrab disapa Bunda Neno, mengungkapkan bahwa sejak hari pertama pendaftaran dibuka, antusiasme peserta sangat tinggi.

“Hingga hari pertama dibuka, kami sudah menerima sekitar 500 pendaftar dari seluruh Indonesia,” ujar Bunda Neno.

Ia menargetkan jumlah peserta mencapai 999 orang agar semakin banyak santri dapat menyalurkan bakat dan kemampuan dalam berkarya sambil berdakwah.

Festival ini dibuka dengan Ta’aruf Film, sebuah forum perjumpaan antara santri dan tokoh nasional di dunia film serta literasi. Melalui sesi inspiratif tersebut, para santri diajak memandang sinema bukan sekadar hiburan, tetapi juga sebagai medium dakwah, pendidikan, dan transformasi budaya.

Rangkaian workshop berlangsung selama enam hari secara daring, diikuti ratusan santri dari berbagai daerah. Peserta yang berasal dari berbagai pesantren memperoleh materi pembuatan film mulai dari penulisan naskah, proses syuting, hingga tahap akhir atau editing. Seluruh peserta dibimbing langsung oleh sineas profesional agar mendapatkan wawasan yang relevan dengan kebutuhan industri perfilman kontemporer.

Bunda Neno menambahkan, festival ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk banyak pesantren yang menyambut baik kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapat banyak dukungan. Bahkan beberapa pesantren mengundang kami untuk datang langsung melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Tahun ini, SANFFEST menghadirkan 11 kategori nominasi yang akan dinilai oleh dewan juri nasional. Total dana apresiasi sebesar Rp308 juta disiapkan untuk 33 film terbaik dari 11 kategori tersebut.

Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 resmi dimulai sejak 21 Oktober 2025. Produksi dan pengumpulan karya berlangsung pada 10–29 November 2025, sementara proses kurasi dan penjurian akan dilakukan pada 30 November–5 Desember 2025. Acara puncak SANFFEST dijadwalkan pada 14 Desember 2025 dengan total apresiasi Rp308 juta.

SANFFEST 2025 merupakan program Kementerian Kebudayaan yang didukung Kementerian Agama Republik Indonesia. Festival ini bertujuan menghadirkan ruang kreatif bagi santri untuk berkarya, berdakwah, dan berperan aktif dalam ekosistem perfilman nasional.

Menurut Neno, kolaborasi kedua kementerian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang kreatif berbasis nilai-nilai Islam, budaya, dan karakter bangsa. Dengan sinergi tersebut, SANFFEST diharapkan menjadi jalan lahirnya generasi santri kreatif, berdaya saing, dan berpengaruh di dunia sinema nasional maupun global.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo

11 Juli 2026 - 12:44 WIB

Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

11 Juli 2026 - 12:18 WIB

HSBI Peringati Hari Sastra dengan Pentas Seni di Padepokan Mahagenta

11 Juli 2026 - 01:06 WIB

Nina Nugroho Bergabung dengan IKAC, Wujud Pengabdian untuk Kampung Halaman

10 Juli 2026 - 20:41 WIB

Ahli Waris Kapitan Pattimura Dorong Rumah Pahlawan Nasional Dijadikan Museum

10 Juli 2026 - 18:06 WIB

SCTV Hadirkan “Wajah Cinta Yang Lain”, Dinda Kirana Jalani Transformasi Demi Membalas Pengkhianatan

10 Juli 2026 - 17:12 WIB

Perkuat Akses Pendidikan Anak Marjinal, Gubernur DKI Jakarta Siapkan 8 Hektare Lahan Ekstra

6 Juli 2026 - 16:44 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Kembali ke SCTV, Fandy Christian Siap Adu Akting dengan Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson di Sebening Cinta

6 Juli 2026 - 00:15 WIB

Diskusi Seni Ruang Publik Soroti Minimnya Regulasi dan Pentingnya Budaya sebagai Identitas Kota

4 Juli 2026 - 21:00 WIB

Trending di SENI BUDAYA