Menu

Mode Gelap
UEA Salurkan Bantuan Rp 1,59 Miliar untuk Buka Puasa Jamaah Masjid Istiqlal Dai Kafilah Dakwah Dampingi Penyintas Bencana Jalani Ramadhan KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan Bank Tabungan Negara Mudik Sendiri? DAMRI Hadirkan Solusi Perjalanan yang Aman dan Terjangkau bagi Perempuan Patroli Siang Hari di Muara Angke, Polisi Antisipasi Curanmor dan Tawuran Di Antara Fakta dan Tafsir, Catatan untuk Riri Satria tentang Menulis Interpretatif

ANJUNGAN

Pangkalan PLP Tanjung Priok Turut Evakuasi Medis Nakhoda MT Elisabeth yang Sakit di Perairan Selat Sunda Banten

badge-check


 Proses evakuasi nakhoda di Perairan Selat Sunda. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok Perbesar

Proses evakuasi nakhoda di Perairan Selat Sunda. Foto istimewa/PPLP Tanjung Priok

Wartatrans.com, BANTEN – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, turut mendukung pelaksanaan evakuasi medis (medevac) terhadap Nakhoda kapal MT. Elisabeth, Andrew Shushkien (41 tahun), yang mengalami gangguan kesehatan saat melintas di wilayah Perairan Selat Sunda.

Permintaan evakuasi medis tersebut diterima melalui Vessel Traffic Service (VTS) Merak – Distrik Navigasi Tanjung Priok, yang kemudian segera dikoordinasikan dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Maritime Command Center (MCC) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, serta Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) PLP Tanjung Priok, bersama instansi terkait lainnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban mengalami kram pada bagian abdomen sehingga membutuhkan penanganan medis segera di darat. Untuk mempercepat proses evakuasi, kapal MT. Elisabeth diarahkan menuju wilayah Perairan Merak agar proses medevac dapat dilaksanakan dengan cepat dan aman.

Operasi evakuasi dilaksanakan pada Sabtu (7/3) dengan melibatkan KN SAR 247 Tetuka dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten sebagai unsur utama. Kapal tersebut bergerak dari Dermaga Bandar Bakau Jaya menuju lokasi kapal untuk melaksanakan proses evakuasi terhadap korban.

Dalam operasi tersebut, KN SAR 247 Tetuka membawa total 29 orang (Person On Board/POB) yang terdiri dari unsur awak kapal, rescuer Basarnas, personel Polair Mabes Polri dan Polair Polda Banten, petugas Balai Karantina Kesehatan, petugas Imigrasi, agen kapal, serta personel KPLP dari Kapal Patroli KPLP KN Golok-P.206 Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Setelah proses evakuasi berhasil dilaksanakan di laut, korban kemudian dibawa menuju Pelabuhan BBJ Bojonegara dan selanjutnya dirujuk ke RS Betsaida Cilegon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Fourmansyah, S.H., M.M., M.H. menyampaikan bahwa operasi medevec ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah perairan Indonesia.

Menurutnya, sinergi antar instansi menjadi faktor penting dalam keberhasilan penanganan keadaan darurat di laut, sehingga proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional.

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok senantiasa siaga dalam mendukung operasi keselamatan pelayaran, penanganan keadaan darurat di laut, serta perlindungan lingkungan maritim di wilayah kerja Selat Sunda dan sekitarnya.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan Bank Tabungan Negara

9 Maret 2026 - 16:58 WIB

Mudik Sendiri? DAMRI Hadirkan Solusi Perjalanan yang Aman dan Terjangkau bagi Perempuan

9 Maret 2026 - 16:45 WIB

KAI Services Gelar Pelatihan Pelayanan Prima Prama-Prami untuk Persiapan Angkutan Lebaran 2026

9 Maret 2026 - 13:01 WIB

Respon Cepat Pangkalan PLP Tanjung Priok, ABK Kapal Tanker MT. CELYN Dievakuasi Darurat ke Rumah Sakit Cilegon

9 Maret 2026 - 10:35 WIB

Kemenhub Teken Perjanjian Konsesi Pengusahaan WTDP di Muara Sabak dan Sangatta

8 Maret 2026 - 19:24 WIB

Ramadhan Penuh Makna, ASDP Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Madiun

8 Maret 2026 - 13:28 WIB

Pertamina Pastikan Stok BBM Aman di Atas 21 Hari Jelang Ramadan dan Idulfitri

7 Maret 2026 - 22:10 WIB

Dirut PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra

Tingkatkan Keselamatan Angleb, Kemenhub Konsisten Inspeksi Seluruh Moda

7 Maret 2026 - 21:44 WIB

Pertamina Siagakan Layanan Energi Selama Ramadan–Idul Fitri, Hadirkan Miniatur Layanan Mudik di Summarecon Bekasi

7 Maret 2026 - 21:00 WIB

KKP Hentikan Sementara Reklamasi dan Aktivitas Jeti di Perairan Morowali

7 Maret 2026 - 08:06 WIB

Trending di SUMBER DAYA