Wartatrans.com, JATENG — Program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menggunakan puluhan bus, tetapi juga 3 kereta api (KA). Total kapasitasnya berjumlah 1.288 orang.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas secara simbolis keberangkatan KA dari Stasiun Senen Jakarta pada Selasa (17/3/2026).

Kereta yang pertama adalah KA Jaka Tingkir dengan kapasitas 576 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 11.50 WIB. KA ini melintasi Stasiun Pasar Senen – Purwokerto – Cirebon – Klaten – Solo Balapan.

Kedua, 8 gerbong KA Tawang Jaya dengan kapasitas 640 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026) pukul 18.25 WIB. KA ini relasi Pasar Senen – Pekalongan – Semarang.
Selanjutnya, KA tambahan dengan kapasitas 72 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 14.20 WIB, relasinya adalah Stasiun Pasar Senen – Yogyakarta – Klaten – Solo Balapan.
Ahmad Luthfi menyampaikan, dirinya telah melepas keberangkatan pemudik dengan moda transportasi KA gratis. Dikatakannya bahwa program ini untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jawa Tengah yang berada di wilayah Jabodetabek.

“Pemudik gratis yang kita fasilitasi adalah para pekerja informal. Di antaranya sebagai asisten rumah tangga, kuli bangunan, pengemudi ojol, penjual bakso, dan bermacam pekerjaan halal lainnya,” ujar Luthfi.
Orang nomer satu di Jateng ini ingin warganya merayakan lebaran sekaligus menyisihkan uang untuk keluarga di kampung tempat asal.
“Dengan demikian meringankan beban mereka. Harapan lainnya adalah pemudik mempunyai uang lebih untuk membangun desanya,” demikian asa diutarakan.*** (Slamet Widodo)





























