Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Sudah Tetapkan Kapan Idul Fitri 2026, Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat  Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya Dukung Ibadah Ramadhan Warga Ring Satu, IPC TPK Gelar Karpet di Delapan Masjid Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok DAMRI Dukung Mudik Nyaman Bersama 2026, Pastikan Layanan Perjalanan Aman dan Nyaman Program Takjil Gratis KAI Daop 7 Temani Penumpang Berbuka di Stasiun Madiun Jelang Angkutan Lebaran 1447 H, Pelindo Solusi Digital Perkuat Sinergi dengan Media di Pelabuhan Tanjung Priok

PERON

Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya

badge-check


 Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menggunakan puluhan bus, tetapi juga 3 kereta api (KA). Total kapasitasnya berjumlah 1.288 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas secara simbolis keberangkatan KA dari Stasiun Senen Jakarta pada Selasa (17/3/2026).

Kereta yang pertama adalah KA Jaka Tingkir dengan kapasitas 576 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 11.50 WIB. KA ini melintasi Stasiun Pasar Senen – Purwokerto – Cirebon – Klaten – Solo Balapan.

Kedua, 8 gerbong KA Tawang Jaya dengan kapasitas 640 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026) pukul 18.25 WIB. KA ini relasi Pasar Senen – Pekalongan – Semarang.

Selanjutnya, KA tambahan dengan kapasitas 72 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 14.20 WIB, relasinya adalah Stasiun Pasar Senen – Yogyakarta – Klaten – Solo Balapan.

Ahmad Luthfi menyampaikan, dirinya telah melepas keberangkatan pemudik dengan moda transportasi KA gratis. Dikatakannya bahwa program ini untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jawa Tengah yang berada di wilayah Jabodetabek.

“Pemudik gratis yang kita fasilitasi adalah para pekerja informal. Di antaranya sebagai asisten rumah tangga, kuli bangunan, pengemudi ojol, penjual bakso, dan bermacam pekerjaan halal lainnya,” ujar Luthfi.

Orang nomer satu di Jateng ini ingin warganya merayakan lebaran sekaligus menyisihkan uang untuk keluarga di kampung tempat asal.

“Dengan demikian meringankan beban mereka. Harapan lainnya adalah pemudik mempunyai uang lebih untuk membangun desanya,” demikian asa diutarakan.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Takjil Gratis KAI Daop 7 Temani Penumpang Berbuka di Stasiun Madiun

17 Maret 2026 - 21:56 WIB

Seskab Teddy Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen, Cek Layanan Kereta Ekonomi Kerakyatan

17 Maret 2026 - 19:42 WIB

KAI Berangkatkan 16 Ribu Peserta Mudik Gratis Naik Kereta Api: Dukung Perjalanan Lebih Aman dan Bebas Macet

17 Maret 2026 - 19:08 WIB

Pergerakan Penumpang Kereta di Daop 1 Jakarta Tembus 56 Ribu Orang pada 17 Maret 2026

17 Maret 2026 - 17:13 WIB

Angkutan Lebaran 2026: Hari ke-5, Penumpang di Daop 7 Madiun Tembus 83 Ribu Orang

17 Maret 2026 - 17:00 WIB

Sinergi KAI, Pemprov Sumsel, dan Bank Sumsel Babel Berangkatkan Ribuan Pemudik Gratis dari Kertapati

17 Maret 2026 - 16:47 WIB

KAI Wisata Gandeng Joglosemar Executive Shuttle Bus Kembangkan Layanan Transportasi dan Pariwisata

17 Maret 2026 - 16:33 WIB

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Tembus 3,36 Juta, KAI: Permintaan Mulai Meningkat

17 Maret 2026 - 15:42 WIB

Program Mudik Gratis KAI Diberangkatkan dari Pasar Senen, Angkutan Lebaran Daop 1 Tembus Ratusan Ribu Penumpang

17 Maret 2026 - 15:25 WIB

Kuliner Kereta Hadirkan Berbagai Sajian Menu Baru di Angleb 2026

17 Maret 2026 - 15:18 WIB

Trending di PERON