Menu

Mode Gelap
Sosok Yayang Ragil Hospitality Inspiring Frontliner Juni 2026, Disiplin dan Pelayanan Prima Jadi Kunci KCIC Beri Promo Libur Sekolah, Tiket Whoosh Diskon hingga Rp200 Ribu dan Cashback 50 Persen 13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan InJourney Airports Siapkan Bandara Husein jadi Gerbang Penerbangan Domestik dan Internasional Siapkah Penerbangan Indonesia Terapkan Konsep Bagasi Berbasis Jumlah Koper?

PERON

Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya

badge-check


 Pemprov Jawa Tengah Fasilitasi Mudik Gratis bagi Warganya Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Program mudik gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak hanya menggunakan puluhan bus, tetapi juga 3 kereta api (KA). Total kapasitasnya berjumlah 1.288 orang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas secara simbolis keberangkatan KA dari Stasiun Senen Jakarta pada Selasa (17/3/2026).

Kereta yang pertama adalah KA Jaka Tingkir dengan kapasitas 576 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 11.50 WIB. KA ini melintasi Stasiun Pasar Senen – Purwokerto – Cirebon – Klaten – Solo Balapan.

Kedua, 8 gerbong KA Tawang Jaya dengan kapasitas 640 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen, Selasa (17/3/2026) pukul 18.25 WIB. KA ini relasi Pasar Senen – Pekalongan – Semarang.

Selanjutnya, KA tambahan dengan kapasitas 72 seat, berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada Selasa (17/3/2026) pukul 14.20 WIB, relasinya adalah Stasiun Pasar Senen – Yogyakarta – Klaten – Solo Balapan.

Ahmad Luthfi menyampaikan, dirinya telah melepas keberangkatan pemudik dengan moda transportasi KA gratis. Dikatakannya bahwa program ini untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jawa Tengah yang berada di wilayah Jabodetabek.

“Pemudik gratis yang kita fasilitasi adalah para pekerja informal. Di antaranya sebagai asisten rumah tangga, kuli bangunan, pengemudi ojol, penjual bakso, dan bermacam pekerjaan halal lainnya,” ujar Luthfi.

Orang nomer satu di Jateng ini ingin warganya merayakan lebaran sekaligus menyisihkan uang untuk keluarga di kampung tempat asal.

“Dengan demikian meringankan beban mereka. Harapan lainnya adalah pemudik mempunyai uang lebih untuk membangun desanya,” demikian asa diutarakan.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sosok Yayang Ragil Hospitality Inspiring Frontliner Juni 2026, Disiplin dan Pelayanan Prima Jadi Kunci

7 Juli 2026 - 15:09 WIB

KCIC Beri Promo Libur Sekolah, Tiket Whoosh Diskon hingga Rp200 Ribu dan Cashback 50 Persen

7 Juli 2026 - 13:18 WIB

Laba KAI Group Naik jadi Rp2,28 Triliun pada 2025, Ditopang Efisiensi dan Kinerja Operasional

7 Juli 2026 - 11:19 WIB

KAI Hadirkan Rail Clinic di Garut, Subang, dan Bandar Lampung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Warga

7 Juli 2026 - 10:08 WIB

KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen

6 Juli 2026 - 19:01 WIB

KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen

6 Juli 2026 - 17:10 WIB

KAI Layani 1,30 Juta Pelanggan KA Ekonomi Komersial Tarif Diskon 30% selama Libur Sekolah 2026

6 Juli 2026 - 13:19 WIB

KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra

6 Juli 2026 - 09:26 WIB

Wisatawan Asing Makin Gemar Naik Kereta, KAI Layani 308 Ribu Penumpang Mancanegara pada Semester I 2026

5 Juli 2026 - 09:09 WIB

Bayi Ditemukan di Toilet KA Sancaka, KAI Daop 6 dan KAI Services Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Trending di PERON