Wartatrans.com, BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya mempercepat penataan kawasan Puncak guna mengurai kemacetan dan meningkatkan kenyamanan masyarakat. Kawasan wisata tersebut dinilai semakin padat seiring tingginya mobilitas warga dan wisatawan.
“Penataan kawasan Puncak terus kami percepat, baik dari sisi lingkungan maupun penguraian kemacetan,” kata Rudy di Cibinong, akhir pekan lalu.

Menurut dia, upaya tersebut tidak dapat dilakukan oleh pemerintah daerah semata. Pemerintah Kabupaten Bogor membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah pusat dan pihak swasta. Apalagi, sebagian ruas jalan di kawasan Puncak merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.
Rudy mengatakan, pemerintah daerah telah menyusun kajian penanganan jalur dari Megamendung hingga perbatasan Cianjur. Kajian itu akan menjadi dasar penentuan langkah teknis sekaligus pembagian peran antara pemerintah dan pihak swasta.
“Kita tidak bisa hanya menunggu. Penyelesaian kawasan Puncak harus dilakukan melalui kolaborasi bersama,” ujarnya.
Ia menargetkan proses administrasi terkait rencana tersebut dapat segera rampung. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pada awal April sudah terdapat kejelasan mengenai rencana teknis, kebutuhan anggaran, serta skema pembiayaan.
“Saya berharap proses administrasi tidak berlarut. Awal April harus sudah ada kejelasan,” kata Rudy.
Rudy optimistis percepatan penataan kawasan Puncak akan berdampak signifikan dalam mengurangi kemacetan. Ia juga menilai langkah tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.
“Yang terpenting, masyarakat mendapatkan manfaat nyata,” tuturnya.*** (MY)




























