Wartatrans.com, SOLO —Sebanyak delapan tim voli Indonesia dipastikan tampil di pekan kedua Final Four Proliga 2026 seri Solo. Pertandingan digelar di GOR Sritex Arena Surakarta, mulai Kamis (9/4/2026) sampai Minggu (12/4/2026).
Di pembukaan, tersaji duel Bhayangkara Presisi melawan LavAni Livin’ Transmedia. Kedua tim berada di peringkat satu dan dua dengan poin sama 6. LavAni di nomor dua karena pernah kecolongan satu set poin dari Samator. Pemenang pertandingan ini akan jadi pemuncak klasemen sekaligus juara putaran pertama Final Four.


keseruan LavAni versus Bhayangkara di pertandingan babak penyisihan Proliga 2026
Tentang rivalitas keduanya di Proliga kali ini, banyak pengamat voli menyebutnya sebagai ‘perang’ Amerika versus Iran di lapangan voli. Ini karena LavAni diperkuat pemain dari Amerika sedangkan Bhayangkara ada pemain berkebangsaan Iran.
Pemain voli asal Iran yang memperkuat Bhayangkara Presisi adalah Bardia Saadat. Opposite hitter dengan tinggi 205 cm ini didatangkan dari klub Turki, Alanya Belediyespor. Smasnya bagai rudal yang ditembakkan dari jarak dekat. Lawan sering tidak mampu memblokade.
Untuk Proliga 2026, LavAni punya dua pemain asal Amerika Serikat yaitu Taylor Lee Sander dan Nato Dickinson. Selain pemain, tim milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga mendatangkan pelatih asal Negara Paman Sam yaitu David Lee. Mereka semua direkrut bukan alasan politik tapi semata karena prestasi Internasionalnya.

Bardia Saadat (IRAN) Diambil foto keseharian agar tidak berkonotasi war sesungguhnya tapi sport
Sander yang berposisi outside hitter adalah mantan bintang timnas Amerika Serikat dan Olimpiade. Sedangkan Nato adalah pemain opposite Timnas AS dengan tinggi 201 cm. Keduanya turut membantu LavAni menyapu bersih kemenangan di putaran pertama dan kedua.
Untuk babak Final Four, LavAni mengganti Nato dengan Georg Grozer. Pemain asal Jerman ini didatangkan untuk menambah daya serang dan bertahan tim.
Dengan materi pemain dari Amerika, Iran, Jerman, serta Timnas voli Indonesia yang ada di LavAni dan Bhayangkara Presisi, menjadikan mereka superior. ‘Perang’ antara mereka di Proliga 2026 wajib ditonton sekaligus diketahui bagaimana endingnya.*** (Aditiya WP / Slamet Widodo)

Taylor Lee Sander (AMERIKA) Diambil foto keluarga agar tidak berkonotasi war sesungguhnya tapi sport




























