Menu

Mode Gelap
Tiga Pasangan Pengantin Melangsungkan Akad Nikah di Masjid Jami’ Teungku Chik Reubee KCIC Operasikan 6 Perjalanan Tambahan pada Puncak Arus Balik, 78% Penumpang Whoosh Mengarah ke Jakarta Puncak Arus Balik Long Weekend, Kedatangan Penumpang KA di Daop 1 Jakarta Capai 41.534 Orang Penjualan Tiket Long Weekend Tembus 1,3 Juta, KAI Layani 956 Ribu Pelanggan dalam Lima Hari KAI Services Hadirkan Kuliner Khas Banyuwangi di Kereta Api Tujuan Ketapang Arus Balik Long Weekend, Penumpang Whoosh Diprediksi Capai 20 Ribu Orang

SUMBER DAYA

Pertamina Patra Niaga Terus Perkuat Program TJSL Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Berbagai Wilayah Indonesia

badge-check


 Foto istimewa/Pertamina Patra Niaga Perbesar

Foto istimewa/Pertamina Patra Niaga

Wartatrans,com, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Sampah Nasional, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di berbagai wilayah operasional perusahaan di seluruh Indonesia.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), inisiatif pengelolaan sampah Pertamina Patra Niaga telah dijalankan di 58 lokasi di seluruh Indonesia. Dari pelaksanaan tersebut, sebanyak 4,7 ribu ton sampah per tahun berhasil dikumpulkan, dengan 2,3 ribu ton per tahun di antaranya telah dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang serta pengolahan organik. Program ini melibatkan 2.470 masyarakat dan menghasilkan total nilai pendapatan masyarakat mencapai Rp 3,2 miliar dari akumulasi seluruh program.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyampaikan bahwa Hari Sampah Nasional menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi multipihak dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah membutuhkan komitmen jangka panjang dan keterlibatan aktif masyarakat. Melalui program TJSL, Pertamina Patra Niaga mendorong terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang terstruktur, bernilai ekonomi, dan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Roberth.

Salah satu implementasi pengelolaan terpadu dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga melalui unit Fuel Terminal Boyolali dengan program TPS 3R Resik di Desa Butuh. Fasilitas ini mampu mengelola 480 ton sampah per tahun yang berasal dari 310 Kepala Keluarga dan 115 pelaku usaha di sekitar desa. Sistem pengelolaan yang konsisten dan partisipatif tersebut menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp 36 juta per tahun sekaligus memperkuat kualitas kebersihan dan kesehatan lingkungan desa.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga membina 15 Bank Sampah yang mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik. Inisiatif ini membentuk rantai pasok pengolahan sampah organik yang berkelanjutan dengan produk turunan berupa pupuk kompos, eco-enzyme, dan pakan ternak. Program ini berkontribusi dalam mengurangi volume sampah organik, menghasilkan produk ramah lingkungan, membuka peluang usaha lokal, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Dampak pemberdayaan tersebut turut dirasakan oleh program Kampung Pesisir Berdaya yang dijalankan oleh unit Fuel Terminal Medan dimana masyarakat berkomitmen menjaga dan melestarikan wilayah pesisir dengan mengelola Bank Sampah Horas Bah. Kegiatan Bank Sampah Horas Bah ini mampu mengumpulkan hingga 10 ton sampah per tahun dan menghasilkan dampak ekonomi sebesar Rp 1,925 juta per bulan.

“Perubahan tidak datang dari satu orang, tetapi dari keberanian untuk bergerak bersama. Tugas kita adalah menjaga dan melestarikan agar lingkungan serta ekonomi pesisir tetap lestari,” ujar Dian Syahputra, ketua kelompok program Bank Sampah Horas Bah.

Atas konsistensi dan dampak nyata yang dihasilkan, implementasi kedua program tersebut saat ini menjadi kandidat PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pencapaian ini mencerminkan pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan, sekaligus memperlihatkan integrasi kuat antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pelaksanaan TJSL.

Melalui berbagai inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memperluas dampak program pengelolaan sampah sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam memperkuat ketahanan lingkungan dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Pasangan Pengantin Melangsungkan Akad Nikah di Masjid Jami’ Teungku Chik Reubee

1 Juni 2026 - 10:44 WIB

Catatan Halimah Munawir: Wastra Nusantara di Galeri Dewi Motik

31 Mei 2026 - 07:21 WIB

IKA SMA Negeri 1 Takengon Gelar Diskusi Daring Peluang Kuliah S-1 ke Turki

31 Mei 2026 - 06:03 WIB

IPCC Tebar Manfaat Qurban 2026, Perkuat Kepedulian Sosial dan Komitmen Keberlanjutan

30 Mei 2026 - 17:29 WIB

PJBW Pekan ke-77 Gandeng BudayantaraTV, Salurkan Ratusan Paket Makanan bagi Warga Membutuhkan

30 Mei 2026 - 13:51 WIB

Beutong Ateuh Kembali Disorot, Izin Tambang Baru Picu Kekhawatiran di Kawasan Terdampak Banjir Bandang

30 Mei 2026 - 13:47 WIB

Tak Hanya Berbagi Hewan Kurban, IDSurvey Perkuat Standar Sertifikasi Halal Tempat Potong Hewan dan Unggas

30 Mei 2026 - 11:07 WIB

Semangat Kebangkitan Bangsa Dalam Sastra Indonesia Kini

30 Mei 2026 - 05:36 WIB

Catatan Iwan Piliang: Menjaga Persahabatan dan Silaturahmi Lama, Bertemu Demer di Kerobokan Bali

30 Mei 2026 - 05:23 WIB

Deepfake AI dan Disrupsi Dunia Kepenulisan Jadi Sorotan Orasi Budaya di Unand

30 Mei 2026 - 05:09 WIB

Trending di SUMBER DAYA