Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

PERON

Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

badge-check


 Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik Perbesar

BT, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menambah 30 rangkaian KRL baru.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11), sebagai wujud komitmen pemerintah memperkuat layanan transportasi publik yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat.

Prabowo mengungkapkan bahwa pengajuan awal KAI senilai Rp4,8 triliun untuk pengadaan rangkaian baru telah disetujui dan ditingkatkan menjadi Rp5 triliun. Penambahan alokasi ini, kata Presiden, mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujar Presiden Prabowo disambut apresiasi masyarakat, jajaran KAI, Kementerian Perhubungan, dan para pemangku kepentingan yang hadir.

Langkah Strategis Perkuat Transportasi Perkotaan

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pengadaan 30 rangkaian KRL baru tersebut merupakan program tambahan di luar alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN). Program ini, katanya, menjadi sinyal kuat kolaborasi antara pemerintah dan KAI dalam menjaga keberlanjutan layanan angkutan massal perkotaan.

“Dukungan Presiden menjadi momentum penting bagi KAI untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kapasitas layanan. Kebutuhan terkait KRL segera kami kaji dan kami persiapkan agar dapat terealisasi secepatnya. Fokus kami adalah memastikan pelayanan yang lebih andal, selamat, tepat waktu, dan nyaman,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, peningkatan sarana transportasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang terus tumbuh pesat. KRL, menurutnya, tetap menjadi tulang punggung transportasi Jabodetabek, dengan volume pengguna harian yang meningkat seiring pemulihan pascapandemi dan laju urbanisasi.

Jumlah Pengguna Diproyeksi Tembus 490 Juta Penumpang pada 2029

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, pertumbuhan pelanggan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi KAI, jumlah pengguna akan meningkat dari 331,8 juta pelanggan pada 2025 menjadi lebih dari 417 juta pelanggan pada 2029.

Secara keseluruhan, seluruh layanan yang dikelola KAI Commuter, termasuk Jabodetabek, Bandara Soekarno-Hatta, KA Lokal, serta Commuter Line di wilayah Bandung Raya, Yogyakarta, dan Surabaya—diperkirakan naik dari 381,9 juta pelanggan pada 2025 menjadi sekitar 490 juta pelanggan pada 2029.

“Proyeksi pertumbuhan pelanggan tersebut menegaskan bahwa masyarakat akan semakin memilih moda transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama. Tambahan sarana baru akan memperkuat kapasitas, menambah frekuensi perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan karena tidak perlu berdesakan terutama di jam sibuk,” ujar Anne.

KAI Siapkan Langkah Realisasi dan Kajian Teknis

Dengan dukungan pemerintah, KAI akan menyiapkan langkah lanjutan mencakup kajian kebutuhan teknis, strategi pengadaan, dan kesiapan operasional agar pengadaan 30 rangkaian baru dapat segera direalisasikan.

“Sinergi ini menjadi langkah bersama untuk menghadirkan transportasi massal yang modern, aman, dan berkelanjutan. Kami ingin setiap perjalanan dengan kereta menjadi pengalaman yang nyaman dan membanggakan bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pergerakan ekonomi nasional,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen

13 Juli 2026 - 16:23 WIB

5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon

13 Juli 2026 - 15:19 WIB

5 Kereta Api dengan Relasi Terjauh di Indonesia, Ada yang Tempuh Lebih dari 1.000 Kilometer

13 Juli 2026 - 09:29 WIB

KAI Group Layani 7,46 Juta Penumpang Kereta Bandara pada Semester I 2026

12 Juli 2026 - 21:21 WIB

Pergerakan Penumpang Tembus 78 Juta, KAI Kembangkan Peron Jalur 6, 7, dan 8 Stasiun Bogor untuk KRL 12 Kereta

12 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengguna Suite Class Compartment KAI Melonjak 64,76 Persen pada Semester I 2026

12 Juli 2026 - 19:48 WIB

Solusi Semu Modernisasi Pemerintah 42 Juta Warga Jabodetabek Dikepung Rel Tua 101 Tahun

12 Juli 2026 - 19:25 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN

11 Juli 2026 - 17:15 WIB

Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur

11 Juli 2026 - 15:27 WIB

Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026

11 Juli 2026 - 12:51 WIB

Trending di PERON