Menu

Mode Gelap
Catatan Iwan Piliang: Di Balik Pidato Prabowo – Di Antara Omon-Omon dan Upaya Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat Duet Air Kemasan Kuasai 71,6 Persen Pasar AMDK, Pengamat Soroti Potensi Oligopoli BEM-TR Soroti Temuan BPK, Nilai Target Zero Defisit Harus Diiringi Perbaikan Tata Kelola Keuangan Kemendagri dan Pemerintah Aceh Fasilitasi Penyelesaian Batas Wilayah Subulussalam–Aceh Selatan Audi Luncurkan The New Q5 Sportback di Indonesia, Bidik Segmen SUV Premium Rp1,9 Miliar Kejar Cuan Rp100 Triliun, Kemenpora Pangkas 1.440 Pasal untuk Genjot Industri Olahraga

PERON

Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

badge-check


 Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik Perbesar

BT, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menambah 30 rangkaian KRL baru.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11), sebagai wujud komitmen pemerintah memperkuat layanan transportasi publik yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat.

Prabowo mengungkapkan bahwa pengajuan awal KAI senilai Rp4,8 triliun untuk pengadaan rangkaian baru telah disetujui dan ditingkatkan menjadi Rp5 triliun. Penambahan alokasi ini, kata Presiden, mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujar Presiden Prabowo disambut apresiasi masyarakat, jajaran KAI, Kementerian Perhubungan, dan para pemangku kepentingan yang hadir.

Langkah Strategis Perkuat Transportasi Perkotaan

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pengadaan 30 rangkaian KRL baru tersebut merupakan program tambahan di luar alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN). Program ini, katanya, menjadi sinyal kuat kolaborasi antara pemerintah dan KAI dalam menjaga keberlanjutan layanan angkutan massal perkotaan.

“Dukungan Presiden menjadi momentum penting bagi KAI untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kapasitas layanan. Kebutuhan terkait KRL segera kami kaji dan kami persiapkan agar dapat terealisasi secepatnya. Fokus kami adalah memastikan pelayanan yang lebih andal, selamat, tepat waktu, dan nyaman,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, peningkatan sarana transportasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang terus tumbuh pesat. KRL, menurutnya, tetap menjadi tulang punggung transportasi Jabodetabek, dengan volume pengguna harian yang meningkat seiring pemulihan pascapandemi dan laju urbanisasi.

Jumlah Pengguna Diproyeksi Tembus 490 Juta Penumpang pada 2029

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, pertumbuhan pelanggan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi KAI, jumlah pengguna akan meningkat dari 331,8 juta pelanggan pada 2025 menjadi lebih dari 417 juta pelanggan pada 2029.

Secara keseluruhan, seluruh layanan yang dikelola KAI Commuter, termasuk Jabodetabek, Bandara Soekarno-Hatta, KA Lokal, serta Commuter Line di wilayah Bandung Raya, Yogyakarta, dan Surabaya—diperkirakan naik dari 381,9 juta pelanggan pada 2025 menjadi sekitar 490 juta pelanggan pada 2029.

“Proyeksi pertumbuhan pelanggan tersebut menegaskan bahwa masyarakat akan semakin memilih moda transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama. Tambahan sarana baru akan memperkuat kapasitas, menambah frekuensi perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan karena tidak perlu berdesakan terutama di jam sibuk,” ujar Anne.

KAI Siapkan Langkah Realisasi dan Kajian Teknis

Dengan dukungan pemerintah, KAI akan menyiapkan langkah lanjutan mencakup kajian kebutuhan teknis, strategi pengadaan, dan kesiapan operasional agar pengadaan 30 rangkaian baru dapat segera direalisasikan.

“Sinergi ini menjadi langkah bersama untuk menghadirkan transportasi massal yang modern, aman, dan berkelanjutan. Kami ingin setiap perjalanan dengan kereta menjadi pengalaman yang nyaman dan membanggakan bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pergerakan ekonomi nasional,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Gandeng Jaring Esports Nusantara, Delapan Stasiun Disiapkan Jadi Digital Hub dan Arena Esports

2 Juli 2026 - 16:29 WIB

Tiket Diskon Kereta Libur Sekolah Laris, KAI Catat 1,24 Juta Pemesanan dengan Okupansi Tembus 105,75 Persen

2 Juli 2026 - 15:46 WIB

KAI Services Bekali Prama Prami dengan Teknik Sales untuk Dongkrak Penjualan Merchandise di Kereta

2 Juli 2026 - 15:40 WIB

Kereta Petani Pedagang KAI Layani 26.074 Pelanggan di Lintas Rangkasbitung-Merak pada Semester I 2026

2 Juli 2026 - 11:16 WIB

Dukung Transisi Energi, KAI Terapkan Biodiesel B50 pada Seluruh Sarana Diesel

2 Juli 2026 - 09:12 WIB

Semester I 2026, Penumpang KAI Divre III Palembang Tembus 603.967 Orang, Naik 11 Persen

1 Juli 2026 - 15:39 WIB

Kepala Dinas Keuangan Subulussalam Belum Dilantik Meski Lelang Jabatan Selesai, Publik Pertanyakan Alasannya

1 Juli 2026 - 15:34 WIB

HUT ke-23 KAI Services, Program Reska Berbagi Salurkan Bingkisan untuk Pekerja di Jawa dan Sumatera

1 Juli 2026 - 15:27 WIB

KAI Ajak Masyarakat Ciptakan Identitas Baru Lewat IP Contest 2026, Pemenang Bisa Dapat Hadiah Rp50 Juta

30 Juni 2026 - 20:30 WIB

Stasiun JIS Disambut Antusias, Penumpang KRL Tembus 4.200 Orang dalam Sepekan

30 Juni 2026 - 19:37 WIB

Trending di PERON