Menu ✖

Mode Gelap
​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO Aturan Transportasi Berbasis Aplikasi Masuk dalam Revisi UU LLAJ Karhutla Tembus 10 Hektare di Bagendang, Kalteng 30 Hektare Lahan Meikarta Disiapkan untuk Rumah Subsidi

PERON

Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik

badge-check


 Prabowo Dukung Penambahan 30 Rangkaian KRL Baru, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Tingkatkan Layanan Publik Perbesar

BT, Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap rencana PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk menambah 30 rangkaian KRL baru.

Dukungan tersebut disampaikan Presiden saat meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11), sebagai wujud komitmen pemerintah memperkuat layanan transportasi publik yang efisien dan terjangkau bagi masyarakat.

Prabowo mengungkapkan bahwa pengajuan awal KAI senilai Rp4,8 triliun untuk pengadaan rangkaian baru telah disetujui dan ditingkatkan menjadi Rp5 triliun. Penambahan alokasi ini, kata Presiden, mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu,” ujar Presiden Prabowo disambut apresiasi masyarakat, jajaran KAI, Kementerian Perhubungan, dan para pemangku kepentingan yang hadir.

Langkah Strategis Perkuat Transportasi Perkotaan

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa pengadaan 30 rangkaian KRL baru tersebut merupakan program tambahan di luar alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN). Program ini, katanya, menjadi sinyal kuat kolaborasi antara pemerintah dan KAI dalam menjaga keberlanjutan layanan angkutan massal perkotaan.

“Dukungan Presiden menjadi momentum penting bagi KAI untuk mempercepat peningkatan kualitas dan kapasitas layanan. Kebutuhan terkait KRL segera kami kaji dan kami persiapkan agar dapat terealisasi secepatnya. Fokus kami adalah memastikan pelayanan yang lebih andal, selamat, tepat waktu, dan nyaman,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, peningkatan sarana transportasi ini merupakan langkah strategis dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat urban yang terus tumbuh pesat. KRL, menurutnya, tetap menjadi tulang punggung transportasi Jabodetabek, dengan volume pengguna harian yang meningkat seiring pemulihan pascapandemi dan laju urbanisasi.

Jumlah Pengguna Diproyeksi Tembus 490 Juta Penumpang pada 2029

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan, pertumbuhan pelanggan Commuter Line Jabodetabek menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Berdasarkan proyeksi KAI, jumlah pengguna akan meningkat dari 331,8 juta pelanggan pada 2025 menjadi lebih dari 417 juta pelanggan pada 2029.

Secara keseluruhan, seluruh layanan yang dikelola KAI Commuter, termasuk Jabodetabek, Bandara Soekarno-Hatta, KA Lokal, serta Commuter Line di wilayah Bandung Raya, Yogyakarta, dan Surabaya—diperkirakan naik dari 381,9 juta pelanggan pada 2025 menjadi sekitar 490 juta pelanggan pada 2029.

“Proyeksi pertumbuhan pelanggan tersebut menegaskan bahwa masyarakat akan semakin memilih moda transportasi berbasis rel sebagai pilihan utama. Tambahan sarana baru akan memperkuat kapasitas, menambah frekuensi perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan karena tidak perlu berdesakan terutama di jam sibuk,” ujar Anne.

KAI Siapkan Langkah Realisasi dan Kajian Teknis

Dengan dukungan pemerintah, KAI akan menyiapkan langkah lanjutan mencakup kajian kebutuhan teknis, strategi pengadaan, dan kesiapan operasional agar pengadaan 30 rangkaian baru dapat segera direalisasikan.

“Sinergi ini menjadi langkah bersama untuk menghadirkan transportasi massal yang modern, aman, dan berkelanjutan. Kami ingin setiap perjalanan dengan kereta menjadi pengalaman yang nyaman dan membanggakan bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pergerakan ekonomi nasional,” tutup Anne.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra

12 Oktober 2026 - 07:06 WIB

KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO

12 Oktober 2026 - 05:45 WIB

KA Joglosemarkerto Layani 1,10 Juta Pelanggan, Tumbuh 9,73 Persen Sepanjang 2026

12 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Kereta Regional Jadi Pilihan Perjalanan Antarkota, KAI Layani 5,57 Juta Pelanggan

11 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen

10 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Naik JakLingko dari Stasiun MRT Mulai Senin dapat Gunakan Semua Jenis Kartu Uang Elektronik

10 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Pelanggan KA Purwojaya Tembus 408 Ribu, Rute Cilacap–Jakarta Makin Diminati

10 Oktober 2026 - 05:26 WIB

Trending di PERON