Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

PERISTIWA

Rumah Budaya HMA Berbagi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera – Aceh

badge-check


 Rumah Budaya HMA Berbagi untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera – Aceh Perbesar

Wartatrans.com, SUMATERA— Rumah Budaya Halimah Munawir Anwar (HMA) turut mengambil peran dalam upaya berbagi dan pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda Sumatera dan Aceh. Bantuan yang disalurkan bukan semata kebutuhan pokok, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan martabat para penyintas.

Pendiri Rumah Budaya HMA, Halimah Munawir mengatakan bahwa bagi korban yang kehilangan hampir seluruh harta benda, bantuan sekecil apa pun memiliki arti besar. Terutama bagi mereka yang rumahnya hanyut dan hanya tersisa pakaian yang melekat di badan.

Halimah Munawir dan Rumah Budaya

“Bagi orang yang kehilangan segalanya, itu sangat berarti. Apalagi mereka yang rumahnya habis. Kadang hanya baju yang ada di badan,” kata Halimah, Jumat (09/01/2026).

Lebih jauh Halimah menuturkan, bantuan berupa pakaian layak pakai, kain sarung, dan mukena disambut dengan antusias oleh para penyintas.

“Ketika mereka menerima baju, kain sarung, mukena, mereka senang sekali. Ekspresi itu yang membuat kami yakin bantuan ini memang dibutuhkan,” ujar Sastry Bakri, rekan sesama penyair yang menyalurkan bantuan tersebut ke para korban bencana.

Selain bantuan material, Rumah Budaya HMA juga menghadirkan pendekatan kultural dan literasi sebagai bagian dari pemulihan psikososial. Pendekatan ini dirasakan langsung oleh Sastry Bakri, yang turun ke lokasi dan berinteraksi dengan korban.

Penyerahan bantuan.

“Saya merasakannya sendiri karena bertemu langsung dengan korban bencana dan mendengarkan cerita mereka,” kata Sastry.

Dalam pertemuan awal dengan warga huntara, Sastry memperkenalkan bahwa bantuan tersebut berasal dari jejaring penulis, penyair, dan pengusaha yang memiliki kepedulian terhadap korban bencana, yaitu Rumah Budaya HMA.

Dari pertemuan itu kemudian digelar kegiatan sederhana berupa lomba menulis pengalaman para penyintas selama berada di huntara.

“Warga diminta menuliskan pengalaman mereka selama di huntara. Dari kegiatan itu dipilih lima pemenang,” ujar Sastry.

Bantuan sederhana namun penuh arti.

Kelima pemenang tersebut masing-masing menerima amplop berisi uang tunai sebesar Rp. 50 ribu sebagai bentuk apresiasi. Menurut Sastry, para pemenang dipilih bukan semata dari gaya bahasa, tetapi dari kecerdasan mereka merangkai pengalaman dan menjawab pertanyaan melalui tulisan.

“Lima pemenang ini cerdas menjawab dengan tulisan. Itu yang kami apresiasi,” kata Sastry Bakri.

Bagi Rumah Budaya HMA, kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan upaya mengembalikan suara dan kepercayaan diri penyintas bencana. Menulis dipandang sebagai cara untuk menyembuhkan, sekaligus merekam ingatan kolektif atas peristiwa yang mereka alami.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting

25 Agustus 2026 - 16:00 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Trending di PERISTIWA