Menu

Mode Gelap
Proliga 2026 Pekan ke 6 Bojonegoro Mengerucutkan Tim Peserta Babak Final Four Menhub Dudy Sebut Banten Berpotensi Jadi Daerah Lintasan Padat Jawa-Sumatera Ratusan Warga Tonton Film NOEH (Pasung) di RSJ Aceh, Hujan Tak Surutkan Ikhtiar Lawan Stigma ODGJ Citilink Buka 2 Rute Baru Menuju Sumatera via Bandara Halim Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026 Tiga Titik Genangan Air di Jalur KA Daop 4 Semarang, KAI Lakukan Penyesuaian Perjalanan

EKOBIS

Sambut Tahun Baru di Beranda Sumatera, BHC Rayakan Harapan Bersama

badge-check


 Kawasan Bakauheni Harbour City Perbesar

Kawasan Bakauheni Harbour City

Wartatrans.com, BAKAUHENI – Saat sebagian orang menanti detik-detik pergantian tahun dengan hitung mundur dan kembang api, Bakauheni Harbour City (BHC) memilih cara yang lebih bermakna: merayakan kebersamaan.

Di tepian Selat Sunda, ribuan langkah pengunjung bertemu dalam BHC Harbour Fest, sebuah perayaan akhir tahun yang memadukan hiburan, budaya, dan refleksi kemanusiaan.

Digelar 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 di Siger Park, Bakauheni Harbour City, festival ini menjadi ruang perjumpaan antara perjalanan dan pengalaman—sebuah wajah lain dari pelabuhan yang selama ini dikenal sebagai simpul mobilitas.

Melalui BHC Harbour Fest, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) ingin menunjukkan bahwa pelabuhan juga dapat menjadi ruang budaya dan harapan.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, BHC lahir dari keyakinan bahwa infrastruktur publik memiliki makna sosial yang lebih luas.

“Pelabuhan bukan hanya tempat berpindah, tetapi tempat bertemu. Di sinilah perjalanan bersentuhan dengan cerita, dan ekonomi bertemu dengan budaya,” katanya.

Selama sepekan, kawasan BHC dipenuhi ragam aktivitas: pertunjukan musik lintas generasi, atraksi budaya Lampung, hingga Festival Kuliner yang menghadirkan sekitar 30 pelaku UMKM lokal.

Aroma masakan khas Lampung Selatan menyatu dengan semilir angin laut, sementara Menara Siger berdiri sebagai latar yang mengikat suasana—simbol perjumpaan antara tradisi dan masa depan.

Namun BHC Harbour Fest tidak semata tentang kemeriahan.

Menjelang malam pergantian tahun, suasana bergeser menjadi lebih hening. Di tengah sorak gembira, ASDP mengajak pengunjung untuk mengingat saudara-saudara yang tengah diuji bencana banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sibolga.

Refleksi ini menjadi pengingat bahwa pergantian tahun juga adalah momen berbagi empati.

Malam puncak 31 Desember dibuka dengan pemutaran video kaleidoskop perjalanan BHC.

Tausyiah bertema Harapan Baru di Beranda Sumatra kemudian mengalir lewat nada dan dakwah KH Yani, diiringi Kampoeng Nasyid Lampung.

Pesan disampaikan ringan, jenaka, namun menyentuh—mengajak hadirin menutup tahun dengan rasa syukur. Tausyiah Ustaz Akri Patrio dan doa bersama menjadi penutup refleksi spiritual malam itu.

Sebagai perpanjangan kepedulian, ASDP membuka Stand Donasi BHC selama festival berlangsung.

Pengunjung diajak menyisihkan sebagian kebahagiaan untuk membantu mereka yang terdampak bencana.

Di tepi laut Bakauheni, pergantian tahun dirayakan bukan hanya dengan cahaya dan musik, tetapi juga dengan empati.

Di Beranda Sumatera, tahun ditutup dengan satu pesan sederhana: harapan tumbuh ketika perjalanan, budaya, dan kemanusiaan dipertemukan. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sukses Kelola Komunikasi Berdampak, PNM Raih Tiga Penghargaan PR Indonesia Awards 2026

16 Februari 2026 - 14:24 WIB

Mudahkan Manasik Jemaah Haji Aceh, Wamenhaj Resmikan Pesawat Hibah Garuda

15 Februari 2026 - 19:34 WIB

Ini Alasan SKB Pembatasan Angkutan Barang Telah Disahkan Pemerintah

15 Februari 2026 - 12:53 WIB

Menhub Dudy Tegaskan Pembatasan Operasional Angkutan Barang Penting untuk Keselamatan

15 Februari 2026 - 12:49 WIB

IPC TPK Catat Kinerja Positif Bongkar Muat di Awal Tahun 2026

15 Februari 2026 - 08:25 WIB

Trending di ANJUNGAN