Menu

Mode Gelap
KAI Dapat Kuota BBM Subsidi 214,3 Juta Liter untuk Operasional 2026: Perkuat Layanan Penumpang dan Distribusi Logistik Kecelakaan di JPL 105 Saradan–Bagor Ganggu 5 Perjalanan Kereta, KAI Ingatkan Disiplin Berlalu Lintas KAI Commuter Catat Tren Positif Pengguna Green Line, Stasiun Jatake Sumbang Rata-rata 1.221 Pengguna per Hari Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dan KSOP Tanjung Perak Tingkatkan Kecepatan Layanan Kapal Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Polres Priok Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama Jurnalis Jakarta Utara

PERON

Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

badge-check


 Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Dalam rangka memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik, anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menunjukkan peran strategisnya melalui pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa. Pengiriman ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat pada masa angkutan puncak tersebut.

Pengiriman dilakukan melalui layanan KALOG Pro pada segmen Project Logistics yang secara khusus memiliki kapabilitas dalam penanganan pengiriman kebutuhan logistik heavy cargo. Sebanyak 12 unit lokomotif tipe CC 206 dengan total bobot mencapai 1.056 ton, di mana setiap unit memiliki berat sekitar 88 ton dikirim secara bertahap dengan perencanaan teknis yang komprehensif serta koordinasi lintas fungsi yang terintegrasi.

Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyampaikan bahwa pengiriman ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung dan menjadi ekosistem dalam penyelenggaraan angkutan lebaran yang andal. “Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat. Dengan bobot dan nilai aset yang signifikan, setiap tahapan dirancang secara presisi untuk menjamin keamanan dan ketepatan waktu,” ujarnya.

Fahdel menjelaskan, “distribusi lokomotif dimulai sejak 18 Februari 2026, dengan rute pengiriman dari Depo Gerbong Rejosari Divre IV Tanjungkarang menuju Stasiun JICT wilayah Daop 1 Jakarta. Proses pengiriman ditargetkan selesai sesuai rencana operasional, dengan peluang percepatan melalui pola kerja yang optimal dan efisien.”

Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), KAI Logistik mampu mengintegrasikan skema multimoda dalam proses distribusi. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilihan moda transportasi yang paling efektif, mulai dari pengangkutan menggunakan kereta api hingga trucking, termasuk penggunaan trailer untuk gerbong datar serta truk multi axle untuk pengiriman lokomotif. Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung.

Kepercayaan dalam pengiriman ini juga melanjutkan rekam jejak positif perusahaan setelah sebelumnya berkontribusi dalam pengiriman sarana perkeretaapian sejumlah 7 lokomotif pada periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026. “Kepercayaan berkelanjutan ini menjadi bukti kapabilitas kami dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tambah Fahdel.

Dalam pelaksanaannya, KAI Logistik mengerahkan tim ahli tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok dan pengelolaan pengiriman untuk memastikan setiap tahap berjalan sesuai prosedur. Seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi sebagai langkah mitigasi risiko atas barang bernilai tinggi, serta diawasi melalui mekanisme joint inspection saat keberangkatan dan penerimaan guna memastikan kondisi lokomotif tetap sesuai standar.

“Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, KAI Logistik akan terus berkomitmen menghadirkan layanan logistik yang aman, tepat waktu, dan bernilai tambah. Sinergi ini diharapkan semakin memperkuat kesiapan operasional Angkutan Lebaran 2026, sehingga mobilitas masyarakat selama periode tersebut dapat berlangsung lancar, aman, dan optimal,” tutup Fahdel.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Dapat Kuota BBM Subsidi 214,3 Juta Liter untuk Operasional 2026: Perkuat Layanan Penumpang dan Distribusi Logistik

26 Februari 2026 - 05:37 WIB

Kecelakaan di JPL 105 Saradan–Bagor Ganggu 5 Perjalanan Kereta, KAI Ingatkan Disiplin Berlalu Lintas

26 Februari 2026 - 05:29 WIB

KAI Commuter Catat Tren Positif Pengguna Green Line, Stasiun Jatake Sumbang Rata-rata 1.221 Pengguna per Hari

26 Februari 2026 - 02:00 WIB

Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dan KSOP Tanjung Perak Tingkatkan Kecepatan Layanan Kapal

25 Februari 2026 - 21:55 WIB

IPC TPK Tambah Reach Stacker, Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur

25 Februari 2026 - 21:14 WIB

Menhub Dudy: Perkiraan Pemudik dari Sumsel Capai 3,87 Juta Orang

25 Februari 2026 - 14:52 WIB

Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai Dijual 25 Februari 2026, Tambah Kapasitas dan Kenyamanan Layanan Lebaran 2026

25 Februari 2026 - 14:50 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Catat 532 Ribu Tiket Lebaran Terjual, 103 Ribu Kursi Masih Tersedia

25 Februari 2026 - 14:35 WIB

DPRD Barru Dorong Penerapan Timbangan di Pelabuhan Garongkong, Pelindo Regional 4 Siap Berkolaborasi

25 Februari 2026 - 13:32 WIB

InJourney Hospitality Ajak Maknai Hari Raya Nyepi dengan Menginap Eksklusif di Bali

25 Februari 2026 - 13:10 WIB

Trending di EKOBIS