Menu ✖

Mode Gelap
Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

PERON

Stasiun Gundih Jadi Penghubung Warga, Mobilitas di Grobogan Terus Meningkat

badge-check


 Stasiun Gundih Jadi Penghubung Warga, Mobilitas di Grobogan Terus Meningkat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Pergerakan masyarakat terus bertambah seiring aktivitas sehari-hari yang semakin padat. Banyak orang bepergian untuk bekerja, berdagang, sekolah, atau keperluan lain. Dalam kondisi ini, kereta api menjadi pilihan karena waktu tempuhnya jelas, nyaman, dan menghubungkan banyak daerah.

Di jalur tengah Jawa, Stasiun Gundih menjadi salah satu titik penting yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Pada triwulan I 2026, tercatat 10.530 pelanggan naik dan 11.161 pelanggan turun di stasiun ini. Jumlah ini naik 10,05% dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan bahwa semakin banyak warga menggunakan kereta api untuk beraktivitas.

Kondisi tersebut sejalan dengan karakter masyarakat di Kabupaten Grobogan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Grobogan tahun 2024 sebagai rilis terbaru, jumlah penduduk mencapai lebih dari 1,4 juta jiwa, dengan dominasi usia produktif. Sebagian besar bekerja di sektor pertanian, perdagangan, dan jasa. Aktivitas ini membutuhkan sarana transportasi yang mudah agar pekerjaan dan usaha tetap berjalan lancar.

Dalam konteks ini, Stasiun Gundih memiliki peran penting. Letaknya berada di jalur yang menghubungkan Semarang, Solo, dan Surabaya. Sejak lama, stasiun ini menjadi titik pertemuan perjalanan. Kini, fungsinya semakin terasa melalui layanan KA Banyubiru.

KA Banyubiru melayani relasi Semarang Tawang – Solo Balapan dengan tarif Rp40.000. Waktu tempuhnya sekitar dua jam. Layanan ini memberi pilihan perjalanan yang terjangkau dan pasti bagi masyarakat yang ingin bepergian antarkota.

Dengan adanya layanan ini, warga Grobogan dapat pergi ke Semarang atau Solo untuk bekerja, belajar, atau berobat dengan lebih mudah. Sebaliknya, masyarakat dari kota juga bisa datang ke wilayah Gundih untuk menikmati Waduk Kedung Ombo, hutan jati Geyer, hingga kuliner khas daerah sekitar.

Perjalanan yang semakin mudah membuat aktivitas ekonomi ikut bergerak. Peluang usaha terbuka, dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk beraktivitas. Waktu perjalanan yang jelas juga membantu masyarakat mengatur kegiatan sehari-hari.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa layanan kereta api terus dikembangkan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

“KA Banyubiru membantu masyarakat melakukan perjalanan jarak dekat dan menengah dengan lebih mudah. Hal ini membuat banyak daerah tetap terhubung dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ujar Anne.

Di sisi lain, Stasiun Gundih tetap mempertahankan nilai sejarahnya. Bangunan lama dari kayu jati masih terawat. Suasana di sekitar stasiun yang dikelilingi hutan memberi pengalaman perjalanan yang tenang dan menyenangkan.

“Kehadiran kereta api di Stasiun Gundih menunjukkan bahwa perjalanan memberi dampak luas bagi masyarakat. Akses terhadap pekerjaan semakin terbuka, peluang usaha berkembang, dan hubungan antarwilayah terasa dekat,” tutup Anne. (fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel

29 September 2026 - 23:36 WIB

Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan

29 September 2026 - 23:20 WIB

KAI Tegaskan Rekomendasi KNKT Tak Berhenti di Dokumen, Diterapkan di Lapangan

29 September 2026 - 20:24 WIB

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Trending di PERISTIWA