Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan ketersediaan tiket kereta api (KA) jarak jauh keberangkatan dari Jakarta pada masa Angkutan Lebaran 2026 masih cukup banyak, khususnya untuk periode arus balik hingga 1 April 2026.
Berdasarkan data per 27 Maret 2026 pukul 09.00, total kapasitas tempat duduk KA jarak jauh selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026 mencapai 1.083.674 kursi, dengan tingkat okupansi rata-rata sebesar 81 persen. Dengan demikian, masih tersedia sekitar 168.816 tempat duduk, terutama untuk keberangkatan pada 27 Maret hingga 1 April 2026.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan masyarakat yang belum memiliki tiket tidak perlu khawatir karena peluang untuk mendapatkannya masih terbuka.
“Secara umum, ketersediaan tiket KA masih cukup banyak, khususnya pada periode arus balik. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman,” ujar Franoto.
KAI mencatat, volume keberangkatan penumpang pada periode arus balik cenderung lebih landai dibandingkan masa mudik. Pada 27 Maret 2026, jumlah penumpang berangkat tercatat sebanyak 31.683 orang dan diperkirakan akan terus bergerak dinamis hingga 1 April 2026.
Sementara itu, puncak penjualan tiket terjadi pada periode mudik 11–20 Maret 2026 dengan total 483.389 tiket terjual. Kondisi ini membuat ketersediaan kursi untuk perjalanan pasca-Lebaran masih relatif banyak.
KAI juga memastikan tiket masih tersedia di berbagai kelas layanan. Untuk periode 27 Maret hingga 1 April 2026, sisa tempat duduk terdiri dari 101.698 kursi kelas eksekutif, 58.725 kursi ekonomi komersial, dan 8.393 kursi ekonomi PSO.
Selain itu, KAI menghadirkan promo “Silaturahmi” dengan potongan harga hingga 20 persen untuk kelas eksekutif, berlaku untuk keberangkatan 25 Maret hingga 1 April 2026. Promo ini tersedia pada 61 perjalanan KA dari Stasiun Gambir dan Pasarsenen.
Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 1 Jakarta telah melayani ratusan ribu pelanggan. Pada periode mudik, tercatat sebanyak 483.389 penumpang berangkat, dengan puncak tertinggi pada 18 Maret 2026 mencapai 53.576 penumpang.
Memasuki arus balik, volume kedatangan penumpang juga cukup tinggi, didominasi dari kota tujuan seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, dan Bandung.
Untuk menjaga kualitas layanan, KAI menghadirkan berbagai peningkatan, antara lain customer service mobile, penambahan petugas kebersihan dan keamanan, program aktivitas anak dan stasiun tematik Lebaran, serta dukungan pengamanan dari TNI/Polri.
KAI mengimbau masyarakat untuk segera memesan tiket melalui kanal resmi, datang ke stasiun 30 hingga 60 menit sebelum keberangkatan, serta memanfaatkan promo yang masih berlangsung.
“Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran. Dengan tiket yang masih tersedia, kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan arus balik dengan kereta api yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Franoto.(fahmi)































