Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Langsa Sita Rp250,9 Juta, Pulihkan Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan dan Drainase Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta KAI Luncurkan Nusantara Explorer, Perjalanan Premium yang Membawa Cerita Indonesia di Atas Rel Direktur Utama KAI: 81 Tahun Perjalanan Kereta Api Indonesia Berawal dari Sejarah, Bergerak Menuju Masa Depan Pelindo Solusi Digital dan Surveyor Indonesia Perkuat Kolaborasi Digital untuk Ekosistem Maritim Perkuat Ekonomi Pesisir, Terminal Teluk Lamong Raih Penghargaan CSR & PDB Awards 2026

JALUR

TransJakarta Tata Feeder Rusun, Efisiensi Jadi Strategi Jaringan

badge-check


 Layanan TransJakarta Perbesar

Layanan TransJakarta

Wartatrans.com, JAKARTA – TransJakarta mulai menata layanan feeder rumah susun (rusun) sejak Sabtu (26/9/2026) dengan menggabungkan sejumlah rute yang berdekatan secara geografis dan operasional.

Penataan dilakukan tanpa mengurangi total armada, dengan sebagian armada dialihkan untuk memperkuat layanan yang dipertahankan.

Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transportasi Jakarta Ayu Wardhani mengatakan, penyesuaian tersebut ditujukan untuk menyelaraskan kebutuhan mobilitas warga dengan efisiensi operasional armada.

“Penyesuaian layanan ini merupakan langkah strategis Transjakarta dalam menyelaraskan kebutuhan mobilitas masyarakat dengan efisiensi operasional armada. Kami memastikan pelanggan di area rusun tetap mendapatkan akses transportasi yang mudah, cepat, dan terintegrasi,” ujar Ayu, Senin (28/9/2026).

Perubahan mencakup penggabungan rute 9F dan 3C yang melayani Rusun Kapuk Muara serta Rusun Tambora. Rute 12H dan 12C juga digabung untuk melayani Rusun Waduk Pluit dan Rusun Penjaringan, sedangkan 10A ditutup dengan layanan dialihkan melalui 12F dan JAK.15.

Armada dari 10A dipindahkan untuk memperkuat 12F, terutama menjaga headway dan kapasitas layanan.

“Meski ada penggabungan dan penutupan rute tertentu, kami pastikan jumlah armada tidak dikurangi. Bahkan, kami menyediakan penugasan armada khusus yang memulai titik pemberangkatan langsung dari masing-masing rusun untuk menjamin kelancaran aktivitas harian warga,” lanjutnya.

Perspektif independen menempatkan akses sebagai parameter penting dalam penataan transportasi.

Pengamat transportasi dan Dewan Penasihat MTI Djoko Setijowarno menyebut, keterbatasan angkutan umum di kawasan permukiman berdampak terhadap biaya hidup, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan.

“Absennya fasilitas angkutan umum di kawasan perumahan berdampak langsung pada biaya hidup, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan,” kata Djoko, Jumat (25/9/2026).

Karena itu, keberhasilan penataan feeder rusun tidak cukup dilihat dari jumlah rute yang digabung atau armada yang dialihkan.

Ukuran berikutnya adalah waktu tunggu, kapasitas, waktu perjalanan, kebutuhan transfer, dan kemampuan warga mempertahankan pola mobilitas sehari-hari.

Bila indikator tersebut terjaga, efisiensi jaringan dapat berjalan tanpa menghilangkan fungsi feeder sebagai penghubung kawasan hunian dengan jaringan transportasi utama. (Artha Tidar)

Baca Lainnya

DAMRI Hadirkan Promo Early Booking, Pesan Tiket Lebih Awal Makin Hemat

29 September 2026 - 22:50 WIB

Komisi Informasi Pusat Tekankan Hak Tahu Masyarakat di Tengah Polemik Desil

29 September 2026 - 08:13 WIB

LABA Masuk BaaS Truk Listrik, Modal Awal Jadi Tantangan

27 September 2026 - 15:47 WIB

Korlantas Luncurkan STNK Digital

26 September 2026 - 22:18 WIB

Transportasi Umum Diusulkan Jadi Syarat Pembangunan Perumahan

26 September 2026 - 22:13 WIB

Ditjen Hubud Tegaskan Pengawasan 3 Lapis dan Kesiapsiagaan Bencana

26 September 2026 - 15:04 WIB

KAI Amankan Aset Dekat Stasiun Depok, Lapak Dibongkar Pemilik

24 September 2026 - 19:58 WIB

Dampak Aksi Unjuk Rasa, 8 Layanan TransJakarta Disesuaikan

24 September 2026 - 16:16 WIB

KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan

23 September 2026 - 21:35 WIB

Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal Pascabanjir

23 September 2026 - 11:45 WIB

Trending di JALUR