Menu

Mode Gelap
Kuliner Kereta Hadirkan Menu Takjil Khusus Berbuka Puasa Selama Ramadan 574 Ribu Tiket Lebaran 2026 Terjual dari Gambir dan Pasar Senen, 86 Ribu Kursi Masih Tersedia Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel untuk Personal dan Korporasi Tadarus Puisi HSBI: Merawat Kata di Bulan Luka Konsisten Taat Pajak, SPJM Kembali dapat Apresiasi dari DJP Sulselbartra

NASIONAL

Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka

badge-check


 Update Bencana Aceh Tamiang, 101 Orang Meninggal dan 18 Luka-luka Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang berdampak luas terhadap penduduk dan infrastruktur.

Berdasarkan laporan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Badan Tropis Senyar, tercatat sebanyak 101 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut.

Data sementara yang diperbarui pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 18.00 WIB mencatat, bencana ini berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang. Selain korban jiwa, ribuan warga turut terdampak dan harus mengungsi.

Sebanyak 1.666 kepala keluarga atau 7.206 jiwa tercatat mengungsi di 72 titik pengungsian yang tersebar di sejumlah wilayah. Sementara itu, 73.444 kepala keluarga atau 289.161 jiwa lainnya terdampak namun tidak mengungsi.

Dampak kerusakan juga terjadi pada berbagai fasilitas umum dan permukiman warga. Tercatat 37.888 unit rumah terdampak dengan rincian rusak berat, rusak sedang, rusak ringan, hingga terendam banjir. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada 723 kilometer jalan, 31 unit jembatan, serta 192 fasilitas layanan kesehatan.

Sektor ekonomi masyarakat turut terdampak signifikan. Lahan sawah seluas 7.529 hektare, kebun 713 hektare, serta perkebunan 430,5 hektare dilaporkan terdampak. Di sektor peternakan, sebanyak 137.094 ekor ternak turut terkena dampak bencana.

Kerusakan juga dilaporkan pada bangunan ruko dan kios, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, serta 724 sarana ibadah dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama unsur terkait masih terus melakukan penanganan darurat, pendataan lanjutan, serta penyaluran bantuan bagi para korban. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Aceh Tamiang.(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Konsisten Taat Pajak, SPJM Kembali dapat Apresiasi dari DJP Sulselbartra

2 Maret 2026 - 10:28 WIB

Ada Konflik di Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

1 Maret 2026 - 15:10 WIB

Menag ‘Kepeleset’ Bicara dan Minta Maaf: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

1 Maret 2026 - 09:32 WIB

FIFGROUP Raih Dua Penghargaan Bergengsi dari Warta Ekonomi, Tegaskan Kekuatan Transformasi dan Keunggulan Syariah

28 Februari 2026 - 21:59 WIB

KAI Logistik Tingkatkan Kapasitas Bisnis di Tahun 2026, Bidik Rp 2,47 Triliun Pendapatan

28 Februari 2026 - 05:43 WIB

IPC TPK Perkuat Kemandirian Generasi Muda Pesisir Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital

28 Februari 2026 - 05:23 WIB

Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail

27 Februari 2026 - 19:56 WIB

Angkutan Lebaran 2026: Perkuat Layanan dan Koordinasi, Pelindo Regional 4 Siap Optimalkan Operasional Pelabuhan

27 Februari 2026 - 18:42 WIB

Kembali Sediakan Mudik Gratis 2026, Pelindo Sinergi Lokaseva Siap Antarkan Pemudik dengan Aman & Nyaman

27 Februari 2026 - 17:54 WIB

Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

27 Februari 2026 - 10:31 WIB

Trending di ANJUNGAN