Menu ✖

Mode Gelap
Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis KAI Daop 1 Jakarta Imbau Penumpang KA Tiba di Stasiun 1 Jam Sebelum Berangkat KPK Mengonfirmasi Clue Pejabat Jateng yang Kena OTT di Klaten adalah Ahmad Luthfi.

TEKNOLOGI

Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

badge-check


 Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat standar layanan perusahaan melalui implementasi Integrated Management System (IMS) berbasis platform digital terintegrasi. Inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan fondasi tata kelola perusahaan yang telah dijalankan secara konsisten, sejalan dengan proses transformasi yang kini ditandai dengan perubahan nama perusahaan menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

Sebagai bagian dari tahap awal implementasi, SPSL telah menyelenggarakan Pelatihan aplikasi Integrated Management System (IMS) pada 21–22 Januari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan teknis kepada pegawai SPSL terkait penerapan IMS, termasuk dalam penyusunan dan pengelolaan dokumen sistem manajemen yang terintegrasi.

SVP Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa IMS merupakan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Implementasi IMS diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta menjamin keberlanjutan operasional berbasis sistem manajemen terintegrasi yang lebih efektif dan efisien,” ujar Dewi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penerapan IMS juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam penguatan reformasi tata kelola dan sistem birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

“Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh proses bisnis dapat berjalan lebih tertib, terdokumentasi, dan terukur. Hal ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat akuntabilitas perusahaan,” tambahnya.

Melalui implementasi IMS dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen membangun fondasi manajemen yang andal sebagai bagian dari transformasi perusahaan dalam memperkuat peran sebagai subholding pendukung ekosistem pelabuhan dan logistik nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Mantap, 2 Lintasan Utama ASDP Layani 33 Juta Penumpang Sepanjang 2025

16 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Baketrans Rumuskan Prioritas Kebijakan Transportasi Nasional

16 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

15 Oktober 2026 - 23:04 WIB

DAMRI Perkuat Kompetensi Kapten Bus melalui Pelatihan Berkelanjutan

15 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Hingga September 2026, Jasa Raharja Salurkan Santunan Korban Kecelakaan Rp2,19 Triliun

15 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

KAI Services Perluas Pasar Kuliner Kereta Lewat Pameran Pangan Nusa 2026

15 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Peduli Pendidikan, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Beasiswa untuk 50 Peserta Didik

15 Oktober 2026 - 19:55 WIB

Trending di ANJUNGAN