Menu

Mode Gelap
Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur KAI Commuter Integrasikan Stasiun Karet-BNI City mulai 1 September Pengguna Capai 242,9 Juta, KAI Commuter Perkuat Integrasi Stasiun dan Antarmoda Pelayanan dengan Hati Bawa Prama KAI Services Iwan Kurniawan Raih SPARK Agustus 2026

TEKNOLOGI

Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi

badge-check


 Kuatkan Standar Layanan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Digitalisasi Sistem Manajemen Terintegrasi Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat standar layanan perusahaan melalui implementasi Integrated Management System (IMS) berbasis platform digital terintegrasi. Inisiatif ini merupakan bagian dari penguatan fondasi tata kelola perusahaan yang telah dijalankan secara konsisten, sejalan dengan proses transformasi yang kini ditandai dengan perubahan nama perusahaan menjadi PT Pelindo Sinergi Lokaseva.

Sebagai bagian dari tahap awal implementasi, SPSL telah menyelenggarakan Pelatihan aplikasi Integrated Management System (IMS) pada 21–22 Januari 2026 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan teknis kepada pegawai SPSL terkait penerapan IMS, termasuk dalam penyusunan dan pengelolaan dokumen sistem manajemen yang terintegrasi.

SVP Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Sinergi Lokaseva, Dewi Fitriyani, menyampaikan bahwa IMS merupakan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang adaptif dan berorientasi pada keberlanjutan.

“Implementasi IMS diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan serta menjamin keberlanjutan operasional berbasis sistem manajemen terintegrasi yang lebih efektif dan efisien,” ujar Dewi.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa penerapan IMS juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam penguatan reformasi tata kelola dan sistem birokrasi yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.

“Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh proses bisnis dapat berjalan lebih tertib, terdokumentasi, dan terukur. Hal ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat akuntabilitas perusahaan,” tambahnya.

Melalui implementasi IMS dan penguatan kapasitas sumber daya manusia, PT Pelindo Sinergi Lokaseva berkomitmen membangun fondasi manajemen yang andal sebagai bagian dari transformasi perusahaan dalam memperkuat peran sebagai subholding pendukung ekosistem pelabuhan dan logistik nasional.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

31 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Kapal Perintis: Primadona Transportasi di Indonesia Timur

31 Agustus 2026 - 21:04 WIB

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

ASDP Perkuat Kesiapsiagaan ABK Portlink II Hadapi Keadaan Darurat

31 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Pelindo, KSOP, dan Pelni Kolaborasi Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

31 Agustus 2026 - 17:48 WIB

FIFGROUP Raih Indonesia Best Multifinance Awards 2026

31 Agustus 2026 - 17:41 WIB

Pelindo Regional 2 Bersama BNN Jakarta Utara Dorong Pelajar SMAN 80 Jakarta Jadi Generasi Bersih Narkoba

31 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Uji Coba Optimalisasi EAZI di TPK Berlian Berhasil Pangkas Waktu Pergantian Kapal Menjadi 29 Menit

31 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Gandeng Berbagai Pihak, PSM Dorong Pemulihan dan Kebangkitan Pascabencana NTT

31 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Bandara Soekarno-Hatta Masuk 10 Besar Dunia versi APH, Banyak Pilihan Kulinernya!

31 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Trending di BANDARA