Menu

Mode Gelap
Eks Bassist Zivilia Gabung The Orion, Formasi Baru Siap Tancap Gas dengan Tiga Single Bupati Banggai Mangkir Lagi, PTUN Palu Siapkan Tahapan Eksekusi 6 Kades KGP Menyusuri Pelosok Gayo, dari Pipa Air hingga Seragam Pramuka Pelaku Usaha Makin Selektif Pilih Mal MK Pulihkan Aturan Anti-Evergreening, Batasi Celah Perpanjangan Paten Obat Stasiun Karet Ditutup Mulai 1 September, Penumpang KRL Dialihkan ke BNI City

PERISTIWA

Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi

badge-check


 Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 86 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Data sementara Pos Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, bencana berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut. Hingga saat ini, proses pendataan dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, bencana juga berdampak besar terhadap penduduk. Sebanyak 150.484 jiwa dari 36.849 kepala keluarga terpaksa mengungsi dan tersebar di 609 titik pengungsian. Sementara itu, 145.891 jiwa dari 38.261 kepala keluarga tercatat terdampak namun tidak mengungsi.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan cukup signifikan. Sebanyak 21.611 rumah terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan, mulai dari rusak berat hingga rusak ringan. Selain itu, kerusakan terjadi pada fasilitas kesehatan, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, jembatan, jalan, hingga sarana ibadah.

Sektor perekonomian dan mata pencaharian masyarakat turut terdampak. Ribuan hektare lahan pertanian, perkebunan, perikanan, dan persawahan dilaporkan terendam, serta ratusan ekor ternak terdampak akibat bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Posko Tanggap Darurat menyatakan penanganan darurat masih difokuskan pada evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan akibat bencana.

Hingga saat ini, kondisi masih terus dipantau mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memperparah situasi di wilayah terdampak.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

13 Hari Hilang di Laut, Awak KM El Malika Ditemukan Selamat di Palau

31 Agustus 2026 - 20:00 WIB

9.870 Gempa Susulan Flores, Ada Sumber di Luar Sesar Utama

31 Agustus 2026 - 08:58 WIB

Gubernur Jateng Mengingatkan DCF 2026 Agar Menjaga Identitas Daerah

30 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Bupati Aceh Tengah Temukan Siswa SMKN 1 Takengon Main Domino dan Merokok Saat Jam Belajar

28 Agustus 2026 - 20:15 WIB

KKP Tangkap Kapal Diduga Pelaku Bom Ikan di Perairan Spermonde

28 Agustus 2026 - 13:48 WIB

KPK Geledah Dua Kantor Pemkab Bogor, Dugaan Pemotongan Upah Pungut Jadi Sorotan

27 Agustus 2026 - 17:27 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor

25 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Kebakaran Hutan Dan Lahan Di Kalimantan Makin Meluas, Presiden Prabowo Turun Tangan

23 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Pascagempa, Kemenkes Siapkan Rumkitlap di Flores dengan 100 Tempat Tidur

21 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Trending di NASIONAL