Menu

Mode Gelap
KA Batara Kresna Jadi Pilihan Wisata Akhir Pekan dari Solo ke Wonogiri, Tarif Rp4.000 KAI Wisata Gandeng Jakarta Infrastruktur Propertindo, Hadirkan Integrasi Transportasi Wisata dan Media Iklan Digital Meningkat, Pengguna Commuter Line Jabodetabek Tembus 86,8 Juta pada Triwulan I 2026 Dica Melo Sukses Sebagai Brand Ambassador, Kembali Dikontrak Meinl. Jumat Berkah di Tanjung Priok: Wujud Kepedulian Polri Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat KA Blora Jaya Tumbuh 72,76% pada Triwulan I 2026, Perjalanan yang Menghubungkan Harapan Banyak Masyarakat

PERISTIWA

Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi

badge-check


 Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 86 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Data sementara Pos Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, bencana berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut. Hingga saat ini, proses pendataan dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, bencana juga berdampak besar terhadap penduduk. Sebanyak 150.484 jiwa dari 36.849 kepala keluarga terpaksa mengungsi dan tersebar di 609 titik pengungsian. Sementara itu, 145.891 jiwa dari 38.261 kepala keluarga tercatat terdampak namun tidak mengungsi.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan cukup signifikan. Sebanyak 21.611 rumah terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan, mulai dari rusak berat hingga rusak ringan. Selain itu, kerusakan terjadi pada fasilitas kesehatan, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, jembatan, jalan, hingga sarana ibadah.

Sektor perekonomian dan mata pencaharian masyarakat turut terdampak. Ribuan hektare lahan pertanian, perkebunan, perikanan, dan persawahan dilaporkan terendam, serta ratusan ekor ternak terdampak akibat bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Posko Tanggap Darurat menyatakan penanganan darurat masih difokuskan pada evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan akibat bencana.

Hingga saat ini, kondisi masih terus dipantau mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memperparah situasi di wilayah terdampak.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bersama Rumah Aksara, Guru SMA Asah Kompetensi Menulis di Perpustakaan Bogor

17 April 2026 - 11:04 WIB

Helikopter Jatuh di Sekadau, Seluruh Penumpang Dilaporkan Tewas

17 April 2026 - 10:42 WIB

Di Tengah Konflik Timur Tengah, Partai Demokrat Berikan Bansos Hasil Lelang Lukisan SBY

14 April 2026 - 07:20 WIB

Kecelakaan Berulang di Silayur, Wali Kota Semarang Menyalahkan Tata Ruang dan Ujungnya Pengadaan Proyek

11 April 2026 - 12:28 WIB

Wakil Bupati Kudus Bellinda Mengangkat Adik Mendikdasmen Sebagai ‘Anak Buahnya’

7 April 2026 - 18:38 WIB

Disbud DKI Hadirkan Atraksi Betawi Buka Palang Pintu di Karate Championship KASAL Cup V 2026

6 April 2026 - 07:56 WIB

Hujan Es Hantam Atu Lintang, Puluhan Hektare Kebun dan Rumah Warga Rusak

4 April 2026 - 23:16 WIB

Tiga Titik Tanggul Sungai Tuntang di Demak Jebol Sekaligus, Empat Kecamatan Terendam Air

4 April 2026 - 17:52 WIB

Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil

3 April 2026 - 13:42 WIB

Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG

2 April 2026 - 10:06 WIB

Trending di PERISTIWA