Menu

Mode Gelap
KAI Layani 1,4 Juta Pelanggan Selama Libur Panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila ASDP Sukses Layani Mobilitas 804.195 Penumpang di Libur Panjang Idul Adha dan Hari Kesaktian Pancasila Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 588 Ribu Penumpang KAJJ Libur Panjang, Stasiun Bogor dan Jakarta Kota Jadi Tujuan Favorit Wisatawan Pengguna Commuter Line Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Sambut Positif Rencana Pameran “Ja Kartun” dalam Rangka HUT Jakarta KAI Percepat Pengembangan Stasiun Bogor, Siapkan Operasional KRL 12 Kereta

PERISTIWA

Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi

badge-check


 Update Banjir Aceh Tamiang, 86 Orang Meninggal Dunia dan 150.484 Warga Mengungsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang menelan korban jiwa. Hingga Sabtu (20/12/2025) pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 86 orang meninggal dunia dan 18 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Data sementara Pos Komando Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Aceh Tamiang mencatat, bencana berdampak pada 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut. Hingga saat ini, proses pendataan dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Selain korban jiwa, bencana juga berdampak besar terhadap penduduk. Sebanyak 150.484 jiwa dari 36.849 kepala keluarga terpaksa mengungsi dan tersebar di 609 titik pengungsian. Sementara itu, 145.891 jiwa dari 38.261 kepala keluarga tercatat terdampak namun tidak mengungsi.

Kerusakan infrastruktur dan fasilitas umum juga dilaporkan cukup signifikan. Sebanyak 21.611 rumah terdampak dengan berbagai tingkat kerusakan, mulai dari rusak berat hingga rusak ringan. Selain itu, kerusakan terjadi pada fasilitas kesehatan, perkantoran, pasar, sarana pendidikan, jembatan, jalan, hingga sarana ibadah.

Sektor perekonomian dan mata pencaharian masyarakat turut terdampak. Ribuan hektare lahan pertanian, perkebunan, perikanan, dan persawahan dilaporkan terendam, serta ratusan ekor ternak terdampak akibat bencana.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Posko Tanggap Darurat menyatakan penanganan darurat masih difokuskan pada evakuasi korban, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, serta pendataan lanjutan terhadap korban dan kerusakan akibat bencana.

Hingga saat ini, kondisi masih terus dipantau mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memperparah situasi di wilayah terdampak.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Reuni Aktivis Seni Bulungan: Temu Kangen, Mengenang Sahabat, dan Merawat Persaudaraan

31 Mei 2026 - 13:55 WIB

Artis Erna Santoso dan Penyair Halimah Munawir Berbagi Kebahagiaan Idul Adha di Kampung Nelayan

29 Mei 2026 - 08:40 WIB

Nobar “Pesta Babi” di Tengah Gerimis, Ruang Refleksi Kemanusiaan di Temas River Park

24 Mei 2026 - 00:17 WIB

BPDAS Krueng Aceh Salurkan 2.500 Bibit untuk Pemulihan Ekonomi Korban Banjir Bandang Aceh Utara

23 Mei 2026 - 12:29 WIB

Siswa SMK Plus Pelita Nusantara Kunjungi @america, Dapat Wawasan Baru Tentang Studi di Amerika

22 Mei 2026 - 10:04 WIB

Pengeboran Gas Terbakar di Blang Rubek Buket Seuntang, Warga Aceh Utara Heboh

22 Mei 2026 - 09:15 WIB

“Pesta Babi” Diputar di Cilangkap, Diskusi Mengalir dari Papua hingga Kolonialisme Modern

21 Mei 2026 - 12:37 WIB

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

17 Mei 2026 - 21:57 WIB

Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Menuai Polemik

14 Mei 2026 - 17:52 WIB

Trending di PERISTIWA