Wartatrans.com, ACEH UTARA — Warga kawasan Blang Rubek Buket Seuntang, Kecamatan Lhoksukon digegerkan dengan kabar terbakarnya lokasi pengeboran gas alam pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kobaran api yang terlihat menyala besar di lokasi disebut-sebut berasal dari semburan gas saat aktivitas pengeboran berlangsung.

Peristiwa tersebut cepat menyebar di media sosial dan grup WhatsApp warga Aceh Utara. Banyak masyarakat menyebut kejadian itu sebagai tanda masih besarnya potensi gas alam yang tersimpan di wilayah Aceh Utara.
Dari sejumlah video dan foto yang beredar, api tampak membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak cukup jauh pada malam hari.
Warga sekitar sempat panik dan memilih menjauh dari lokasi karena khawatir terjadi ledakan atau kebakaran yang lebih besar.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. Belum diketahui pula apakah ada korban jiwa atau kerusakan akibat insiden itu.
Aceh Utara sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak dan gas terbesar di Aceh sejak masa kejayaan industri Arun. Kawasan tersebut memiliki sejumlah titik eksplorasi dan jaringan energi yang masih aktif hingga sekarang.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area kejadian demi keselamatan dan memberikan ruang bagi petugas melakukan penanganan.
Aparat keamanan serta tim teknis dikabarkan mulai melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman.*** (Kamaruzzaman)

























