Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

PERISTIWA

Pengeboran Gas Terbakar di Blang Rubek Buket Seuntang, Warga Aceh Utara Heboh

badge-check


 Pengeboran Gas Terbakar di Blang Rubek Buket Seuntang, Warga Aceh Utara Heboh Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Warga kawasan Blang Rubek Buket Seuntang, Kecamatan Lhoksukon digegerkan dengan kabar terbakarnya lokasi pengeboran gas alam pada Jumat, 22 Mei 2026.

Kobaran api yang terlihat menyala besar di lokasi disebut-sebut berasal dari semburan gas saat aktivitas pengeboran berlangsung.

Peristiwa tersebut cepat menyebar di media sosial dan grup WhatsApp warga Aceh Utara. Banyak masyarakat menyebut kejadian itu sebagai tanda masih besarnya potensi gas alam yang tersimpan di wilayah Aceh Utara.

Dari sejumlah video dan foto yang beredar, api tampak membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari jarak cukup jauh pada malam hari.

Warga sekitar sempat panik dan memilih menjauh dari lokasi karena khawatir terjadi ledakan atau kebakaran yang lebih besar.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti terjadinya kebakaran tersebut. Belum diketahui pula apakah ada korban jiwa atau kerusakan akibat insiden itu.

Aceh Utara sendiri dikenal sebagai salah satu daerah penghasil minyak dan gas terbesar di Aceh sejak masa kejayaan industri Arun. Kawasan tersebut memiliki sejumlah titik eksplorasi dan jaringan energi yang masih aktif hingga sekarang.

Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area kejadian demi keselamatan dan memberikan ruang bagi petugas melakukan penanganan.

Aparat keamanan serta tim teknis dikabarkan mulai melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan kondisi tetap aman.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa

8 Oktober 2026 - 21:42 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

PERADI: Kantor Hukum Tidak Boleh Menjadi Sarana Menampung atau Menyamarkan Dana Hasil Kejahatan

8 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja

8 Oktober 2026 - 00:22 WIB

Lima Tahun Bersatu, Terminal Teluk Lamong Terus Tumbuh dan Bertransformasi Bersama Pelindo

7 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Trending di ANJUNGAN