Wartatrans.com, JAKARTA — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di sebuah kampung nelayan di Jakarta saat artis senior sekaligus mantan pragawati ternama, Erna Santoso, bersama sastrawan dan penyair Halimah Munawir menggelar kegiatan berbagi kebahagiaan dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Erna Santoso dengan Yayasan Peduli Anak indonesia (YAPENA) sebagai ketua mengajak teman teman untuk berbagi. Darinya terkumpul seekor sapi dan dua ekor kambing untuk masyarakat pesisir pantai Tanjung Burung.

Erna Santoso juga dikenal sebagai salah satu bintang film populer pada masanya, hingga kini tetap aktif berkarya dan dekat dengan kegiatan sosial kemasyarakatan. Belum lama ini, ia kembali tampil di dunia perfilman dengan membintangi sebuah film bergenre horor yang mendapat perhatian publik. Namun di tengah aktivitasnya, Erna memilih mengisi masa senjanya dengan kegiatan yang membawa manfaat bagi sesama.
Dalam kegiatan tersebut, Erna Santoso bersama Halimah Munawir menyambangi warga kampung nelayan untuk menyerahkan bantuan serta berbagi kebahagiaan Idul Adha kepada masyarakat. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh warga, terutama anak-anak dan para ibu yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
“Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan dan kepedulian kepada sesama. Kami ingin hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan kebersamaan,” ujar Erna Santoso di sela kegiatan.
Sementara itu, Halimah Munawir menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat pesisir yang kerap menghadapi berbagai tantangan ekonomi di tengah situasi yang tidak menentu. Menurutnya, semangat gotong royong dan saling membantu harus terus dijaga, terutama pada momentum hari besar keagamaan.
Kegiatan berlangsung sederhana namun penuh makna. Selain penyaluran bantuan dan paket kebutuhan pokok, acara juga diisi dengan doa bersama serta perbincangan hangat dengan warga sekitar. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah pelepasan burung merpati putih sebagai simbol perdamaian, harapan, dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Erna Santoso dan Halimah Munawir (tengah). Berbagi kebahagiaan di kampung nelayan.
Pelepasan burung merpati tersebut dilakukan bersama warga dan anak-anak kampung nelayan. Burung yang terbang bebas ke langit menjadi lambang harapan akan kehidupan yang lebih damai, harmonis, dan sejahtera di tengah masyarakat. Momen itu juga menjadi pesan moral bahwa semangat Idul Adha tidak hanya berbicara tentang pengorbanan, tetapi juga tentang menjaga persaudaraan dan menghadirkan kedamaian dalam kehidupan sosial.
Warga mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh kedua tokoh tersebut. Kehadiran Erna Santoso dan Halimah Munawir dinilai membawa semangat baru bagi masyarakat pesisir yang sehari-hari bergelut dengan kerasnya kehidupan.
Bagi Erna Santoso, kegiatan sosial seperti ini bukan hal baru. Sosok yang pernah dikenal luas di dunia hiburan dan modeling itu kini lebih banyak terlibat dalam aktivitas kemanusiaan dan kegiatan sosial. Ia menilai, masa usia senja menjadi waktu yang tepat untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan memperbanyak amal kebaikan.
Momentum kebersamaan di kampung nelayan itu menjadi gambaran bahwa semangat Idul Adha tidak hanya dimaknai melalui ibadah kurban semata, tetapi juga melalui kepedulian sosial, kebersamaan, dan kehadiran nyata bagi mereka yang membutuhkan.*** (Daus)






























