Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

SENI BUDAYA

Indra Adhari dan Strategi Bertahan Musisi Independen Lewat “One Month One Song”

badge-check


 Indra Adhari dan Strategi Bertahan Musisi Independen Lewat “One Month One Song” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari memilih jalur yang tidak lazim untuk menjaga eksistensinya di industri musik. Sejak Januari 2026, ia menjalankan konsep One Month One Song—merilis satu lagu setiap bulan secara konsisten. Mei ini, ia memperkenalkan single kelimanya berjudul Cinta Sejati.

Bagi Indra, produktivitas bukan sekadar soal jumlah karya, melainkan strategi bertahan sebagai musisi independen di tengah derasnya arus digital. “Tak terasa kini sudah lima single aku rilis di platform musik, setiap bulannya satu single,” ujar Indra saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta.

Musisi kelahiran Tangerang, 29 Maret 1999 itu mengatakan program tersebut direncanakan berjalan hingga 2030. Ia mengaku telah memiliki sekitar 100 stok lagu ciptaan sendiri yang siap diproduksi secara bertahap.

Single Cinta Sejati mengangkat tema kasih sayang yang dimaknai luas. Lagu itu, menurut Indra, tidak hanya berbicara tentang hubungan antarmanusia, tetapi juga cinta spiritual kepada Tuhan. “Cinta sejati itu absolut,” katanya.

Perjalanan karier Indra dimulai dari panggung kecil ke panggung kecil. Ia pernah menjadi pengamen kafe sebelum sempat bergabung dengan label musik. Namun kemudian ia memilih jalur mandiri agar memiliki keleluasaan menentukan arah berkarya.

Menurut alumnus SMK Negeri 5 Kota Tangerang itu, lanskap industri musik kini memberi ruang lebih besar bagi musisi independen. Media sosial dan kolaborasi dianggap menjadi alat penting untuk memperluas jangkauan karya tanpa harus bergantung pada perusahaan rekaman besar.

Di luar musik, Indra juga menjalankan usaha UMKM di bidang workshop desain publikasi. Usaha yang telah berjalan dua tahun itu menjadi sumber pendukung finansial sekaligus cara menjaga keberlangsungan aktivitas kreatifnya.

“Musisi yang mulai dari nol juga harus punya usaha lain agar tetap bisa bertahan dan berkarya,” ujarnya.

Konsep One Month One Song yang dijalankannya bersama tim Famous Maker menjadi eksperimen jangka panjang. Di tengah persaingan industri musik digital yang bergerak cepat, Indra memilih konsistensi sebagai modal utama untuk membangun pendengar secara perlahan.*** (Bois)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jakarta Kulminasi: Satu Hari Tanpa Bayangan, Ketika Seni Mengajak Warga Membaca Perubahan Kota

16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Nina Nugroho Sulap Tenun Makassar Jadi Busana Modern, Filosofi Kehormatan dan Harmoni Jadi Inspirasi

16 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Dwiki Dharmawan: Indonesia Tidak Kekurangan Talenta Musik

16 Oktober 2026 - 00:06 WIB

Sineas Palestina Ameen Nayfeh Tiba di Jakarta, Disambut Panitia SANFFEST 2026

15 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Karena Dianggap Cacat Hukum, Yon Bayu Wahyono Desak Pemilihan Ulang DKJ, DPRD Jakarta Siap Panggil Pihak Terkait

15 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Polemik DKJ Merembet ke DPRD, Tata Kelola Taman Ismail Marzuki Terancam Dievaluasi

15 Oktober 2026 - 17:58 WIB

Indra Adhari Rilis Surga Cinta Jelang Remake Lagu Dirantai Gelang Rindu dari Exists Band Legendaris Malaysia

15 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Arief Okep Budiman, Menduniakan Karya Sinema Broadcast Lewat DR Production

15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Itab Purnama ‘Drumer Formula Langit’ Siap Rilis Debut Single, Nantikan!

14 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Diprotes Para Seniman, Seno Gumira Ajidarma Jelaskan Alasan Akademi Jakarta Tetapkan 25 Anggota DKJ, Bukan 30

13 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Trending di SENI BUDAYA