Menu

Mode Gelap
Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi FIFGROUP Perluas Manfaat Kampung Sehat melalui Sanitasi Layak dan Pencegahan Stunting KPK Ungkap Fakta Baru Kasus Unsoed, Ali Rokhman Ditunjuk Jadi Plt Rektor Menjaga Warisan Luhur: Peringatan Maulid Nabi Besar SAW di Masjid Istiqamah Desa Simpang Kelaping Sarat Adat dan Budaya Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

SENI BUDAYA

Indra Adhari dan Strategi Bertahan Musisi Independen Lewat “One Month One Song”

badge-check


 Indra Adhari dan Strategi Bertahan Musisi Independen Lewat “One Month One Song” Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari memilih jalur yang tidak lazim untuk menjaga eksistensinya di industri musik. Sejak Januari 2026, ia menjalankan konsep One Month One Song—merilis satu lagu setiap bulan secara konsisten. Mei ini, ia memperkenalkan single kelimanya berjudul Cinta Sejati.

Bagi Indra, produktivitas bukan sekadar soal jumlah karya, melainkan strategi bertahan sebagai musisi independen di tengah derasnya arus digital. “Tak terasa kini sudah lima single aku rilis di platform musik, setiap bulannya satu single,” ujar Indra saat ditemui di kawasan Rawamangun, Jakarta.

Musisi kelahiran Tangerang, 29 Maret 1999 itu mengatakan program tersebut direncanakan berjalan hingga 2030. Ia mengaku telah memiliki sekitar 100 stok lagu ciptaan sendiri yang siap diproduksi secara bertahap.

Single Cinta Sejati mengangkat tema kasih sayang yang dimaknai luas. Lagu itu, menurut Indra, tidak hanya berbicara tentang hubungan antarmanusia, tetapi juga cinta spiritual kepada Tuhan. “Cinta sejati itu absolut,” katanya.

Perjalanan karier Indra dimulai dari panggung kecil ke panggung kecil. Ia pernah menjadi pengamen kafe sebelum sempat bergabung dengan label musik. Namun kemudian ia memilih jalur mandiri agar memiliki keleluasaan menentukan arah berkarya.

Menurut alumnus SMK Negeri 5 Kota Tangerang itu, lanskap industri musik kini memberi ruang lebih besar bagi musisi independen. Media sosial dan kolaborasi dianggap menjadi alat penting untuk memperluas jangkauan karya tanpa harus bergantung pada perusahaan rekaman besar.

Di luar musik, Indra juga menjalankan usaha UMKM di bidang workshop desain publikasi. Usaha yang telah berjalan dua tahun itu menjadi sumber pendukung finansial sekaligus cara menjaga keberlangsungan aktivitas kreatifnya.

“Musisi yang mulai dari nol juga harus punya usaha lain agar tetap bisa bertahan dan berkarya,” ujarnya.

Konsep One Month One Song yang dijalankannya bersama tim Famous Maker menjadi eksperimen jangka panjang. Di tengah persaingan industri musik digital yang bergerak cepat, Indra memilih konsistensi sebagai modal utama untuk membangun pendengar secara perlahan.*** (Bois)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Lewat Panggung Seni, Guruh Sukarno Putra Ajak Masyarakat Peduli Anak Penyintas Kanker

25 Agustus 2026 - 13:31 WIB

Sandrinna Michelle Ungkap Serunya Bangun Chemistry di Sinetron *Seindah Masa Remaja

24 Agustus 2026 - 10:55 WIB

FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

23 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Guruh Sukarno Putra Galang Dana untuk Anak Penyintas Kanker Lewat “Untuk Indonesia”

22 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Naga Kemuliaan di Tangan Tanah: Yoyo dan Rika Hidupkan Filosofi Borobudur melalui Lukisan Gerabah

21 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Bumi Atsanti, Ruang Harmoni dan Kearifan Lokal Tumbuh di Tengah Sawah Borobudur

21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung

20 Agustus 2026 - 07:25 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Maknai Kemerdekaan RI, InJourney Group Hadirkan Kesenian Rakyat

18 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Trending di EKOBIS