Wartatrans.com, TAKENGON — Semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat Aceh Tengah. Hal itu terlihat dari hadirnya Komunitas Jum’at Berkah Aceh, sebuah komunitas sosial yang lahir dari kebersamaan jamaah pengajian Al-Banna di Kampung Keramat Mupakat, Kabupaten Aceh Tengah.

Meski baru berdiri pada awal 2026, komunitas tersebut mulai mendapat perhatian dan apresiasi masyarakat karena aktif menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Ketua relawan Komunitas Jum’at Berkah Aceh mengatakan, gerakan sosial ini dibangun atas dasar keikhlasan untuk membantu sesama serta memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjadikan Jumat sebagai momentum berbagi dan menebar manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Aksi sosial perdana dilaksanakan pada Jumat (15/5/2026) dengan menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim piatu di Desa Mendale dan Kampung Keramat Mupakat. Bantuan tersebut berasal dari donasi Toko Sembako Ama Jaya yang berada di samping Kilang Kopi Aman Kuba.

Pada Jumat berikutnya, 22 Mei 2026, komunitas kembali bergerak dengan memberikan santunan kepada anak-anak di Panti Asuhan Budi Luhur, Kampung Lemah. Bantuan kali ini berasal dari seorang dermawan asal Singapura yang mempercayakan donasinya kepada komunitas tersebut.
Tidak berhenti sampai di situ, Komunitas Jum’at Berkah Aceh juga berencana menyalurkan bantuan sebesar Rp 2 juta kepada salah satu pesantren di Aceh Tengah pada Jumat mendatang. Dana bantuan itu kembali berasal dari donatur di Singapura yang mendukung gerakan sosial tersebut.
Kehadiran komunitas ini dinilai membawa energi positif bagi masyarakat Aceh Tengah. Selain membantu anak yatim dan lembaga pendidikan keagamaan, para relawan juga berupaya membangun semangat kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.
Ke depan, Komunitas Jum’at Berkah Aceh berkomitmen melanjutkan berbagai program kemanusiaan. Salah satu program yang akan rutin dilakukan ialah berbagi makanan dan minuman di masjid-masjid usai pelaksanaan shalat Jumat.
Masyarakat berharap gerakan sosial yang dibangun dengan semangat keikhlasan tersebut dapat terus istiqamah dan menjadi jalan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.*** (Kamaruzzaman)

























