Menu

Mode Gelap
Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

OTOMOTIF

Operasikan 316 Bus Listrik, DAMRI Bagikan Pengalaman Elektrifikasi di Busworld Southeast Asia 2026

badge-check


 Operasikan 316 Bus Listrik, DAMRI Bagikan Pengalaman Elektrifikasi di Busworld Southeast Asia 2026 Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – DAMRI berpartisipasi dalam Busworld Southeast Asia Conference 2026 yang berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Forum internasional tersebut mengangkat tema “Driving the Future of ASEAN Mobility: Clean, Smart and Connected Buses” dan menjadi wadah diskusi berbagai pemangku kepentingan sektor transportasi terkait pengembangan mobilitas berkelanjutan di kawasan ASEAN.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, DAMRI hadir diwakili oleh Direktur Teknik dan Fasilitas DAMRI, Arifin, sebagai pembicara dalam panel discussion “Electrification, Decarbonization, and the Global Demand for Sustainable Buses”.

Pada sesi diskusi tersebut, DAMRI bersama sejumlah pemangku kepentingan sektor transportasi dan energi berkelanjutan membahas perkembangan elektrifikasi transportasi publik serta tantangan dekarbonisasi di kawasan ASEAN.

Dalam paparannya, Arifin menyampaikan perjalanan implementasi kendaraan listrik di DAMRI yang telah dimulai sejak 2020 melalui uji coba bus listrik sebagai bagian dari percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Hingga saat ini, DAMRI telah mengoperasikan 316 unit bus listrik di wilayah Jakarta sebagai bagian dari dukungan terhadap transportasi publik rendah emisi.

“Implementasi bus listrik bukan hanya berbicara mengenai pergantian teknologi kendaraan, tetapi juga kesiapan ekosistem operasional, infrastruktur pengisian daya, kesiapan SDM, hingga pola mobilitas masyarakat yang terus berkembang. DAMRI terus melakukan penyesuaian agar implementasi transportasi rendah emisi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Arifin.

Lebih lanjut, DAMRI juga menyoroti pentingnya transportasi massal dalam mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan. Melalui pengembangan armada bus listrik dan integrasi layanan transportasi publik, DAMRI turut mendukung terciptanya sistem mobilitas yang lebih efisien, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Sebagai salah satu operator bus listrik nasional, DAMRI terus memperkuat implementasi transportasi rendah emisi melalui pengoperasian armada bus listrik yang terintegrasi dengan layanan transportasi perkotaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung transformasi transportasi publik yang modern dan berkelanjutan.

Partisipasi DAMRI dalam forum ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendorong pengembangan transportasi publik berkelanjutan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor antara operator, regulator, industri, dan penyedia teknologi transportasi.

Busworld Southeast Asia Conference 2026 dihadiri oleh berbagai institusi nasional dan internasional, mulai dari regulator transportasi, operator transportasi publik, asosiasi industri, manufaktur bus, hingga organisasi yang bergerak di bidang transportasi berkelanjutan.

Ke depan, DAMRI akan terus mendukung pengembangan ekosistem transportasi publik modern melalui implementasi teknologi yang adaptif, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan transportasi rendah emisi guna menghadirkan mobilitas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat. Sejalan dengan upaya tersebut, dukungan ekosistem, kebijakan, serta berbagai stimulus yang mendukung percepatan program elektrifikasi transportasi publik secara berkelanjutan juga diharapkan dapat semakin diperkuat.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia

6 Juli 2026 - 23:02 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

For-PAS Soroti Belanja Publikasi Media Online Rp260 Juta, Minta Dinas Pariwisata Berlaku Adil kepada Seluruh Media

6 Juli 2026 - 17:01 WIB

Meski Terima Investasi TikTok Rp24,5 Triliun, PHK di Tokopedia Tetap Ada?

6 Juli 2026 - 16:56 WIB

Perkuat Akses Pendidikan Anak Marjinal, Gubernur DKI Jakarta Siapkan 8 Hektare Lahan Ekstra

6 Juli 2026 - 16:44 WIB

Hadirkan Genre Bisnis Baru, 10 Bioskop Mini Alfamart Siap Ramaikan Jagat Hiburan

6 Juli 2026 - 16:35 WIB

Keren! Taruna Poltekpel Surabaya Inovasi Sistem Pintar Monitoring Emisi Karbon Kapal

6 Juli 2026 - 16:29 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya!

6 Juli 2026 - 09:39 WIB

Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen

6 Juli 2026 - 06:57 WIB

Trending di JALUR