Menu ✖

Mode Gelap
Kemenhub Dukung Pencarian 1 ABK Pascatenggelamnya MV Khatulistiwa 8 di Perairan Tuban Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi Optimalkan Layanan Berbasis Teknologi AI, AirNav–Telkom University Perkuat Riset dan Pengembangan IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan Kemenhub Dorong Integrasi Transportasi dan Tata Ruang pada KBT

RAGAM

Keris, Budaya dan Spiritualitas: Velline Ratu Ayu Siapkan Pameran Bernuansa Edukasi dan Hiburan

badge-check


 Keris, Budaya dan Spiritualitas: Velline Ratu Ayu Siapkan Pameran Bernuansa Edukasi dan Hiburan Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Dunia perkerisan kembali mendapat ruang perhatian publik. Penyanyi dangdut Velline Ratu Ayu bersama suaminya, Putra Kelana, menggagas sebuah Pameran Keris dan Diskusi Seputar Perkerisan yang akan digelar melalui kolaborasi dengan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN).

Berbeda dari pameran keris pada umumnya, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang memamerkan benda pusaka, tetapi juga menjadi ruang edukasi budaya, spiritualitas, sekaligus hiburan bagi masyarakat luas.

“Keris itu bukan hanya artefak budaya atau benda koleksi. Ada nilai filosofi, sejarah, bahkan spiritualitas yang hidup di dalamnya,” ujar Velline saat ditemui di kediamannya di kawasan Cileungsi, Bogor, Kamis (19/5/2026).

Menurut Velline, ketertarikannya terhadap keris berawal dari hobi keluarga dalam mengoleksi pusaka Nusantara. Seiring waktu, keris kemudian menjadi bagian dari perjalanan spiritual dan pengobatan nonmedis yang dijalani sang suami.

“Kami melihat masih banyak masyarakat yang penasaran dengan dunia perkerisan, tetapi belum mendapatkan ruang diskusi yang terbuka dan menarik. Karena itu kami ingin menghadirkan pameran yang lebih komunikatif dan bisa dinikmati semua kalangan,” katanya.

Dalam konsep yang tengah disiapkan, pameran akan dipadukan dengan forum diskusi menghadirkan narasumber dari kalangan ahli keris, budayawan, hingga praktisi spiritual. Diskusi tersebut diharapkan dapat membuka wawasan publik tentang sejarah keris, proses pembuatannya, hingga makna filosofis di balik setiap bilah pusaka.

Tak hanya itu, unsur hiburan juga akan menjadi bagian penting dalam acara tersebut. Velline mengungkapkan akan ada pertunjukan operet bertema perkerisan serta penampilan musik agar suasana acara lebih hidup.

“Kami ingin acara ini edukatif tapi tetap menghibur. Jadi pengunjung bukan hanya melihat koleksi keris, tetapi juga menikmati pertunjukan seni yang berkaitan dengan budaya Nusantara,” jelasnya.

Hingga kini, pihak penyelenggara masih mematangkan konsep acara termasuk menyusun proposal dan menghubungi sejumlah tokoh serta artis yang akan terlibat.

“Kami ingin semuanya dipersiapkan dengan baik. Nanti kalau sudah final, pasti akan kami umumkan,” pungkas Velline.

Rencana pameran ini dinilai menarik karena mencoba menghadirkan keris tidak sekadar sebagai benda mistik atau koleksi antik, melainkan sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia yang dapat dikemas secara modern dan lebih dekat dengan generasi muda.*** (Buyil)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Jembatan Putus dan Kabar Bendungan Alami, Warga Reje Payung Mengungsi ke Tiga Desa

8 Oktober 2026 - 21:42 WIB

IPCM Perluas Pasar, Perkuat Kesiapan Operasional di Balikpapan dan Tarakan

8 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Hamdi Afkar Hadirkan Keindahan Alam Aceh dalam Kanvas di Pameran Internasional USK

8 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Krishna Sakti Buktikan Talenta Anak Indonesia, Rilis Dua Single dengan Dua Wajah Berbeda

8 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Politikus PSI Dian Sandi: Putusan MK Bukti Negara Tidak Dikelola Amatiran

8 Oktober 2026 - 15:36 WIB

HUT ke-79 Korpasgat, Donor Darah Serentak Digelar di Lhokseumawe

8 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Tanzil Murda Hadirkan Ingatan Budaya Aceh Lewat Rampagoe: Peeling Time

8 Oktober 2026 - 12:09 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Dorong Pengelolaan Sampah Jawa Barat Tuntas dari Hulu Hingga Hilir

8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

WASPADA ! Udara di Kaimana, Teluk Bintuni, dan Teluk Wondama Masuk Kategori BERBAHAYA pada 9 Oktober 2026

8 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Di Tengah Kekeringan Hampir Empat Bulan, PUPR2KP  Alirkan Air Bersih ke Kampung Lusiferi

8 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Trending di RAGAM