Menu ✖

Mode Gelap
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Hari, Penumpang Jatimulya-Dukuh Atas Dialihkan di Halim Belajar dari Bogor dan Semarang, Djoko Setijowarno Ingatkan Lima Tantangan Trem Bali Korban Tewas Karhutla Gunung Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Relawan Luka Bakar Serius KRL Buatan INKA Bermasalah Lagi, Dua Rangkaian Gangguan hingga 5 Perjalanan Dibatalkan KAI Siapkan Integrasi LRT Jakarta dan Stasiun Manggarai, 8,17 Juta Aktivitas KRL Tercatat Hingga 2026, KAI Rawat 17.025 Bantalan Rel KA Beton dan 3.556 Bantalan Sintetis

BANDARA

Kemenhub Pastikan Kesiapan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional

badge-check


 Dirjen Hubud, Wakil Komisi V DPR, dan Dirut AirNav Indonesia Perbesar

Dirjen Hubud, Wakil Komisi V DPR, dan Dirut AirNav Indonesia

Wartatrans.com, TANGERANG – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama AirNav Indonesia menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR di Kantor Pusat AirNav Indonesia Tangerang, Jumat (22/5/2026).

Ini dilakukan untuk meninjau kesiapan operasional sistem navigasi penerbangan nasional dan implementasi modernisasi Air Traffic Management Automation System (ATMAS) di New Jakarta Air Traffic Services Centre (JATSC).

Kunjungan kerja dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR Ridwan Bae dan diisi dengan rapat koordinasi serta peninjauan langsung ke Indonesia Network Management Centre (INMC) dan New JATSC.

Saat mendampingi kunjungan kerja tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa menyampaikan, modernisasi sistem navigasi penerbangan nasional menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, efisiensi, dan ketahanan pelayanan lalu lintas udara Indonesia.

“Implementasi modernisasi ATMAS di Jakarta ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Juni 2026 setelah sebelumnya diterapkan di Medan, Pontianak, dan Balikpapan,” ujar Lukman.

“Seluruh tahapan implementasi dilakukan secara hati-hati dengan mitigasi risiko dan contingency plan, yang komprehensif guna memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap aman dan andal.”

Ditjen Hubud juga menjelaskan langkah mitigasi terhadap gangguan Global Navigation Satellite System Radio Frequency Interference (GNSS RFI) di sekitar Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada April 2026.

Operasional penerbangan tetap berjalan aman melalui optimalisasi sistem navigasi cadangan berbasis terrestrial seperti Instrument Landing System (ILS), Distance Measuring Equipment (DME), dan VHF Omnidirectional Range (VOR), serta dukungan radar vector oleh petugas ATC.

Selain itu, Ditjen Hubud bersama AirNav Indonesia telah meningkatkan koordinasi lintas instansi, menerbitkan Notice to Airmen (NOTAM), melaporkan kejadian kepada ICAO Asia Pacific Regional Office, serta menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SE-DJPU 11 Tahun 2026 tentang Pelaporan dan Penanganan GNSS RFI.

Wakil Ketua Komisi V DPR Ridwan Bae mengapresiasi langkah cepat dan responsif Ditjen Hubud bersama AirNav dalam menangani gangguan tersebut.

“Berbagai langkah mitigasi yang dilakukan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran operasional penerbangan nasional,” katanya.

Lukman menyampaikan pihaknya memastikan agar pelayanan navigasi penerbangan selalu berjalan optimal.

“Kami terus memperkuat pengawasan, pengendalian, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pelayanan navigasi penerbangan nasional berjalan aman, selamat, tertib, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Lukman.

Harir Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto beserta jajaran sebagai tuan rumah, Direktur Operasi PT Angkasa Pura Indonesia Agus Haryadi, Direktur Navigasi Penerbangan Syamsu Rizal, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Sokhib Al-Rokhman, Direktur Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Teguh Jalu Waskito, dan Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Putu Eka Cahyadhi. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kapal Laut jadi Alternatif Saat Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Papua

16 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Gapura Angkasa Sukses Dukung Gelaran MotoGP Mandalika 2026

16 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Menhub Dudy Imbau Maskapai Penuhi Hak-Hak Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Riyadh

16 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Kemenhub Pantau Dampak Karhutla pada Operasional 16 Bandara di Wilayah Papua

16 Oktober 2026 - 10:20 WIB

INACA Beri Penghargaan 5 Bandara

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Momentum HUT Ke-56, INACA Ajak Semua Stakeholder Perkuat Industri Penerbangan

15 Oktober 2026 - 20:57 WIB

Sikapi Eskalasi Geopolitik Timteng, Garuda Perkuat Mitigasi Operasional

15 Oktober 2026 - 15:31 WIB

Pelayanan Selama MotoGP Sukses, BIZAM Lombok: Operasional Aman dan Zero Accident

14 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Asap Karhutla Mulai Berdampak pada Penerbangan di Wilayah Timur Indonesia

14 Oktober 2026 - 11:31 WIB

KAI Daop 4 Semarang Obral Tiket Kereta Api dengan Tarif Khusus

13 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Trending di KABIN