Menu

Mode Gelap
Eksodus 11 Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia Picu Perdebatan soal Kualitas Timnas Banjir Limbah 57.000 Ton Baterai Bekas: Hantu Pasar Gelap dan Ancaman bagi Industri Nikel Indonesia KAI Catat KA Makassar-Parepare Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Sejak Beroperasi, Semester I 2026 Meningkat 15,44 Persen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran KAI Angkut 123.810 Ton Barang Retail pada Semester I 2026, Naik 5,06 Persen

BANDARA

Komisi V DPR Apresiasi Kesiapan Operasional Sistem Navigasi Penerbangan Nasional AirNav

badge-check


 Kunjungan Komisi V DPR Perbesar

Kunjungan Komisi V DPR

Wartatrans.com, TANGERANG – Komisi V DPR menilai, pelayanan navigasi telah dipersiapkan dengan baik AirNav Indonesia, sehingga memberikan keyakinan bahwa keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia tetap menjadi prioritas utama.

Hal itu disampaikan di sela Kunjungan Kerja Spesifik ke Kantor Pusat AirNav Indonesia di Tangerang, Banten, Jumat (22/5/2026).

Untuk diketahui, kunjungan tersebut dilakukan Komisi V untuk meninjau langsung kemajuan modernisasi serta resiliensi sistem navigasi penerbangan nasional yang dilakukan AirNav Indonesia.

Selain itu, untuk memastikan kesiapan mitigasi terhadap gangguan Global Navigation Satellite System Radio Frequency Interference (GNSS RFI) yang menjadi perhatian komunitas penerbangan internasional.

Kunjungan spesifik tersebut dipimpin Ketua Tim Kunjungan Spesifik Komisi V DPR Ridwan Bae, dan dihadiri sejumlah anggota Komisi V DPR.

Dalam kunjungannya, Komisi V didampingi Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa beserta jajaran, Direksi AirNav Indonesia, serta perwakilan PT Angkasa Pura Indonesia.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat AirNav Indonesia, Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno memaparkan kondisi terkini pelayanan navigasi penerbangan nasional, kesiapan sistem mitigasi gangguan Global Navigation Satellite System Radio Frequency Interference (GNSS RFI), hingga penguatan operasional melalui Indonesia Network Management Center (INMC) dan New Jakarta Air Traffic Services Center (New JATSC).

Avirianto menjelaskan, AirNav bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus memperkuat modernisasi sistem navigasi penerbangan nasional melalui implementasi Air Traffic Management Automation System (ATMAS), penguatan sistem cadangan navigasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia operasional.

Menanggapi paparan tersebut, Ketua Tim Komisi V DPR Ridwan mengapresiasi kesiapan AirNav dalam menjaga keselamatan navigasi penerbangan nasional.

“Komisi V DPR mengapresiasi kesiapan AirNav dalam memastikan pelayanan navigasi penerbangan nasional tetap berjalan aman dan andal. Dari paparan yang kami terima, kami melihat sistem yang dimiliki AirNav telah dipersiapkan dengan baik, termasuk dalam menghadapi gangguan sinyal navigasi penerbangan,” kata Ridwan.

Dia menegaskan, Komisi V DPR juga berkomitmen mendukung berbagai langkah penguatan dan pengembangan pelayanan navigasi penerbangan nasional demi memastikan keselamatan penerbangan di seluruh wilayah udara Indonesia tetap terjaga secara optimal.

“Kami mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan, pengembangan teknologi, penguatan SDM, serta modernisasi sistem navigasi penerbangan nasional agar keselamatan penerbangan Indonesia semakin kuat dan terpercaya,” imbuhnya.

Anggota Komisi V DPR Saadiah Uluputty yang sebelumnya turut memberikan perhatian terhadap isu gangguan sinyal GPS pesawat atau GNSS RFI, juga menyampaikan apresiasinya setelah melihat langsung kesiapan operasional AirNav.

“Setelah melihat langsung sistem operasional, mitigasi gangguan navigasi, kesiapan infrastruktur, hingga dukungan SDM yang dimiliki AirNav, kami menjadi lebih yakin bahwa pelayanan navigasi penerbangan nasional telah dipersiapkan dengan baik. Ini memberikan keyakinan bahwa keselamatan penerbangan di ruang udara Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” tutur Saadiah.

Dirjen Lukman menegaskan, modernisasi sistem navigasi penerbangan nasional melalui implementasi New JATSC merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, keselamatan, efisiensi, dan ketahanan pelayanan lalu lintas udara Indonesia yang terus berkembang.

“Modernisasi sistem navigasi penerbangan melalui implementasi New JATSC menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan navigasi penerbangan nasional agar semakin adaptif terhadap pertumbuhan trafik udara dan kompleksitas ruang udara Indonesia,” ujar Lukman.

Dia juga menjelaskan bahwa seluruh tahapan implementasi sistem dilakukan secara bertahap dengan mitigasi risiko dan contingency plan yang komprehensif guna memastikan pelayanan navigasi penerbangan tetap berjalan aman dan andal.

Terkait gangguan GNSS RFI yang sempat terjadi di sekitar Bandara Soekarno-Hatta, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama AirNav Indonesia memastikan operasional penerbangan tetap dapat berlangsung aman melalui optimalisasi sistem navigasi cadangan berbasis terrestrial seperti Instrument Landing System (ILS), Distance Measuring Equipment (DME), dan VHF Omnidirectional Range (VOR), serta dukungan radar vector oleh petugas ATC.

Kunjungan kerja juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke Indonesia Network Management Center (INMC) dan ruang operasional New JATSC untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan lalu lintas penerbangan nasional yang dioperasikan AirNav Indonesia.

Melalui kunjungan ini, AirNav menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan, keteraturan, dan efisiensi pelayanan navigasi penerbangan nasional melalui penguatan sistem operasional, teknologi, dan koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan penerbangan nasional. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil

6 Juli 2026 - 06:49 WIB

Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

6 Juli 2026 - 06:32 WIB

Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan PASPlus, bikin Libur Sekolah Makin Asik

4 Juli 2026 - 08:54 WIB

Perkuat Kualitas Layanan Navigasi AirNav Indonesia-ASA Gelar Program ITSAP

3 Juli 2026 - 17:11 WIB

Citilink Serahkan Hadiah Undian Mobil dan Tiket Gratis untuk Pelanggan Setia

3 Juli 2026 - 14:57 WIB

InJourney Airports Kebut Persiapan Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara

2 Juli 2026 - 21:04 WIB

Layanan Perdana Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta Berjalan Lancar

2 Juli 2026 - 18:57 WIB

Insiden Pesawat Perintis PK-RCY di Balinggama, Papua Pegunungan, Pilot Meninggal Dunia

2 Juli 2026 - 16:21 WIB

Citilink Buka 5 Rute Baru Hubungkan Kalimantan, Yogya, dan Batam

1 Juli 2026 - 14:43 WIB

Kemenhub Dorong Percepatan Persiapan Reaktivasi Bandara Husein Bandung

1 Juli 2026 - 09:06 WIB

Trending di BANDARA