Menu

Mode Gelap
Mudik Lebaran 2026: Menyusuri Ramainya Pelabuhan Pelni Tanjung Priok saat Penumpang Menunggu KM Ngapulu Tujuan Belawan AJV Bahas Bahaya Uap Bensin di SPBU, Teknologi Penangkap VOCs Dinilai Jadi Solusi 34 Paus Pilot Diselamatkan dari Terdampar di Rote Ndao, 21 Ekor Ditemukan Mati KAI Services Hadirkan Menu Spesial Loko Café di Kuliner Kereta untuk Angleb 2026 Direktur Utama KAI Tinjau Layanan Pelanggan di Cirebon pada Posko Angkutan Lebaran 2026 Hari Musik Nasional 2026 Jadi Momentum Refleksi Lewat Single “Diri Sebenarnya” Panji Sakti

NASIONAL

Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap

badge-check


 Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap Perbesar

Wartatrans.com. CILACAP — Pemerintah menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana tanah longsor, banjir dan pergerakan tanah di kabupaten Cilacap. Bantuan tersebut diserahkan oleh wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dan telah diterima oleh jajaran pemerintah dan aparat setempat.

Kapolsek Majenang AKP Hadi Nugraha menyatakan bencana tanah longsor di desa Cibeunying kecamatan Majenang tersebut telah ditetapkan sebagai bencana nasional, karena itu dukungan logistik langsung dikirim untuk membantu warga terdampak.

“Dari Wakil Presiden bapak Gibran Rakabuming Raka memberi bantuan berupa sembako 300 paket, tas ransel 100 buah, buku tulis 300 buah, susu 5 dus, alat kebersihan 50 buah, Pampers berbagai ukuran masing-masing 2 dus, selimut 100 buah, dan makan siap saji 400 buah,” paparnya.

Masyarakat dan aparat serta tim SAR melakuan tabur bunga di lokasi worksite A1 dan B1

Hari itu juga bantuan langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak dan telah koordinasi antara tim SAR gabungan dengan aparat desa desa sekitar terdampak.

“Agar bantuan tepat sasaran,” imbuh AKP Hadi Nugraha di posko SAR kecamatan Majenang.

Sementara itu, bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman mengkonfirmasi bahwa kegiatan operasi pencarian korban longsor pada Sabtu, (22/11) resmi ditutup. Penutupan didasarkan sesuai SOP pencarian SAR dan juga kesepakatan pihak keluarga korban. Hingga hari ke sepuluh ini masih terdapat korban hilang yakni Maisarah Salsabila (14) di lokasi worksite A1 dan Vani Hayati di worksite B1.

“Sudah ada surat pernyataan dari pihak keluarga korban akan keikhlasan sehingga dari situ kami selaku penanggungjawab operasi dan juga kepala daerah untuk menutup operasi SAR pada pukul 16.00 WIB,” terang bupati Cilacap.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AJV Bahas Bahaya Uap Bensin di SPBU, Teknologi Penangkap VOCs Dinilai Jadi Solusi

15 Maret 2026 - 06:42 WIB

34 Paus Pilot Diselamatkan dari Terdampar di Rote Ndao, 21 Ekor Ditemukan Mati

15 Maret 2026 - 03:54 WIB

Kapolres Priok Cek Pos Pam, Pos Terpadu dan Pos Yan, Pastikan Mudik Aman Keluarga Bahagia

14 Maret 2026 - 16:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Berikan Harga Khusus Avtur Dukung Kelancaran Penerbangan Masa Libur Idul Fitri 2026

14 Maret 2026 - 16:20 WIB

SEUSAMA Audiensi ke BPKH, Ajukan Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Utara

14 Maret 2026 - 16:09 WIB

DAMRI Perkuat Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Pastikan Armada dan Kru Siap Layani Pemudik

14 Maret 2026 - 15:11 WIB

Bupati Cilacap Ditangkap KPK, Jateng Hattrick Kasus Dugaan Korupsi

14 Maret 2026 - 11:58 WIB

Hasil RUPS Tahunan Tahun 2026 PT Federal International Finance

14 Maret 2026 - 06:07 WIB

Menuju Zero Accident, Terminal Teluk Lamong Gelar Safety Forum 2026

14 Maret 2026 - 05:42 WIB

Tidak Masuk Daftar Terdampak Bencana, Alumni FTUI Bangun Huntara di Desa Gewat, Linge Aceh Tengah

13 Maret 2026 - 23:44 WIB

Trending di RAGAM