Menu

Mode Gelap
Wajah Baru Malabar, Kemitraan Strategis Nimo Highland Hidupkan Wisata Pangalengan Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Ditjen Hubdat Ramp Check 55 Bus di Rest Area Bogor API dan Polres Bandara Soekarno-Hatta Perketat Keamanan, Pelanggaran Kargo Terungkap Momen Long Weekend, Lebih dari 70 ribu tiket Whoosh Terjual. Penumpang Naik 31% Dibanding Hari Biasa Meningkat 50 Persen, Penumpang KA Pangrango Long Weekend Tembus 17.689 Pelanggan Babak Penyisihan SBY Cup 2026 Berakhir Seru, Siapa Semi Finalis?

NASIONAL

Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap

badge-check


 Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap Perbesar

Wartatrans.com. CILACAP — Pemerintah menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana tanah longsor, banjir dan pergerakan tanah di kabupaten Cilacap. Bantuan tersebut diserahkan oleh wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dan telah diterima oleh jajaran pemerintah dan aparat setempat.

Kapolsek Majenang AKP Hadi Nugraha menyatakan bencana tanah longsor di desa Cibeunying kecamatan Majenang tersebut telah ditetapkan sebagai bencana nasional, karena itu dukungan logistik langsung dikirim untuk membantu warga terdampak.

“Dari Wakil Presiden bapak Gibran Rakabuming Raka memberi bantuan berupa sembako 300 paket, tas ransel 100 buah, buku tulis 300 buah, susu 5 dus, alat kebersihan 50 buah, Pampers berbagai ukuran masing-masing 2 dus, selimut 100 buah, dan makan siap saji 400 buah,” paparnya.

Masyarakat dan aparat serta tim SAR melakuan tabur bunga di lokasi worksite A1 dan B1

Hari itu juga bantuan langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak dan telah koordinasi antara tim SAR gabungan dengan aparat desa desa sekitar terdampak.

“Agar bantuan tepat sasaran,” imbuh AKP Hadi Nugraha di posko SAR kecamatan Majenang.

Sementara itu, bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman mengkonfirmasi bahwa kegiatan operasi pencarian korban longsor pada Sabtu, (22/11) resmi ditutup. Penutupan didasarkan sesuai SOP pencarian SAR dan juga kesepakatan pihak keluarga korban. Hingga hari ke sepuluh ini masih terdapat korban hilang yakni Maisarah Salsabila (14) di lokasi worksite A1 dan Vani Hayati di worksite B1.

“Sudah ada surat pernyataan dari pihak keluarga korban akan keikhlasan sehingga dari situ kami selaku penanggungjawab operasi dan juga kepala daerah untuk menutup operasi SAR pada pukul 16.00 WIB,” terang bupati Cilacap.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

AHY dan Jajaran Kemenko Infrastruktur Hadiri Ratas Bersama Presiden Prabowo

15 Mei 2026 - 16:02 WIB

Astra Credit Companies Tanam Mangrove di Pontianak

15 Mei 2026 - 15:50 WIB

JKA dan Bencana – Kelalaian DPRA dan Gubernur?

15 Mei 2026 - 15:29 WIB

Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalbar Menuai Polemik

14 Mei 2026 - 17:52 WIB

MAA Jakarta Surati Menag soal Penggunaan Atribut Adat Aceh dalam Ucapan Keagamaan

14 Mei 2026 - 11:11 WIB

Catatan H. Erick Teguh M: Sarapan Pagi di Capitol Kopitiam, Kuala Lumpur

14 Mei 2026 - 10:39 WIB

BKI Pertahankan Kategori “High Performance” Pada Tokyo MoU 2025

13 Mei 2026 - 21:01 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

13 Mei 2026 - 20:35 WIB

KSP Dudung Abdurachman Tinjau Langsung Pelindo, Dukung Penguatan Tata Kelola Pelabuhan Nasional

13 Mei 2026 - 19:41 WIB

Terminal Teluk Lamong Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Pertolongan Pertama Kecelakaan

13 Mei 2026 - 18:51 WIB

Trending di NASIONAL