Menu

Mode Gelap
Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul KA Lokal Kian Diminati, KAI Layani 4,6 Juta Pelanggan pada Semester I 2026 PTDI Relokasi ke Kertajati, Pemerintah Bidik Pasar Aviasi Rp2.200 Triliun Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, KAI Perkuat Talenta Adaptif untuk Masa Depan Perkeretaapian

NASIONAL

Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap

badge-check


 Wapres Gibran Salurkan Bantuan Korban Bencana Di Cilacap Perbesar

Wartatrans.com. CILACAP — Pemerintah menyalurkan bantuan untuk warga terdampak bencana tanah longsor, banjir dan pergerakan tanah di kabupaten Cilacap. Bantuan tersebut diserahkan oleh wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dan telah diterima oleh jajaran pemerintah dan aparat setempat.

Kapolsek Majenang AKP Hadi Nugraha menyatakan bencana tanah longsor di desa Cibeunying kecamatan Majenang tersebut telah ditetapkan sebagai bencana nasional, karena itu dukungan logistik langsung dikirim untuk membantu warga terdampak.

“Dari Wakil Presiden bapak Gibran Rakabuming Raka memberi bantuan berupa sembako 300 paket, tas ransel 100 buah, buku tulis 300 buah, susu 5 dus, alat kebersihan 50 buah, Pampers berbagai ukuran masing-masing 2 dus, selimut 100 buah, dan makan siap saji 400 buah,” paparnya.

Masyarakat dan aparat serta tim SAR melakuan tabur bunga di lokasi worksite A1 dan B1

Hari itu juga bantuan langsung disalurkan kepada masyarakat terdampak dan telah koordinasi antara tim SAR gabungan dengan aparat desa desa sekitar terdampak.

“Agar bantuan tepat sasaran,” imbuh AKP Hadi Nugraha di posko SAR kecamatan Majenang.

Sementara itu, bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman mengkonfirmasi bahwa kegiatan operasi pencarian korban longsor pada Sabtu, (22/11) resmi ditutup. Penutupan didasarkan sesuai SOP pencarian SAR dan juga kesepakatan pihak keluarga korban. Hingga hari ke sepuluh ini masih terdapat korban hilang yakni Maisarah Salsabila (14) di lokasi worksite A1 dan Vani Hayati di worksite B1.

“Sudah ada surat pernyataan dari pihak keluarga korban akan keikhlasan sehingga dari situ kami selaku penanggungjawab operasi dan juga kepala daerah untuk menutup operasi SAR pada pukul 16.00 WIB,” terang bupati Cilacap.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Pejuang Agraria Desak Penyelesaian Konflik Hak Adat atas Tanah di Aceh Timur

15 Juli 2026 - 21:18 WIB

IPC TPK Peringati HUT ke-13 dengan Donor Darah, 128 Kantong Darah Terkumpul

15 Juli 2026 - 21:09 WIB

Siswa SLB Gianyar Tolak Narkoba

15 Juli 2026 - 13:48 WIB

200 Juta e-KTP di Indonesia, Balik Nama Kendaraan Tetap Kalah Praktis dari Malaysia

15 Juli 2026 - 12:11 WIB

Ada Agenda Besar, Kemenhub-Korlantas Polri Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

15 Juli 2026 - 09:47 WIB

1 Juta Sertifikat Gratis MBR, Target Ambisius Hadapi Ujian Sulit Agraria 

15 Juli 2026 - 05:34 WIB

Pelindo Sambut Menteri Transportasi Arab Saudi, Bahas Potensi Kerja Sama Kepelabuhanan dan Logistik

14 Juli 2026 - 21:46 WIB

IDSurvey dan Danantara Investment Management Jalin Kerja Sama Strategis Dukung Pengembangan Sistem Pengolahan Sampah Terintegrasi

14 Juli 2026 - 20:49 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Petakan Biota Laut, Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan

14 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di ANJUNGAN