Menu

Mode Gelap
Kembali ke SCTV, Fandy Christian Siap Adu Akting dengan Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson di Sebening Cinta HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar: Kepentingan Rakyat Harus Di Atas Kepentingan Elite Politik Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas Dzul Rajali Nahkodai Senat Mahasiswa STKIP YPUP Makassar, Siap Bangkitkan Semangat Organisasi

RAGAM

Warga Muhammadiyah Semarang Rayakan Lebaran 20 Maret 2026 dengan Tetap Menghormati Perbedaan

badge-check


 Warga Muhammadiyah Semarang Rayakan Lebaran 20 Maret 2026 dengan Tetap Menghormati Perbedaan Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang dan puluhan ribu jamaah menjalankan Salat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini mengikuti maklumat resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Terpantau warga Semarang antusias memilih tempat salat Ied terdekat yang disediakan PDM. Contohnya warga Gayamsari di masjid Muqorobin, jalan Beruang Dalam Barat. Warga Ngaliyan – Wates di Masjid At-Taqwa serta warga Kelurahan Rejosari yang memilih lapangan Taman Lansia RW 2 sebagai tempat salat Ied.

Puluhan lokasi lainnya tersebar di berbagai kecamatan se Kota Semarang yang meliputi lapangan terbuka, halaman sekolah, hingga pelataran masjid. Pantauan Wartatrans.com, tidak hanya PDM Semarang tapi semua pengurus di Jawa Tengah menyediakan tempat salat Ied.

Panitia di setiap tingkat cabang juga menyiapkan area parkir jamaah. Pada semua kegiatan ini, pihak Muhammadiyah selalu menjalin koordinasi intensif dengan jajaran pejabat terkait dan aparat kepolisian setempat.

“Kami sudah berkoordinasi secara penuh dengan Pemangku Jabatan Terkait, Polrestabes, serta Polsek setempat. Tujuannya agar ibadah berjalan lancar dan kenyamanan masyarakat juga terjaga dengan baik,” ungkap Ketua PDM Kota Semarang, Dr. Fachrur Rozi M. Ag.

Terkait terjadinya perayaan lebaran 2026 pada hari lain, dirinya menghimbau warga tetap tenang. Fachrur Rozi meminta warga Muhammadiyah selalu mengedepankan toleransi beragama dengan selalu menghormati perbedaan yang terjadi.

“Perbedaan jatuhnya 1 Syawal adalah rahmat sekaligus bukti kekayaan pemikiran umat Islam. Oleh karena itu, warga Muhammadiyah harus menjadi pelopor toleransi sosial,” ujarnya.

Selaku pimpinan, dia mempersilakan warganya merayakan Idul Fitri pada hari Jumat (30/3/2026) tetapi wajib menghormati saudara muslim lainnya yang masih menjalankan ibadah puasa. Intinya tidak berlebihan dalam merayakan hari kemenangan.

“Pada akhirnya, kerukunan warga di mana pun berada menjadi prioritas utama di atas segala perbedaan,” harap Fachrur Rozi.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Trending di RAGAM