Menu ✖

Mode Gelap
Walikota Semarang Sikapi Protes Padat dan Ribetnya Kegiatan PKK  Polri, BNN, dan Bea Cukai Bongkar Jaringan Narkoba Lintas Negara di Aceh dan Sumut KAI Tata Akses Karet-Sudirman Baru, Fasilitas Pendukung Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ibas Dorong Penguatan Tata Kelola Museum dan Galeri Seni Indonesia HUT Ke-4 MentariTV Hadirkan Pesta Carnival, Keluarga Leslar hingga Bintang D’Academy 7 Siap Meriahkan Panggung Chairil Gibran Ramadhan Perjuangkan Film Biografi Ismail Marzuki

RAGAM

Warga Muhammadiyah Semarang Rayakan Lebaran 20 Maret 2026 dengan Tetap Menghormati Perbedaan

badge-check


 Warga Muhammadiyah Semarang Rayakan Lebaran 20 Maret 2026 dengan Tetap Menghormati Perbedaan Perbesar

Wartatrans.com, SEMARANG — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Semarang dan puluhan ribu jamaah menjalankan Salat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan ini mengikuti maklumat resmi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Terpantau warga Semarang antusias memilih tempat salat Ied terdekat yang disediakan PDM. Contohnya warga Gayamsari di masjid Muqorobin, jalan Beruang Dalam Barat. Warga Ngaliyan – Wates di Masjid At-Taqwa serta warga Kelurahan Rejosari yang memilih lapangan Taman Lansia RW 2 sebagai tempat salat Ied.

Puluhan lokasi lainnya tersebar di berbagai kecamatan se Kota Semarang yang meliputi lapangan terbuka, halaman sekolah, hingga pelataran masjid. Pantauan Wartatrans.com, tidak hanya PDM Semarang tapi semua pengurus di Jawa Tengah menyediakan tempat salat Ied.

Panitia di setiap tingkat cabang juga menyiapkan area parkir jamaah. Pada semua kegiatan ini, pihak Muhammadiyah selalu menjalin koordinasi intensif dengan jajaran pejabat terkait dan aparat kepolisian setempat.

“Kami sudah berkoordinasi secara penuh dengan Pemangku Jabatan Terkait, Polrestabes, serta Polsek setempat. Tujuannya agar ibadah berjalan lancar dan kenyamanan masyarakat juga terjaga dengan baik,” ungkap Ketua PDM Kota Semarang, Dr. Fachrur Rozi M. Ag.

Terkait terjadinya perayaan lebaran 2026 pada hari lain, dirinya menghimbau warga tetap tenang. Fachrur Rozi meminta warga Muhammadiyah selalu mengedepankan toleransi beragama dengan selalu menghormati perbedaan yang terjadi.

“Perbedaan jatuhnya 1 Syawal adalah rahmat sekaligus bukti kekayaan pemikiran umat Islam. Oleh karena itu, warga Muhammadiyah harus menjadi pelopor toleransi sosial,” ujarnya.

Selaku pimpinan, dia mempersilakan warganya merayakan Idul Fitri pada hari Jumat (30/3/2026) tetapi wajib menghormati saudara muslim lainnya yang masih menjalankan ibadah puasa. Intinya tidak berlebihan dalam merayakan hari kemenangan.

“Pada akhirnya, kerukunan warga di mana pun berada menjadi prioritas utama di atas segala perbedaan,” harap Fachrur Rozi.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Walikota Semarang Sikapi Protes Padat dan Ribetnya Kegiatan PKK 

24 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Menteri Agama hingga Pimpinan Pesantren Bakal Tampil di Festival Sarung dan Peci Santri 2026

24 Oktober 2026 - 13:56 WIB

IPCC Catat Laba Bersih Rp177,18 Miliar hingga Kuartal III 2026, Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

24 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Lima Tahun Jaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026

23 Oktober 2026 - 22:20 WIB

Pelindo Dukung Penanganan Bencana Melalui Fasilitasi Pengiriman Kontainer Pelayanan Kesehatan di NTT

23 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Sinergi dengan Mitra, Pelindo Regional 2 Pulihkan Keuangan Negara Rp170 Miliar

23 Oktober 2026 - 18:03 WIB

27 Lapak di Pasar Kelapa Dua Ditertibkan, Pemkab Fakfak Tegakkan Aturan dan Kembalikan Fungsi Kawasan

23 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya HSSE melalui Pelatihan Tanggap Darurat

23 Oktober 2026 - 05:24 WIB

DAMRI Uji Coba Bus Listrik di Kota Serang, Dukung Transportasi Publik Berkelanjutan

23 Oktober 2026 - 05:01 WIB

IDSurvey Perkuat Pencegahan Stunting di Temanggung, dari Edukasi Keluarga hingga Pangan Bergizi

22 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trending di NASIONAL