Menu

Mode Gelap
Perayaan Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Penyeberangan di Lintas Jawa-Bali-Lombok 18-19 Maret STIP Mantapkan Langkah jadi World Class Maritime Institute 30% Tiket Diskon PELNI Sudah Terjual hingga Hari ini Bupati Fadia Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Berkembang Mitos Ini di Pekalongan Embarkasi Banten Akan jadi Pilot Project One Stop Services Umrah Kemenhub: 841 Kapal Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

PERON

Whoosh Layani 6,2 Juta Penumpang Sepanjang 2025, KCIC Catat Tren Pertumbuhan Positif

badge-check


 Whoosh Layani 6,2 Juta Penumpang Sepanjang 2025, KCIC Catat Tren Pertumbuhan Positif Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat kinerja operasional positif sepanjang tahun 2025. Selama periode Januari hingga Desember 2025, layanan kereta cepat Whoosh telah melayani sebanyak 6,2 juta penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 6 juta penumpang.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyatakan bahwa tren pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Whoosh sebagai moda transportasi cepat, aman, dan andal untuk perjalanan antarkota.

“Sepanjang 2025 kami melihat pertumbuhan volume penumpang yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin diterima masyarakat,” ujar Eva, Senin (12/1/2026).

Puncak volume penumpang terjadi pada 27 Juni 2025 dengan 26.770 penumpang dalam satu hari, terutama didorong oleh meningkatnya mobilitas selama libur dan tingginya penggunaan untuk keperluan bisnis dan wisata.

Secara distribusi, Stasiun Halim menjadi titik keberangkatan tersibuk dengan 3,1 juta penumpang, disusul Stasiun Padalarang (2,2 juta), Stasiun Tegalluar (750 ribu), dan Stasiun Karawang (135 ribu). Hal ini menunjukkan peran strategis stasiun-stasiun tersebut dalam mendukung konektivitas Jakarta–Bandung dan sekitarnya.

Selama 2025, KCIC juga melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, termasuk peluncuran Whoosh Official Merchandise, Frequent Whoosher Card skema baru, kebijakan reschedule 15 menit sebelum keberangkatan, penyediaan water station, layanan porter, hingga peningkatan jumlah perjalanan dari 48 menjadi 62 per hari.

“Melalui capaian dan inovasi ini, KCIC berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Eva.

(****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Daop 1 Perkuat Pengawasan Jelang Angkutan Lebaran 2026, 895 Km Rel KA Dipantau Ketat

4 Maret 2026 - 13:31 WIB

KAI Daop 7 Madiun Operasikan Motis Lebaran 2026, Pendaftaran Dibuka hingga 29 Maret

4 Maret 2026 - 13:12 WIB

Menjaga Nyawa di Perlintasan Sebidang

4 Maret 2026 - 09:03 WIB

Tingkatkan Kelancaran Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Tutup JPL 209 di Blitar

4 Maret 2026 - 05:27 WIB

Update KA Mudik 2026: Penjualan Tiket Capai 2 Juta Lebih, Okupansi 46 Persen

3 Maret 2026 - 20:34 WIB

Jelang Angkutan Lebaran 2026, KAI Services Tingkatkan Kompetensi Keamanan Lewat Pelatihan BLS

3 Maret 2026 - 19:04 WIB

Awal 2026, 86 Ribu Wisman Gunakan Kereta Api; Yogyakarta dan Gambir Jadi Stasiun Favorit

3 Maret 2026 - 18:31 WIB

Penjualan Tiket KA Lebaran Divre III Palembang Tembus 83.346 Tiket, Mudik Gratis Terisi 64 Persen

3 Maret 2026 - 12:27 WIB

Okupansi KA Lebaran dari Gambir dan Pasar Senen Capai 56 Persen, Masyarakat Diimbau Pilih Tanggal Alternatif

3 Maret 2026 - 11:34 WIB

Pelanggan KA Makassar–Parepare Tumbuh 27,82 Persen, Siap Layani Mobilitas Lebaran 2026 di Indonesia Timur

2 Maret 2026 - 22:46 WIB

Trending di PERON