Menu

Mode Gelap
Bupati Pati Nonaktif Sudewo Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Bentrok Antar Pendukung Dikecam Warga Semarang Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

ANJUNGAN

Kemenhub: 841 Kapal Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran

badge-check


 Kemenhub: 841 Kapal Siap Angkut 3,2 Juta Penumpang Selama Libur Lebaran Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Selama masa Angkutan Laut Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2 juta penumpang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Angkutan Laut Lebaran 2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

“Khusus untuk operasional angkutan laut Lebaran, pemerintah telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut mencapai sekitar 3,2 juta penumpang. Oleh sebab itu, pemerintah memastikan kesiapan armada dan layanan pelabuhan untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode Lebaran,” tutur Menhub.

Menhub Dudy menambahkan moda angkutan laut memegang peran strategis, terutama dalam melayani wilayah kepulauan, daerah terpencil, terluar, dan perbatasan.

Kemenhub sendiri telah menyiapkan langkah konkret untuk menjamin kecukupan layanan. Proses uji kelaiklautan kapal telah dilakukan, mencakup kapal penumpang, kapal penyeberangan, kapal cepat, kapal tradisional, hingga kapal wisata.

“Kita harus memastikan bahwa layanan angkutan laut selama Lebaran berlangsung aman, selamat, nyaman, tertib, dan lancar,” ujar Menhub.

Kemudian sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat sekaligus stimulus ekonomi, pemerintah kembali menghadirkan program tiket gratis, dengan kuota lebih dari 66 ribu penumpang.

Pendaftaran dibuka mulai 6 Maret 2026, dengan periode keberangkatan antara 11 Maret hingga 6 April 2026.

Pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen untuk seluruh trayek kapal PSO PT Pelni kelas ekonomi, yang mencakup lebih dari 445 ribu tiket.

“Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung distribusi arus mudik yang lebih merata,” ungkap Menhub.

Dia nuga kembali menegaskan bahwa keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026, seiring tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik dan arus balik tahun ini.

“Untuk kesekiaan kalinya saya menegaskan, tidak ada kompromi terhadap aspek keselamatan. Keselamatan pelayaran adalah prioritas utama dan tidak dapat ditawar,” ujarnya.

Menhub menekankan dengan proyeksi peningkatan jumlah penumpang tahun ini, seluruh pihak harus melakukan langkah-langkah antisipatif secara menyeluruh.

Langkah tersebut antara lain memastikan kelaiklautan kapal dan keselamatan pelayaran melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap armada, perlengkapan keselamatan, serta kompetensi awak kapal.

Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan harus ditingkatkan, termasuk terminal penumpang, ruang tunggu, fasilitas kesehatan, hingga sistem informasi yang informatif dan mudah diakses masyarakat.

Kelancaran operasional juga harus dijaga melalui pengaturan jadwal yang disiplin, penambahan kapasitas bila diperlukan, serta optimalisasi manajemen trafik kapal.

Di sisi lain, koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah, operator pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan juga harus terus diperkuat.

Menhub berpesan agar pelayanan kepada masyarakat diberikan secara humanis dan inklusif, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak.

Dia pun mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kualitas penyelenggaraan angkutan Lebaran tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh integritas seluruh jajaran Kementerian Perhubungan. Tanpa integritas, kerja-kerja teknis yang baik sekalipun dapat kehilangan maknanya,” imbuh Menhub.

Turut hadir dalam kesempatan ini Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dan sejumlah jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenhub. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat

22 September 2026 - 13:50 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

Tata Terminal LNG Benoa, Pelindo Multi Terminal Dukung Ketahanan Energi di Bali

21 September 2026 - 10:52 WIB

Penyebab Kecelakaan Virgo Transport 8 Perlu Dibuktikan Secara Menyeluruh

21 September 2026 - 10:12 WIB

Menuju Go Live, Pelindo Solusi Digital Gandeng ASDEKI Perkuat Integrasi Layanan Digital Pelabuhan dan Hinterland

21 September 2026 - 09:46 WIB

PELNI Gelar Fleet Safety Excellence Award 2026

20 September 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub Perkuat Kesiapan Awak Kapal PELNI Hadapi Situasi Darurat

20 September 2026 - 16:34 WIB

Kinerja 2025 Moncer, Pelindo Naik 3 Peringkat di Fortune Indonesia 100

20 September 2026 - 13:49 WIB

Kemenhub Pastikan Pemenuhan Santunan Asuransi Korban KMP Virgo Transport 8

20 September 2026 - 12:59 WIB

Trending di ANJUNGAN