Menu

Mode Gelap
Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat Masyarakat Bepergian Melonjak, DAMRI Layani Puluhan Ribu Pelanggan pada Libur Panjang Bulan Agustus 2026 ⁠Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba Tanta Ginting Tertantang Perankan Tan Malaka, Belajar Sejarah hingga Bangun Chemistry dengan Arswendy Bening Swara Citilink Salurkan 91,5 Ton Bantuan Gempa NTT melalui Delapan Penerbangan KKP Terbitkan Izin Pemanfaatan Air Laut untuk 16 Pembangkit PLN Nusantara Power

RAGAM

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

badge-check


 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) di wilayah Selmak, Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini masih bertahan hidup di bawah terpal bantuan dari donasi masyarakat. Kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan sejak bencana alam hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Terpal berwarna biru yang mereka gunakan sebagai tempat berteduh merupakan bantuan darurat yang diterima di awal masa bencana. Selain itu, sebagian warga juga memanfaatkan puing-puing sisa bangunan yang berhasil diselamatkan dari lumpur sebagai penopang tempat tinggal sementara mereka.

Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan dari berbagai pihak. Pertanyaan mengenai sampai kapan para warga harus bertahan dalam kondisi serba terbatas ini terus mengemuka, terutama di tengah minimnya solusi hunian tetap bagi para korban.

Sejumlah warga mengaku dihadapkan pada pilihan sulit antara menerima bantuan sewa rumah sebesar Rp600.000 per bulan atau tetap bertahan di lokasi terdampak. Namun, pilihan tersebut dinilai tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan mereka.

“Kalau harus menyewa rumah, di mana lokasinya? Bagaimana dengan pekerjaan dan kebutuhan makan sehari-hari? Lalu, jika ada bantuan datang ke kampung, bagaimana mereka bisa mengambilnya?” ungkap salah satu warga.

Permasalahan jarak antara lokasi hunian sewa dengan kampung asal serta keterbatasan akses transportasi menjadi pertimbangan utama warga untuk tetap tinggal di lokasi terdampak. Selain itu, ketergantungan terhadap bantuan logistik dari donatur juga membuat mereka kesulitan jika harus berpindah tempat.

Situasi ini menyoroti pentingnya penanganan yang lebih komprehensif terhadap korban bencana, tidak hanya dalam bentuk bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang berupa hunian layak dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah maupun pihak terkait agar kondisi mereka tidak terus berlarut-larut. Mereka menginginkan kepastian tempat tinggal yang layak, serta dukungan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal pasca bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi, DAMRI Perkuat Konektivitas ke Sejumlah Wilayah di Jawa Barat

27 Agustus 2026 - 22:32 WIB

Masyarakat Bepergian Melonjak, DAMRI Layani Puluhan Ribu Pelanggan pada Libur Panjang Bulan Agustus 2026

27 Agustus 2026 - 22:28 WIB

⁠Pelindo dan BNN Bekali Pelajar Pengetahuan tentang Bahaya Narkoba

27 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ketua Fraksi PKS DPRD Depok: Depok Darurat LGBT

27 Agustus 2026 - 17:51 WIB

DDII Kota Depok Mendukung Gerakan Dakwah di Parlemen Depok

27 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia  Kota Depok Lakukan Silaturahmi Dakwah ke Sekretaris Fraksi PKS dan Anggota DPRD Kota Depok

27 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Cegah Penyalahgunaan Disduk Capil Garut Musnahkan Blanko KTP-el Yang Rusak 

27 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Trending di ANJUNGAN