Menu ✖

Mode Gelap
KAI Services Latih Frontliner Tangani Kebakaran hingga Evakuasi Korban Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS ASDP Pastikan Penanganan Klaim dan Kawal Pemenuhan Hak Penumpang KMP Batumandi Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Mujiburrohman Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat Di Pati Koruptor Mendapat Simpati

RAGAM

12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana

badge-check


 12 Kepala Keluarga di Selmak Lubok Pusaka Masih Bertahan di Bawah Terpal Pasca Bencana Perbesar

Wartatrans.com, ACEH UTARA — Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) di wilayah Selmak, Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini masih bertahan hidup di bawah terpal bantuan dari donasi masyarakat. Kondisi ini telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan sejak bencana alam hidrometeorologi yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Terpal berwarna biru yang mereka gunakan sebagai tempat berteduh merupakan bantuan darurat yang diterima di awal masa bencana. Selain itu, sebagian warga juga memanfaatkan puing-puing sisa bangunan yang berhasil diselamatkan dari lumpur sebagai penopang tempat tinggal sementara mereka.

Kondisi tersebut memunculkan keprihatinan dari berbagai pihak. Pertanyaan mengenai sampai kapan para warga harus bertahan dalam kondisi serba terbatas ini terus mengemuka, terutama di tengah minimnya solusi hunian tetap bagi para korban.

Sejumlah warga mengaku dihadapkan pada pilihan sulit antara menerima bantuan sewa rumah sebesar Rp600.000 per bulan atau tetap bertahan di lokasi terdampak. Namun, pilihan tersebut dinilai tidak sepenuhnya menjawab kebutuhan mereka.

“Kalau harus menyewa rumah, di mana lokasinya? Bagaimana dengan pekerjaan dan kebutuhan makan sehari-hari? Lalu, jika ada bantuan datang ke kampung, bagaimana mereka bisa mengambilnya?” ungkap salah satu warga.

Permasalahan jarak antara lokasi hunian sewa dengan kampung asal serta keterbatasan akses transportasi menjadi pertimbangan utama warga untuk tetap tinggal di lokasi terdampak. Selain itu, ketergantungan terhadap bantuan logistik dari donatur juga membuat mereka kesulitan jika harus berpindah tempat.

Situasi ini menyoroti pentingnya penanganan yang lebih komprehensif terhadap korban bencana, tidak hanya dalam bentuk bantuan darurat, tetapi juga solusi jangka panjang berupa hunian layak dan pemulihan ekonomi masyarakat.

Warga berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah maupun pihak terkait agar kondisi mereka tidak terus berlarut-larut. Mereka menginginkan kepastian tempat tinggal yang layak, serta dukungan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal pasca bencana.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Dewan PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Karhutla, H. Fikri Hudi Oktiarwan Dukung Instruksi Presiden PKS

22 Oktober 2026 - 19:00 WIB

MPU Aceh Tengah Dukung Pemekaran ALA, Karena Berorientasi pada Keadilan dan Kemaslahatan Umat

22 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Ibu Sina dan Seni Menghadapi Ketidakpastian Hidup 

22 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Wabup Bandung Dorong Serikat Pekerja dan Buruh Tingkatkan Negosiasi Soal Ketenagakerjaan 

22 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Resolusi Jihad Warnai Hari Santri TH 2026 Tingkat Kecamatan Caringin Garut 

22 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Kemarau Masih Melanda Kabupaten Bogor, H. Fikri Hudi Oktiarwan Imbau Warga Waspadai Kebakaran Hutan, Lahan, dan Permukiman

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejati Bengkulu dan Pelindo Regional 2 Bengkulu Perpanjang MoU, Perkuat Kepastian Hukum Operasional Pelabuhan

22 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Little Harbour, Dermaga Aman bagi Anak dan Ruang Tenang bagi Orang Tua di Pelindo Regional 2

21 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Suasana Panas Terjadi Saat Pembacaan Vonis Bupati Pati Non Aktif Sudewo

21 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Hari Santri Nasional 2026, H. Fikri Hudi Oktiarwan Ajak Santri Teguhkan Khittah Kebangsaan dan Perkuat Persatuan

21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Trending di RAGAM