Menu ✖

Mode Gelap
TPPAS Lulut Nambo dan Pengelolaan Sampah dari Hulu, H. Fikri Hudi Dorong Kolaborasi Masyarakat 21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026 ​Karmila, Demisioner Presma Universitas Bumi Persada, Suarakan Aspirasi Pascabencana Aceh di Ajang Nasional Future Leaders Summit 2026 Menembus Pegunungan, Ini 10 Stasiun Kereta Api Tertinggi di Jawa dan Sumatra KAI Catat 2,55 Juta Aktivitas Pelanggan di Tiga Daerah Geopark UNESCO Aturan Transportasi Berbasis Aplikasi Masuk dalam Revisi UU LLAJ

ANJUNGAN

21 Kapal Terlibat dalam Regional Marpolex 2026

badge-check


 Armada pelatihan penanggulana  Latihan penanggulangan pencemaran di laut Perbesar

Armada pelatihan penanggulana Latihan penanggulangan pencemaran di laut

Wartatrans.com, BITUNG  – Sebanyak 21 lapal terlibat dalam Latihan penangggulangan pencemaran laut melalui Regional Marine Pollution Exercise (Marpolex) 2026 di Selat Lembeh, Bitung, Sulawesi Utara (10/10/2026).

Sebanyak 21 kapal ini dari berbagai unsur Indonesia, Filipina, dan Jepang terlibat dalam simulasi menguji kesiapan operasional, koordinasi, serta respons bersama dalam menghadapi insiden pencemaran laut.

Latihan ini mencakup tiga skenario, yakni penanggulangan tumpahan minyak (Oil Spill Response Operation), pemadaman kebakaran kapal (Fire Fighting), serta pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR).

Pada skenario Oil Spill Response Operation, penanggulangan tumpahan minyak dilaksanakan melalui tiga lapisan penanganan.

Pada Layer 1, MB Rancung IV dan MB Transko Sepat 16 mendukung upaya penanganan awal untuk membatasi penyebaran tumpahan minyak.

Selanjutnya, Layer 2 dilaksanakan oleh KN Gandiwa P-118 sebagai unsur utama dengan dukungan KT Anoman V untuk pengoperasian peralatan penanggulangan tumpahan minyak.

Sementara itu, pada Layer 3, BRP Gabriela Silang dan BRP Tubbataha dari Philippine Coast Guard turut melakukan penggelaran oil boom.

Pada skenario Fire Fighting, Fireboat Wisnu 3 mengawali operasi pemadaman dengan air pada kapal yang mengalami kebakaran.

Operasi tersebut kemudian didukung Shikishima PLH-31 dari Japan Coast Guard, KN Chundamani P-116, KN P-380, KT Bunaken, serta BRP Gabriela Silang.

Sementara itu, skenario SAR melibatkan unsur pencarian dan pertolongan untuk menangani simulasi awak kapal yang jatuh ke laut.

RBB 01 dari Basarnas Manado turut berperan dalam mendukung pencarian dan penyelamatan korban. SHIKISHIMA, BRP Gabriela Silang, dan BRP Tubbataha juga berpartisipasi dalam operasi pencarian dan pertolongan tersebut.

Selain unsur yang terlibat langsung dalam ketiga skenario, sejumlah kapal turut mendukung pengawasan dan pengamanan area latihan, di antaranya KN 50059, KN P-500118, KN P-50118, KP Hiu 2805, dan KP Hiu Macan Tutul 01.

Dukungan operasional juga diberikan Sea Rider KSOP Bitung dan RIB Navigasi untuk menunjang kelancaran dan respons keadaan darurat selama latihan berlangsung.

Adapun selama latihan berlangsung, KN Sarotama P-112 dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjung Uban berfungsi sebagai Command Vessel untuk memantau situasi dan mengoordinasikan jalannya latihan.

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut, Triono, menyampaikan, kondisi alam turut mendukung keberhasilan pelaksanaan Regional Marpolex 2026 di perairan Bitung.

“Cuaca cerah dan kondisi perairan yang tenang sangat mendukung pelaksanaan latihan hari ini. Dengan kondisi tersebut, seluruh rangkaian latihan dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan skenario yang telah direncanakan,” jelas Triono.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Delegasi Jepang, Capt. Kyoko Ono, menilai Marpolex menjadi wadah penting untuk meningkatkan kesiapan bersama dalam menghadapi pencemaran laut.

“Latihan bersama membantu setiap negara memahami peran masing-masing dan membangun koordinasi yang efektif saat menghadapi insiden nyata,” kata Kyoko.

Keberhasilan pelaksanaan Regional Marpolex 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan antarnegara dalam menghadapi keadaan darurat di laut, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan maritim demi terwujudnya keselamatan pelayaran. (omy)

 

Baca Lainnya

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar

11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pentingnya Penanganan Penertiban Kendaraan ODOL di Pelabuhan untuk Keselamatan

11 Oktober 2026 - 08:20 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Inovasi Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional di Lima Tahun Merger Pelindo

10 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada

10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kemenhub Perkuat Standar Pedoman Alat Penolong Kapal

10 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Regional Marpolex 2026: Filipina, Jepang, dan Indonesia Sinergi Penanggulangan Pencemaran Laut

10 Oktober 2026 - 13:43 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

KKP-Kemenkeu Integrasikan Data Perizinan Kapal untuk Optimalkan PNBP

10 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Trending di ANJUNGAN