Menu

Mode Gelap
Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol 6 Pesawat N219 PTDI Siap Perkuat Armada di TNI-AD KAI Divre III Palembang Perluas PLTS 40 kWp di Dua Depo Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara Diperkuat KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api KCIC-Polda Jabar Perkuat Pengamanan Whoosh, 1.773 CCTV Dikerahkan Pantau Operasional

RAGAM

22 Penumpang Scoot Tujuan Padang Terlantar di Bandara Changi, Klaim Rugi Lebih dari Rp110 Juta

badge-check


 22 Penumpang Scoot Tujuan Padang Terlantar di Bandara Changi, Klaim Rugi Lebih dari Rp110 Juta Perbesar

Wartatrans.com, SINGAPURA — Sebanyak 22 penumpang maskapai Scoot rute Bangkok–Padang mengaku terlantar di Bandara Internasional Changi, Singapura, setelah tertinggal pesawat transit menuju Padang pada Selasa (4/8/2026). Para penumpang mengklaim tidak memperoleh pemberitahuan mengenai perpindahan gerbang keberangkatan, sehingga pesawat berangkat tanpa mereka.

Salah seorang penumpang, Muza Falsyah, mengatakan rombongan berangkat dari Bandara Internasional Suvarnabhumi, Bangkok, pada pukul 10.55 waktu setempat dan tiba di Bandara Changi sekitar pukul 15.00 waktu Singapura. Berdasarkan informasi pada tiket, mereka langsung menuju Gerbang D30 untuk menunggu penerbangan lanjutan menuju Padang yang dijadwalkan berangkat pukul 16.45 waktu Singapura.

Menurut Muza, hingga mendekati jadwal keberangkatan tidak ada informasi yang mereka terima mengenai perubahan gerbang. Baru setelah menanyakan kepada petugas bandara, mereka mengetahui bahwa gerbang keberangkatan telah berpindah ke D44.

“Kami langsung bergegas menuju D44, tetapi ketika tiba di sana pintu sudah ditutup dan pesawat berangkat tanpa kami,” ujar Muza.

Ia mengaku para penumpang tidak menerima pemberitahuan mengenai perpindahan gerbang, baik melalui pesan singkat, surat elektronik, pengumuman di lokasi, maupun petugas yang datang ke ruang tunggu tempat mereka menunggu.

“Kami membayar tiket sampai Padang, tetapi hanya diantar sampai Changi. Kami menunggu di Gerbang D30 sesuai yang tertera pada tiket. Tidak ada pemberitahuan bahwa gerbang berpindah,” katanya.

Muza juga mempertanyakan prosedur keberangkatan yang diterapkan maskapai.

“Apakah pihak Scoot tidak mengetahui bahwa masih ada 22 penumpang beserta bagasi yang telah terdaftar namun belum naik ke pesawat? Bagaimana pesawat bisa tetap diberangkatkan tanpa memastikan seluruh penumpang transit telah berada di dalam pesawat?” ujarnya.

Akibat tertinggal penerbangan tersebut, para penumpang mengaku harus bertahan di Bandara Changi hingga sekitar pukul 22.00 waktu Singapura tanpa memperoleh penjelasan maupun solusi dari pihak maskapai.

Karena tidak mendapatkan penerbangan pengganti, mereka akhirnya memutuskan mencari alternatif perjalanan pulang melalui Batam menuju Padang dengan biaya yang ditanggung sendiri.

Para penumpang memperkirakan nilai tiket yang telah dibeli mencapai lebih dari Rp50 juta, di luar biaya bagasi. Sementara biaya tambahan untuk melanjutkan perjalanan secara mandiri diperkirakan melebihi Rp60 juta, sehingga total kerugian yang mereka klaim mencapai lebih dari Rp110 juta.

Atas kejadian tersebut, para penumpang menuntut Scoot memberikan penjelasan resmi mengenai mekanisme penyampaian informasi perpindahan gerbang keberangkatan. Mereka juga meminta maskapai bertanggung jawab atas seluruh biaya yang timbul akibat keterlambatan tersebut, termasuk biaya transportasi alternatif, akomodasi, serta memberikan ganti rugi atas kerugian materiil maupun nonmateriil.

Selain itu, mereka berharap otoritas penerbangan di Indonesia maupun Singapura dapat turun tangan menyelidiki insiden tersebut agar kejadian serupa tidak kembali menimpa penumpang lain.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Scoot belum memberikan pernyataan resmi maupun tanggapan terkait klaim yang disampaikan oleh para penumpang.*** (Nun)

Baca Lainnya

Anggota DPRD Jawa Barat Dorong Penguatan KWT Srikandi Alamanda sebagai Penggerak Ketahanan Pangan dan Ekonomi Perempuan Jonggol

22 September 2026 - 15:47 WIB

KAI Services Latih 25 Pekerja Tangani Kondisi Darurat di Kereta Api

22 September 2026 - 13:44 WIB

Kebakaran Kontainer di NPCT1 Cepat Dipadamkan, Tidak Ada Korban

22 September 2026 - 12:40 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Akses Pintu Masuk Pemda Fakfak Ditutup Sementara, Pemkab Siapkan Penataan Demi Ketertiban dan Kenyamanan Pelayanan

22 September 2026 - 09:52 WIB

ABS Kembali Dikukuhkan Sebagai Orang Nomor 1 di -DPC PPP Kota Langsa

22 September 2026 - 04:05 WIB

Suroto Ketua RW 06 Cengbar Jakbar, Si “Ketua RW Viral” yang Peduli Warga 24 Jam dan Siap Jalani Program Gubernur DKI

21 September 2026 - 23:20 WIB

Bhutan Bersiap Gelar Bathing Carnival Bhutan Kedua di Telung, PemaGathsel

21 September 2026 - 11:47 WIB

Melalui Pertukaran Data ADS-B, AirNav dan CAAS Perkuat Layanan Lintas FIR

21 September 2026 - 10:41 WIB

Trending di BANDARA