Wartatrans.com, JAKARTA – Sebanyak 30% atau 235.187 tiket diskon PELNI dari program stimulus ekonomi untuk libur Lebaran, sudah terjual hingga hari ini (3/3/2026).
Direktur Utama PT Pelayaran Indonesia (PELNI) Tri Andayani, pihaknya menerima stimulus ekonomi dari Pemerintah senilai Rp42.306.488.700 dan hingga kini sudah terserap Rp12.853.645.560.

“Antusias masyarakat sangat tinggi, terbukti belum mendekati waktu perjalanan mudik, sudah mencapai 30% yang memanfaatkan diskon tiket ini,” ucap Anda di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Dalam Konferensi Pers Angkutan Lebaran tahun 2026 itu, Anda juga memaparkan proyeksi peningkatan pergerakan penumpang pada libur Lebaran mendatang.
Total kapasitas 56.069 dari 10 kapal tipe 3.000 pack dan 10 kapal tipe 2.000 pack, sembilan kapal tipe 1.000 pack, tiga kapal tipe 500 pack, dan dua kapal roro. 25 kapal penumpang dan 30 kapal perintis.
“Kami menyediakan 751.550 tiket selama masa Lebaran 2026,” katanya.
Seluruh kapal penumpang dilakukan monitoring agar ketersediaan BBM selama angkutan Lebaran aman.
“Adapun BBM yang adapun BBM yang kami secara reguler 18.000 kilo liter per bulan sedangkan untuk angkutan Lebaran ini sebanyak 22.000 Kiloliter, hal ini disebabkan adanya beberapa penambahan deviasi atau rute kemudian adanya penambahan perbantuan kapal juga,” urai dia.
Persiapan pengisian air tawar juga di pelabuhan, dikoordinasikan intensif dengan pengelola, agar tidak terlambat pada saat jadwal keberangkatan kapal.
“Lebaran kali ini yang telah kami persiapkan sedemikian dari berbagai aspek, semoga angkutan Lebaran kali ini dapat berjalan dengan aman, setiap pengguna jasa layanan kapal kami dapat berkumpul dengan keluarganya di kampung halaman dengan gembira,” tutup Anda. (omy)



