Menu

Mode Gelap
Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT Whoosh Meriahkan Kemerdekaan RI dengan Paduan Suara dan Siagakan Puluhan Petugas Pakai Kostum Nusantara Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

PERISTIWA

30 Ton Beras Bantuan Presiden Tiba di Bandara Rembele Bener Meriah

badge-check


 30 Ton Beras Bantuan Presiden Tiba di Bandara Rembele Bener Meriah Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH – Sebanyak 30 ton beras bantuan Presiden Republik Indonesia tiba di Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, pada Senin, 1 Desember 2025. Bantuan tersebut diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) sebagai respons atas kondisi darurat yang melanda kawasan tengah Aceh.

Selain membawa bantuan beras, pesawat Hercules itu juga mengangkut 20 orang rombongan utusan Presiden Prabowo, termasuk di antaranya Menteri Hari Mukti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Transmigrasi.

“Kami fokus mengangkut beras terlebih dahulu. Bantuan ini dikirim dari Lanud Medan, Sumatera Utara,” ujar Kapten Penerbang Panggih dari Skadron Udara 32 kepada AJNN saat ditemui di Bandara Rembele.

Kapten Panggih menyebutkan, penyaluran bantuan melalui jalur udara akan terus dilakukan selama akses darat ke wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah masih terganggu. Distribusi kali ini merupakan pengiriman perdana ke Bandara Rembele menggunakan pesawat TNI AU.

Di tengah situasi darurat, persediaan bahan bakar minyak (BBM) di daerah tersebut telah habis. Warga berharap agar suplai BBM dapat diangkut menggunakan pesawat PT Pertamina demi memenuhi kebutuhan mendesak.

“Kami mengandalkan mesin genset untuk sumber listrik. Tapi sekarang tak bisa mengisi tangki karena minyak tidak tersedia di SPBU,” ujar seorang warga.

Ketiadaan BBM membuat aktivitas masyarakat semakin terbatas, terutama bagi mereka yang membutuhkan pasokan energi untuk penerangan, komunikasi, dan kebutuhan dasar lainnya.*** (Jasa)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Menteri KKP Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Angkut Bantuan ke NTT

17 Agustus 2026 - 17:27 WIB

Haji Fikri Apresiasi Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Tembus Top 15 Jawa Barat

17 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Didong dan Tari Guel Semarakkan Panggung Kemerdekaan di Gedung Agung Yogyakarta

17 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Pentas Seni Kemerdekaan RI di RT 05 Tegalsari Semarang Juga Diisi Tasyakuran Pembangunan Talud Jalan

17 Agustus 2026 - 16:40 WIB

PNM Jadikan Semangat Kemerdekaan sebagai Energi Pemberdayaan Perempuan Ultra Mikro

17 Agustus 2026 - 14:23 WIB

Upacara Kemerdekaan di Kampung Nelayan, Trenggono Targetkan 5.000 KNMP hingga 2029

17 Agustus 2026 - 13:53 WIB

Di HUT Ke-81 RI, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok: Semangat Kemerdekaan Harus Bebaskan Diri dari Malas dan Penyalahgunaan Wewenang

17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT Ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia

17 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Musara Gayo Jabodetabek Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Kenang Perjuangan Pejuang Gayo dan Radio Rimba Raya

17 Agustus 2026 - 10:58 WIB

Peringatan 21 Tahun Damai Aceh Diwarnai Tembakan, Rakyat Aceh Melawan

17 Agustus 2026 - 10:48 WIB

Trending di RAGAM