Menu ✖

Mode Gelap
KAI Desak INKA Tuntaskan Gangguan KRL, Keselamatan dan Keandalan Jadi Sorotan AHY Run Jateng 2026 Siap Digelar, Panitia Wahyoe Liluk Winarto Tegaskan Jaga Keamanan dan Ketertiban 5.000 Santri Dorong Perwali Literasi Al-Qur’an, FKTPQ Makassar Siapkan Munaqasyah Akbar Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Internasional di Singapura IPC TPK Catat Arus Barang 2,8 Juta TEUs pada Q3 2026, Efisiensi Logistik Nasional Diperkuat Pendapatan Non-Tol Jasa Marga Tumbuh 17,62%

RAGAM

5.000 Santri Dorong Perwali Literasi Al-Qur’an, FKTPQ Makassar Siapkan Munaqasyah Akbar

badge-check


 5.000 Santri Dorong Perwali Literasi Al-Qur’an, FKTPQ Makassar Siapkan Munaqasyah Akbar Perbesar

Wartatrans.com, MAKASSAR — Upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an di Kota Makassar terus mendapat perhatian. Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (FKTPQ) Kota Makassar kini mendorong lahirnya kebijakan pemerintah daerah yang mampu memperkuat pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini.

Salah satu langkah yang diperjuangkan adalah penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Literasi Al-Qur’an. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi landasan penguatan pendidikan keagamaan sekaligus membangun generasi muda yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dan berakhlak mulia.

Untuk memperkuat ikhtiar tersebut, FKTPQ Kota Makassar akan menggelar Munaqasyah Akbar ke-VI pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WITA, bertempat di Masjid Raya Makassar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju Wisuda Akbar 5.000 Santri TPQ, sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.

Pendidikan Al-Qur’an Perlu Payung Hukum

Ketua Umum FKTPQ Kota Makassar, Rintoh Rachim, menegaskan bahwa munaqasyah bukan semata kegiatan menguji kemampuan membaca Al-Qur’an para santri. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan gerakan bersama untuk memperjuangkan masa depan pendidikan Al-Qur’an di Kota Makassar.

Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an membutuhkan dukungan kebijakan yang lebih konkret agar pembinaan generasi Qur’ani tidak hanya bertumpu pada pengabdian para guru mengaji dan lembaga TPQ.

“Ini adalah ikhtiar bersama agar pendidikan Al-Qur’an mendapat penguatan kebijakan. Jika diterapkan di Kota Makassar, Perwali Literasi Al-Qur’an diharapkan membantu pemerintah menekan angka buta aksara Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujar Rintoh.

FKTPQ juga berharap ijazah atau syahadah kelulusan TPQ dapat dipertimbangkan sebagai salah satu persyaratan dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP.

Gagasan tersebut menjadi bagian dari aspirasi FKTPQ untuk meningkatkan perhatian terhadap pendidikan Al-Qur’an. Namun, penerapannya tentu memerlukan kajian dan penyesuaian dengan ketentuan pendidikan nasional, termasuk prinsip kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik.

Munaqasyah Jadi Tolok Ukur Kemampuan Santri

Munaqasyah Akbar ke-VI diharapkan menjadi sarana evaluasi kualitas pembelajaran Al-Qur’an yang selama ini berlangsung di berbagai TPQ di Kota Makassar.

Melalui kegiatan tersebut, kemampuan santri dalam membaca Al-Qur’an dapat dievaluasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan keagamaan.

Pelaksanaan munaqasyah melibatkan ratusan TPQ dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Makassar dan Kementerian Agama Kota Makassar.

Ketua Panitia Munaqasyah Akbar ke-VI, Supriadi, bersama jajaran panitia terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Keterlibatan ratusan lembaga TPQ menunjukkan besarnya potensi gerakan pendidikan Al-Qur’an berbasis masyarakat yang selama ini tumbuh dan berkembang di Makassar.

Dari Gerakan Santri Menuju Kebijakan Pemerintah

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat, penguatan pendidikan karakter menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, pendidikan Al-Qur’an dipandang memiliki peran penting dalam menanamkan nilai moral, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sejak usia dini.

Namun, keberhasilan pendidikan Al-Qur’an tidak cukup hanya diukur dari banyaknya santri yang mengikuti wisuda. Hal yang lebih mendasar adalah bagaimana kemampuan membaca dan memahami nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus berkembang serta diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, dorongan FKTPQ terhadap lahirnya Perwali Literasi Al-Qur’an menjadi isu penting yang patut mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar.

Regulasi yang dirancang secara matang diharapkan mampu memperkuat pembinaan guru mengaji, meningkatkan kualitas lembaga TPQ, serta memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan Al-Qur’an tanpa mengabaikan hak pendidikan dan keberagaman masyarakat.

Momentum Hari Santri dan HUT Makassar

Mengusung tema “Santri Muliakan Negeri, Nyalakan Harapan, Merawat Masa Depan Kota Makassar”, Munaqasyah Akbar ke-VI juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, guru mengaji, dan orang tua.

Peringatan Hari Santri Nasional dan HUT ke-419 Kota Makassar diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan langkah nyata dalam pembangunan sumber daya manusia.

FKTPQ berharap gerakan menuju Wisuda Akbar 5.000 Santri menjadi pintu masuk bagi penguatan kebijakan literasi Al-Qur’an di Kota Makassar.

Sebab, membangun kota bukan hanya persoalan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Membangun manusia yang berilmu, berkarakter, dan memiliki landasan moral yang kuat juga merupakan investasi penting bagi masa depan.

Kini, harapan ribuan santri dan guru mengaji tertuju pada Pemerintah Kota Makassar: akankah aspirasi Perwali Literasi Al-Qur’an mendapat respons dan diwujudkan menjadi kebijakan nyata?*** (Adi)

Baca Lainnya

AHY Run Jateng 2026 Siap Digelar, Panitia Wahyoe Liluk Winarto Tegaskan Jaga Keamanan dan Ketertiban

17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Terminal Teluk Lamong Raih Dua Penghargaan Internasional di Singapura

17 Oktober 2026 - 09:04 WIB

IPC TPK Catat Arus Barang 2,8 Juta TEUs pada Q3 2026, Efisiensi Logistik Nasional Diperkuat

17 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Hadapi Tantangan Era Digital, Webinar Parenting Bahas Pentingnya Membangun Karakter Islami Sejak Dini

17 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Pahami AI Orchestration, Endatoe Foundation Gelar Webinar Edukasi AI untuk Generasi Muda

17 Oktober 2026 - 07:27 WIB

Jumlah Marine Inspector Kemenhub Bertambah 90 Personel

17 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Satresnarkoba Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Narkotika, Sita Sabu Seberat 10,18 Gram di Darul Makmur

17 Oktober 2026 - 04:50 WIB

Menebar Kebaikan di Tanjung Barat Jaksel, PJBW & GPIB Berbagi Ratusan Paket Nasi Siap Saji ke Para Penerima Manfaat

16 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Masyarakat ALA Desak Presiden Prabowo Sahkan Provinsi Baru, Bendera Alam Pedang Jadi Simbol Marwah Gayo

16 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Catatan Iwan Piliang: Indonesia Bisa Membuat Pesawat, tetapi Mengapa Sulit Menerbangkan Mimpi?

16 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Trending di RAGAM