Wartatrans.com JAKARTA – Mantan Gubernur Aceh Abdullah Puteh melepas tim relawan kolaborasi KAHMI Peduli–Bagana Gerakan Relawan (GR) yang akan bertugas membantu warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera. Pelepasan dilakukan di KAHMI Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 3 Januari 2026.
Selain Abdullah Puteh, yang juga Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI), acara tersebut dihadiri Ketua Umum Bagana GR El Fahmi A. Noor Aziz, jajaran pengurus KAHMI Peduli, pengurus Bagana GR, serta Ketua dan Pengurus Forum Sinergi Alumni APP 87.

Kolaborasi KAHMI Peduli, Bagana GR, dan FSAP 87 tidak hanya mengirimkan relawan, tetapi juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik sebanyak satu truk. Bantuan tersebut dikirim bersamaan dengan keberangkatan tim menuju lokasi bencana.
Dalam sambutannya, Abdullah Puteh mengatakan pengiriman relawan ini merupakan tahap pertama. Selain membawa logistik, tim juga akan bertugas menyiapkan layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak. “Ini kloter awal. Tim relawan diberangkatkan bersamaan dengan satu truk logistik yang berisi kebutuhan warga,” kata Abdullah.
Ia menambahkan, meski jumlah bantuan terbatas, seluruh bantuan diberikan secara tulus oleh keluarga besar KAHMI, Bagana GR, FSAP 87, serta pihak-pihak lain yang mempercayakan penyaluran bantuannya melalui kolaborasi ini.
Menurut Abdullah, relawan akan mendirikan Dapur Rakyat dan klinik layanan kesehatan untuk melayani masyarakat terdampak bencana. Program tersebut ditargetkan berjalan hingga enam bulan ke depan, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Lokasi pertama pendirian Dapur Rakyat direncanakan di Aceh Tamiang. Selanjutnya, layanan kemanusiaan akan diperluas ke wilayah lain di Sumatera, bergantung pada perkembangan situasi dan kebutuhan warga.
“Atas nama MN KAHMI, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung upaya kemanusiaan ini,” ujar Abdullah.
Usai prosesi pelepasan, tim relawan bersama truk logistik bertolak dari KAHMI Center menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, untuk proses pemuatan ke kapal sebelum diberangkatkan ke Sumatera.*** (Dulloh)
























